Fanfiction

FF | SoulMate | Vignette

image

Story : Im Yoona & Choi Siwon
Category: Vignette
Cover: Berta/Xoloveyoonwon Thanks covernya ya say.. Gokil deh bikinnya😀

Happy Reading~

*

*

*

Senyum itu mengulas indah diwajah Yoona ketika ia melangkah memasuki sebuah kafe yang sudah menjadi tempat yang akrab dengannya, bahkan ia sudah menghapal setiap sudutnya termasuk tentunya kursi paling nyaman yang bisa ditempatinya saat ia sedang ingin bersantai dari kesibukannya bekerja dirumah sakit. Biasanya ia akan duduk sendirian sambil memesan kopi kesukaannya atau jika mengetahui sang teman tidak sedang sibuk, ia akan meminta temannya itu untuk menemaninya dan melakukan perbincangan dengannya, seperti yang saat itu dilakukannya..

“Kau terlihat senang sekali, ada kabar gembira apa hari ini?”

“Aku putus..”

“Kau putus dan masih bisa tersenyum selebar itu sekarang?”

“Mengapa tidak.. Apa aku harus menangis dihadapanmu sekarang..?”

“Biasanya kau memang tidak seperti itu..”

“Tentu saja, Siwon.. Aku tidak perlu menangis karena aku sudah mendapatkan yang baru..”

Siwon, sang teman yang menjadi pendengarnya ketika itu, langsung melebarkan mata kearahnya..

“Secepat itu kah kau membolak-balikkan hatimu dan menerima kehadiran orang baru?”

“Itu hal yang mudah saat aku menemukan orang lain yang kurasa bisa untuk membahagiakanku. Kau pun sebenarnya bisa melakukannya jika kau segera mau menemukan wanita baru”

Siwon hanya tersenyum masam, dalam hati ia membatin tidak bisa semudah menirukan apa yang Yoona katakan saat dirinya merasa mengetahui siapa sesungguhnya yang menjadi belahan jiwanya. Dalam hatinya bahkan telah terukir sebuah nama yang tidak bisa ia hapuskan begitu saja..

“Jadi seperti apa lelaki yang berkencan denganmu sekarang? Dan dimana kau bertemu dengannya?”

Terlihat dengan jelas wajah Yoona yang berseri-seri mendengar pertanyaan Siwon ketika itu, apalagi saat ia menceritakan perihal laki-laki yang ketika itu menjadi pacar barunya, Yoona nampak jelas terlihat berbahagia. Berbeda dengan Siwon yang kurang bersemangat ketika mendengarnya. Antara dirinya memang sedang merasa letih setelah harus begadang semalaman, atau karna ia sudah merasa tidak menyukai lelaki yang dibicarakan Yoona, yang ternyata adalah seorang lelaki yang lebih muda darinya..

“Bagaimana awalnya kau bertemu dengannya?”

“Dia membawa ayahnya yang sedang sakit ke rumah sakit. Ketika itu, akulah dokter yang menanganinya..”

Jadi semudah itukah Yoona mendapatkan cinta baru dihatinya?

***

Siwon mengira bersama lelaki yang lebih muda dari Yoona itu, dan hubungan baru yang dijalani oleh Yoona pada saat beberapa bulan yang lalu ia bercerita padanya, tidaklah akan bertahan selama ini. Lebih kurangnya sudah berjalan semenjak enam bulan yang lalu saat di hari itu Yoona bercerita padanya, dan sampai sekarang ia masih terlihat dekat dan cenderung lengket dengan lelaki itu. Tak heran, kini Yoona jarang datang sendirian ke kafe dan meminta dirinya untuk duduk menemaninya. Ia selalu datang bersama lelaki itu dan mengobrol dengan tawa candanya yang terkadang membuat Siwon terdiam saat melihatnya.

“Siwon..!! Lihat apa yang tadi diberikannya padaku..”

image

Hari itu, setelah beberapa lama bersama dengan lelaki yang dikencaninya, tidak biasanya Yoona tidak ikut pergi meninggalkan kafe seperti yang dilakukan lelaki itu, tapi justru memilih untuk tetap tinggal disana agar bisa berbicara dengan Siwon. Yang sebenarnya, ia hanya berniat memamerkan sebuah cincin yang ketika itu melingkar di jari manisnya. Cincin pemberian sang lelaki yang dikencaninya..

“Dia melamarmu?”

Tanya Siwon ketika Yoona menjulurkan tangannya, dan membuatnya dapat melihat cincin itu berada disalah satu jarinya, jari manisnya..

“Tidak benar-benar seperti itu. Ini hanya hadiah, tapi dia pastinya akan segera melamarku dan juga menikahiku. Ini juga sebagai ikatan diantara kami berdua saja..”

“Ooh..”

“Oh?”
Yoona mengernyit, tidak puas mendengar komentar singkat Siwon ketika itu..

“Ya, Oh..”

“Mengapa hanya ‘Oh’ saja? Kau tidak senang jika dia.menikahiku?”

“Aku senang..” Siwon kemudian sedikit menarik senyum di bibirnya..

image

“Ayolah Siwon, matamu sedang mengatakan hal yang sebaliknya..”

“Kau lebih mempercayai mataku daripada mulutku yang jelas-jelas sudah mengatakan aku senang mendengar rencana pernikahan kalian..”

“Aku mempercayai keduanya.. Jadi kau setuju?”

“Jika menurutmu itu yang terbaik dan kau merasa dialah belahan jiwamu..”

“Belahan jiwaku?”

“Ya, kau merasa dia adalah belahan jiwamu kan? Yang bisa melengkapimu..”

“Aku.. Aku tidak memikirkannya. Tapi sepertinya ya, dia adalah belahan jiwaku. Tapi selain daripada dia belahan jiwaku, ada hal lain yang sekarang lebih kupikirkan”

“Apa?”

“Kau tahu aku seorang wanita dewasa yang harus segera menikah. Itu juga yang terus ditekankan oleh ayah dan ibuku. Kau akan mendukungku kan jika aku menikah dengannya nanti?”

Yoona melihat Siwon yang sepertinya menatapnya lekat-lekat. Mungkin dia ingin mencari kesungguhan dalam sorot matanya, maka ia akan menunjukkan padanya seberapa bersungguh-sungguhnya dirinya dengan harapan untuk menikah dengan lelaki yang ketika itu dikencaninya..

“Siwon..?

“Aku mendukungmu. Aku pasti akan selalu mendukungmu, Yoona..”

“Jeongmal?”

“Hm.. Hanya saja aku memiliki pesan untukmu..”

“Apa itu?”

“Mulai sekarang berhati-hatilah saat memakai cincin itu ketika sedang berada dirumah sakit, para suster disana bisa jadi akan merasa iri padamu dan berkeinginan untuk merebutnya dari tanganmu..”

Yoona terkikik mendengar candaan Siwon, kemudian bergerak memeluknya dan berterimakasih padanya..

“Kau teman terbaikku, Siwon..”

“Teruslah berbahagia, aku akan merasa bahagia bila melihat kebahagianmu..”

Terlebih bila kau mau berbahagia denganku..

Hatinya menggumam, dengan senyuman tipis di bibirnya ketika kemudian Siwon melepaskan pelukan Yoona dan membiarkannya yang kemudian melangkah meninggalkan kafe..

***

Enam bulan kembali berlalu sejak hari itu Yoona memamerkan cincin dijarinya bersama dengan cerita pernikahan yang diinginkannya. Dan Siwon menjadi semakin jarang melihat Yoona datang ke kafe, sendirian ataupun bersama dengan lelaki itu. Mungkin jumlah pasien dirumah sakit bertambah hingga Yoona menjadi sibuk melakukan penanganan, atau sekarang-sekarang ini ia sedang sibuk merencanakan pernikahan, sehingga mereka hanya berkomunikasi lewat pesan singkat maupun telpon. Dan kebanyakan yang Yoona bicarakan adalah mengenai lelaki yang dikencaninya, dan sedikit sisanya mengenai pekerjaan yang dijalankan keduanya. Hingga belakangan ini membuat Siwon cenderung enggan untuk menelpon Yoona, kecuali Yoona lah yang menelponnya atau lebih dulu mengirim pesan singkat padanya, mau tak mau ia membalasnya..

Malam ini, aku berencana melakukan kencan..

Bukankah dia memang berkencan hampir di setiap minggu?
Siwon sedikit mengernyitkan dahi ketika membaca pesan itu dari layar smart phone-nya..

Bagaimana menurutmu, jika aku mengenakan gaun ini?

image

Belum sampai Siwon membalas pesan pertamanya, Yoona sudah mengirimkan pesan kedua yang disertai dengan sebuah foto dirinya yang sedang mengenakan gaun berwarna hitam tanpa lengan.

Siwon-ssi? Ayo jawab.. bagaimana penampilanku?

Siwon kemudian sedikit bisa tersenyum mengetahui Yoona sedang menunggu-nunggu balasan sms-nya..

Seksi..

Hanya satu kata itu yang kemudian Siwon kirimkan sebagai balasan pesan yang dikirimkan oleh Yoona..

Hei, hanya pacarku yang boleh mengatakan itu..

Siwon membaca balasan pesan itu lalu mengetikkan balasan untuk Yoona dengan rahang mengeras..

Pacarmu mungkin tidak akan mengatakannya, karena dia akan lebih ingin mengatakan keinginannya untuk melepaskan gaun itu dari tubuhmu..

Apakah kalimat yang agak vulgar itu adalah bagian dari pujian untukku, Siwon-ssi?

Tidak.. Itu adalah peringatan untukmu agar tidak memakai gaun itu. Jadi, ganti gaun-mu sekarang atau aku akan mendatangi rumahmu dan masuk kekamarmu untuk mengatakan hal ini langsung dihadapanmu. Kau mengerti..!!

Yoona mungkin merasa tak terima dengan pesan terakhir yang dikirimkan Siwon padanya. Karna itu ia kemudian menghubunginya.

“Jadi menurutmu aku harus mengganti gaunku?”

“Ya..”

“Bagaimana kalau aku tidak mau melakukannya?”

“Kau akan melakukannya, karena aku yang memintamu”

“Aku wanita dewasa. Aku seorang dokter dan bukan biarawati, Siwon. Mengapa kau melarangku memakainya?”

“Lalu mengapa kau menunjukkan padaku apa yang sedang kau pakai untuk berkencan?”

“Karena aku ingin mengetahui pendapatmu”

“Dan itulah pendapatku. Kau terlalu seksi mengenakan itu..”

“Kau menyebalkan..”

“Aku menyebalkan karena menyebutmu seksi?”

“Karna kau membuatku kesal sekarang”

Yoona memutus sambungan telponnya, dan membuat Siwon hanya bisa mendesah setelahnya. Tapi tak lama kemudian, seulas senyum terlihat dibibirnya pada saat Yoona mengirimkan foto dirinya yang sudah mengganti gaunnya..

image

Foto yang kemudian terus dipandanginya hingga beberapa lama, sampai beberapa jam berselang satu pesan yang kembali dikirim oleh Yoona masuk kedalam ponselnya. Membuatnya harus beralih untuk kemudian membaca apa yang Yoona tuliskan dalam pesannya..

Siwon, aku putus..😥

***

“Yoona, kau sungguh-sungguh dengan pesan yang kau kirimkan padaku semalam? Kau putus lagi?”

“Heem..”

“Kau tidak sedang berencana memecahkan rekor untuk jumlah mantan terbanyak kan?”

“Jangan sembarangan..”

Yoona mendengus kearah Siwon yang duduk dihadapannya..

“Jadi kenapa lagi sekarang? Bukankah kalian sudah berhubungan hampir satu tahun? Bagaimana bisa kau putus dengannya? Apa masalahnya? Bukankah dia juga sudah pernah mengatakan akan melamarmu? Kau juga mengatakan target menikah-mu adalah tahun ini. Lalu bagaimana? Apa akan gagal begitu saja..?”

“Oh, Siwon.. Bisa tidak jangan dibahas dulu. Temanmu ini kan baru putus semalam, masih ada perasaan sesak di dalam dadaku. Jangan justru menanyakan semua hal seperti itu padaku.. ”

“Tidak bisa.. Aku masih memiliki banyak pertanyaan untukmu yang tentunya akan kutanyakan dan harus kau jawab..”

Yoona langsung memperlihatkan putaran mata kearahnya..

“Tapi sebelum itu, kau mau pesan makanan apa? Aku yang pesan untukmu ya..”

Yoona yang sedari tadi memasang wajah merengut saat sang teman, Siwon bertanya-tanya tentang kandasnya hubungannya dengan sang pacar -sudah menjadi mantan pacar sekarang- kemudian mengangguk mengiyakan untuk memesan menu makan siang mereka dari kafe dimana ia dan Siwon duduk berdua saat itu. Kafe milik Siwon..

“Khusus untuk menghiburmu, aku memberikannya gratis..”

“Terimakasih, kau memang yang terbaik..”

“Tapi setelah ini, ayo kita bicara diatas..”

“Huh? Mau apa kita diatas?”

“Melihat bintang jatuh..”

“Siang hari seperti ini, memangnya ada bintang jatuh? Kalaupun ada pastinya juga tidak akan terlihat” Yoona sesaat mendesah.. “Kau sepertinya mengada-ada Siwon-ssi..”

“Kaulah yang mengada-ada. Sudah tahu aku hanya bercanda masih saja ditanggapi serius”

“Habis bagaimana, sejauh ini masih tidak ada yang benar-benar mau serius denganku..”

“Ehm.. Apa kau sedang memulai untuk mencurahkan isi hatimu sekarang? Tapi disini terlalu ramai, sebaiknya kau ikut denganku keatas..”

“Mau apa sih? Sepertinya kau senang sekali berada diatas..”

“Sebenarnya aku juga senang kalau wanita mau berada diatasku. Sesekali, hanya sebagai variasi tentunya. Karena kau tahu aku cukup menyukai wanita yang bisa memegang kendali. Mereka akan terlihat panas pada saat itu..”

“Apa yang sedang coba kau bicarakan denganku, Siwon-ssi? Mesum..” Yoona memelototinya..

“Kurasa isi dalam otakmu lebih mesum daripada aku. Karna itu kau ingin buru-buru menikah”

“Walau ingin segera menikah, aku tidak pernah memikirkan hal-hal mesum sepertimu..”

“Kau tidak sadar, kau baru saja memikirkannya..”

“Yakkk..!”

Siwon tergelak, setidaknya ia bisa menghibur Yoona yang kemudian ikut tertawa bersamanya.

Yoona memang bisa tertawa bersama dengan Siwon saat itu. Hingga tak terlihat lagi gurat kesedihan diwajahnya seperti yang semalam dirasakannya. Padahal semalam ia merasakan dadanya agak sesak setelah memutuskan hubungannya dengan laki-laki yang sudah cukup lama dikencaninya. Yoona sendiri yang memilih mengambil keputusan untuk mengakhiri jalinan kasihnya dengan lelaki itu. Tapi ia juga yang merasakan kesedihan dihatinya. Nyaris satu tahun ia membangun hubungannya dengan sang lelaki, dengan harapan dirinya dan lelaki itu akan berjalan bersama di altar pernikahan..

Namun sebagai wanita yang memiliki pemikiran realistis, Yoona semakin tak melihat prospek masa depan yang lebih cerah bersama dengan lelaki yang dikencaninya. Dan harapannya pun pupus begitu saja dalam waktu semalam saat lelaki itu mengatakan berhenti bekerja, hanya karna alasan tidak memiliki kecocokan dengan sang atasan.

Yoona tak tahu lagi bagaimana dia harus menanggapinya selain meminta mengakhiri hubungannya dengan lelaki itu. Untuk apa dipertahankan, Yoona merasa percuma jika seperti itu terus akan sampai kapan lelaki itu mendapatkan kemapanan dalam hidupnya dan merealisasikan keinginan untuk menikahi dirinya, sedangkan dirinya sudah nyaris melewati usia tiga puluh tahun. Yang menurut kedua orangtua nya sudahlah pantas untuk segera melakukan pernikahan..

Oh, salahnya juga yang mau berpacaran dengan laki-laki yang berusia lebih muda darinya..

Harusnya, ia yang dikejar target menikah, mencari lelaki yang paling tidak seumuran dengannya. Lebih baik lagi yang berada diatasnya, dan memiliki pemikiran yang matang serta dewasa. Tidak seperti laki-laki yang kini disadari olehnya masih banyak memiliki sisi kekanakan dalam dirinya..

***

“Satu ice coffe untukku..”

Siwon mendongak, lalu tersenyum pada Yoona yang telah berada dihadapannya..

“Oh, tunggu sebentar Yoona..”

“Tidak apa-apa, lanjutkan saja. Aku bisa mengantre..”

Yoona kemudian memilih untuk menuju tempat duduk yang menurutnya paling nyaman, sementara membiarkan Siwon yang masih berada dibelakang mesin pembuat kopi, ikut melayani pesanan para pengunjung kafe yang datang.

Tak berapa lama Siwon melangkah menghampirinya, menjadikan Yoona memandang sambil mengamati tampilan lelaki itu yang sekarang dalam langkah menghampiri tempat duduknya dengan membawa serta sebuah nampan berisi gelas yang Yoona yakin berisi ice coffe pesanannya.

Sebagai pemilik kafe, Siwon biasanya terlihat rapi dengan setelan jas dan celana panjang. Namun tidak ketika itu. Dengan hanya sweeter woollen berwarna coklat dan celana pendek selutut, serta sepasang sandal di kakinya, mengapa sudah terlihat pas dipakai oleh lelaki itu?

image

“Kau terlihat santai sekali hari ini?”

“Tadinya aku hanya bekerja diruanganku, tapi aku melihat pengunjung yang datang semakin banyak. Jadi aku memutuskan untuk turun dan membantu..”

“Kafe-mu sepertinya memang semakin ramai..”

“Ya, sejak tadi aku masih belum berhenti ikut meladeni membuat pesanan..”

“Tapi masih ada waktu untukku kan? Kau kan bos nya, bisakan kalau sekarang kau hanya duduk denganku disini? Temani aku..”

“Kau tahu aku selalu ada waktu untukmu, Yoona..”

“Itulah alasan mengapa aku selalu datang padamu, bos..”

Yoona mengedikkan mata kearahnya..

“Jangan memanggilku seperti itu. Bos yang sebenarnya tentu saja masihlah ayahku..”

“Tapi kau yang sudah berinovasi sampai kafe ini semakin maju dan sudah membuka banyak tempat dimana-mana. Kau bos yang sebenarnya, Siwon.. Kurasa ayahmu pun setuju denganku..”

“Terimakasih untuk pujiannya, ice coffe itu gratis untukmu..”

“Oh, gumawoyo sajangnim..”

Yoona terkikik setelahnya, lalu menikmati kesegaran ice coffe buatan Siwon yang menurutnya tidak ada tandingannya..

“Kau hanya diam saja sekarang?”

Yoona tersadar ia telah membiarkan Siwon begitu saja dan malah asik meresapi rasa kopi dengan lidahnya..

“Kau tidak mendadak merasa sakit kan?”

“Hanya tiba-tiba aku mengalami sariawan setelah meminum kopi buatanmu..”

“Sungguh?”

“Tidak..”

“Ouh, kukira itu serius. Aku akan mencarikan obat untukmu..”

“Kau akan mencarikan obat untukku?”

Yoona berpura-pura memasang raut simpati diwajahnya, hanya karna ia tahu Siwon pastinya juga akan meladeni kepura-puraannya..

“Tentu saja, atau kau ingin aku langsung membawamu kerumah sakit?”

“Aigoo.. Kau tahu aku sudah merasa bosan berada disana, hidupku setiap harinya kuhabiskan didalam rumah sakit..”

Yoona sesaat mendesah, kadang merasa letih dengan pekerjaannya. Meski menjadi seorang dokter memanglah sudah menjadi cita-citanya sejak kecil. Dulu menurutnya menjadi dokter sungguhlah satu profesi yang keren, karna dokter bisa menyembuhkan orang yang sedang sakit. Tapi sekarang ia malah berpikir dokter memang bisa menyembuhkan penyakit pada umumnya, tapi tidak dengan sakit hati akibat putus cinta seperti yang sedang dirasakannya. Sehebat apapun dokter itu, tidak akan ada yang bisa menyembuhkannya termasuk dengan dirinya..

“Kau mungkin bisa membawaku ke tempat lain saja, Siwon-ssi”

“Kemana?”

“Kemana saja, asal jangan ke rumah sakit. Kau seharusnya memiliki ide sekarang..”

“Gereja, aku akan membawamu kesana dan bertemu dengan pendeta, kau mau?”

Yoona langsung tersedak ice coffe yang berniat ia habiskan. Sedangkan Siwon kemudian justru tersenyum-senyum melihat reaksinya..

“Bercandamu tidak lucu, Siwon..”

Yoona lantas berdiri dari duduknya, kesal, dan sudah berniat untuk pergi, namun Siwon menahan pergelangan tangannya..

“Aku tidak bercanda, aku serius..”

“Aku juga serius, aku harus kembali kerumah sakit sekarang..”

“Apakah semua dokter mudah sekali marah sepertimu?’

“Aku tidak marah, hanya kesal. Satu lagi, aku baru ingat, aku memiliki janji dengan seorang pasien. Aku harus pergi sekarang..”

“Aku akan mengantarmu..”

“Tidak perlu”

“Sepertinya kau benar-benar sedang kesal, kau tidak bisa menyetir dalam keadaan seperti itu..”

“Dan itu karenamu..”

“Karena itu, aku akan mengantarmu, Kajja..”

Yoona pasrah saja ketika tangan Siwon menggandengnya keluar dari dalam kafe miliknya..

***

“Kau masih belum menceritakan padaku, mengapa kali ini hubunganmu berakhir lagi, Yoona?”

Yoona menghela napas terlebih dulu, sebelum kemudian menoleh pada Siwon yang baru saja membuka suara setelah kurang lebihnya lima menit mereka berkendara dengan menggunakan mobilnya. Jadi sebenarnya inilah alasan mengapa Siwon memaksa untuk mengantarnya. Ia sedang berniat membuatnya akhirnya mau untuk bercerita..

“Kurasa dia bukan belahan jiwaku..”

“Ada apa? Apa yang terjadi diantara kalian?”

“Aku semakin tidak bisa melihat masa depanku dengannya..”

“Sepertinya itu kesalahanmu karna berkencan dengan lelaki yang lebih muda darimu..”

“Diam dan hanya dengarkan kalau kau ingin aku menceritakannya padaku..”

“Okey, jadi kenapa?”

Nada bicara Siwon terdengar lebih pengertian, namun raut wajahnya serius ketika sesaat mengalihkan fokusnya pada jalan raya, untuk sekilas menatap Yoona. Mengisaratkan agar Yoona memulai untuk mengatakan padanya..

“Dia mengatakan padaku sudah keluar dari pekerjaannya yang sekarang. Sedangkan, aku sudah menghitung selama berkencan dengannya, sudah tiga kali dia bergonta-ganti pekerjaan. Ketiga nya tidak ada yang benar menurutnya. Kau tau, aku orang yang paling tidak mau disebut wanita matrealistis, tapi aku bersikap realistis sebagai seorang wanita. Kalau dia terus seperti itu, kapan dia bisa menjadi sukses, untuk kemudian bisa menikahiku. Meski aku sudah harus menikah, tapi aku tentunya tidaklah mau menikahi lelaki yang masih belum mapan secara finansial, terlebih mental..”

Yoona menarik napas setelah akhirnya ia menjelaskan pada Siwon mengenai kandasnya hubungan yang telah dijalaninya cukup lama yang menjadi harapannya akan berlabuh di altar suci pernikahan. Tapi impiannya untuk secepatnya memiliki pendamping hidup dan menemukan belahan jiwanya, justru telah kandas, karam begitu saja kedasar hatinya yang paling dalam..

“Kau benar, Siwon.. Salahku yang mau berkencan dengan lelaki yang lebih muda dariku. Dia masih belum berpikir dewasa..”

Yoona kemudian menyadari Siwon menghentikan laju mobilnya. Ia lantas menoleh pada Siwon yang berada disebelahnya, dan menemukannya yang sedang serius menatapnya, sambil tangannya bergerak meraih tangannya, menggenggamnya erat. Suatu perlakuan yang tidak disangka-sangka olehnya..

“Apa kau mau menjalin lagi hubunganmu denganku? Meneruskan kisah diantara kita yang aku yakin masih dapat kita rajut bersama-sama..”

Sebelum menjadi teman baiknya seperti sekarang, Siwon adalah kekasih pertamanya, cinta pertamanya, bahkan yang memberikan Yoona berbagai pengalaman pertama, termasuk dengan ciuman pertama, hingga menjadi lelaki pertama yang berstatus sebagai mantan kekasihnya..

Bila mengingat lagi kenangan-kenangannya bersama dengan Siwon ketika masa remajanya dulu, mungkinkah ia akan kembali padanya. Kembali pada sang mantan terindah dihidupnya. Mantan kekasih yang telah menjadi teman terbaik baginya. Mungkinkah takdir cintanya akan membawanya kembali pada lelaki pertama yang dicintainya? Soulmate nya yang sesungguhnya..

“Si-won.. Mengapa, mengapa kau mengatakan hal itu sekarang?”

“Karena sebelumnya kau tidak pernah memberiku kesempatan..”

***

Yoona mendengar ketukan pada pintu ruangannya. Sekilas ia kemudian melirik pada penunjuk waktu di pergelangan tangannya, dan mengira pasien yang pada sekitar sepuluh menit lalu keluar dari dalam ruangannya adalah pasien terakhirnya hari itu. Namun setelah ia mengijinkan seorang perawat yang tadi mengetuk pintu ruangannya agar mempersilahkan pasiennya masuk kedalam ruangannya -kali ini mungkin benar menjadi pasien terakhirnya hari itu- ia melihat yang kemudian membuka pintu ruangannya saat itu justru adalah Siwon, suaminya..

“Ooh, yeobo..”

“Apa aku pasien terakhirmu?”

Yoona tersenyum mendengarnya, kemudian menganggukkan kepala..

“Ternyata istriku lebih terlihat seksi saat memakai jas putih itu dan berada dibelakang meja kerjanya..”

“Itu bukan termasuk keluhan seorang pasien, yeobo..”

“Bagaimana aku bisa mengeluh, kalau aku sudah memiliki istri sepertimu”

“Jadi apa yang bisa kulakukan untuk seorang pasien yang tidak memiliki keluhan sepertimu..?”

Yoona mulai berdiri dari kursi yang diduduki nya, dan beralih dari belakang meja kerjanya, untuk selanjutnya mendekati suaminya..

“Meski aku tidak memiliki keluhan, aku tidak keberatan seandainya kau ingin memeriksaku. Yang akan kau temukan pasti hanyalah semacam kegilaan dalam diriku. Suami yang tergila-gila padamu..”

Tersipu-sipu dengan bualan suaminya, Yoona kemudian membalasnya dengan sebuah pelukan erat ditubuhnya..

“Berhenti membual yeobo, dan katakan apa yang kaulakukan disini? Tidak biasanya kau datang dijam kerjaku..”

“Bersiaplah, hari ini kita akan merayakan satu tahun pernikahan kita kan..”

“Ulang tahun pernikahan kita? Hari ini? Ya Tuhan.. Kurasa aku melupakannya, yeobo.. Mianhe..”

“Tidak apa-apa, aku sudah menyiapkan semuanya”

“Bagaimana denganku, aku belum menyiapkan apa-apa untuk kuberikan padamu”

“Kau sudah memberikan cinta, kasih sayang, dan hidupmu padaku. Itu sudah cukup bagiku..”

Yoona makin memeluk Siwon dengan erat ketika mendengar apa yang dikatakannya. Satu tahun usia pernikahan mereka, ia masih tak menyangka lelaki yang dicarinya selama ini sebagai pasangannya, pelengkap hidupnya, belahan jiwanya, adalah lelaki yang bertahun-tahun berada paling dekat dengannya. Siwon, sang soulmate sejatinya..

*

*

*

                       ~END~

#HappyYoonWonitedDay

Sekian dan terimakasih.. #kecupkecup Hahhaa~

@joongly

201 thoughts on “FF | SoulMate | Vignette

  1. gak nyangka siwon itu mantan yoona,, cinta pertama mantan pertama.. mereka so sweet bgtt tapi sayang ini kecepetan kurang panjang.. tapi ttp keren,, di tunggu ff yang lainnya

  2. Uuuhhh so sweet bgt….. Terkadang apa yg kita Cari dan kita butuhkan sudah ada didepan mata. Semoga dlm real life pun yoonwon mnjadi belahan jiwa dan saling melengkapi.

  3. eonn, kurang greget cerita nya😦 gak kaya biasa😦 tapi walaupun gitu tetep suka kok🙂 tetep bisa bikin perasaan ikut campu aduk. Selalu ditunggu eon untuk ff selanjut nya.

    • Jgn smakan Vignette ini dg OS, 2S, 3S aplgi Crita berChapter yg bsa bnyk mainin emosi. Vignette itu crita yg jumlah katanya bhkan dbatasi. gabsa lbih dri 3rbu kata

  4. Oh ternyata si Siwon itu mantan Kekasih Yoona juga dikira tadi cuma teman yang sudah lama naruh perasaan ternyata dulunya mereka pernah punya hubungan special si YW emang so sweet kalau sudah nyangkut belahan Jiwa memang tak bisa tertukar semoga saja di kehidupan nyata akan seperti ini ditakdirkan dan direstui Tuhan Aamiin.

  5. Waaaw ternyata siwon org di masa lalu yoona. Orang pertam dlam hidup nya sekaligus org terakhir.
    Manis nya…

    Siwon tau smua tentang hidup dan perjalanannya cinta nya, sampai akhirnya yoona menyadari siwon lah belahan jiwa nya.

  6. Happy yoonwonday,sebenernya pengen ada part,unnie yoona menerima siwon oppa,dan gimana mereka nikahnya,tapi gapapa yang penting ujung2nya nikah,uuh segera go public buat couple ini,joongly jangan pantang menyerah buat ff tentang yoonwon ya,semangaaat

  7. Ye…ye…happy ending……akhirnya bsa baca jg n ff baru ada waktu nich…..happy yoonwonday yah…meski telat…..semangat trus…..

  8. Eiits ternyata siwon itu suaminya yoona sekarang sekaligus mantannya yoona…
    Ciee siwon jadi orang pertama dan terakhir dalam hidup yoona, manisnyaaa😉

  9. Huaaa twrbyata mrekaa itu pernahjadian ckckck yahhh akhirnya juga yoonwon bersatuii yeyy nikahhh, punya anak brapa won oppa sama yoona wkwk😻😻😻❤️

  10. aku kira siwon hanyalah teman yoona tapi ternyta dia adalah mantan jga yoona, meskipun yoona bkn materialistis tpi dia rela putuskan pacarnya krn masalh masa dpnnya dia nanti, selamt aja ya sdh menika dan menemukan belahan jiwa masing masing

  11. jodoh ang gx kmana..😀
    cinta pertama, mantan pertama..dan mnjdi suami pertama dan terakhir…😀
    di tunggu karya” slanjutnya🙂

  12. kirain emng udh shbtan dri dulu, tpi trnyta mantanan dulu trus jdi shbt, crita’a ringan, tpi ttp seru, feel’a jga dpet
    next di tunggu crita slnjut’a

  13. Hwee baper kan jadinya..
    Ternyata oh ternyata siwon oppa pernah jadi mantannya yoona eonni, kirain sahabatan doang dari dulu..
    Duhyaa cinta pertama dan terakhir.. ahh manis banget walaupun pendek..
    Emang yah terkadang kita nyari yang jauh2 ternyata apa yang kita cari selama ini ada didekat kita..🙂

  14. R0mantis bgt Siw0n ke Y00na, gk nyangka kalau mereka dulu prnah pacaran

    Akhirnya jadi jg Vignette ini yg dulu.a terinspirasi lagu.a HiVi..

  15. lah ternyata yoonwon mantan? jarang bgt mantan jd sahabat..
    tp hanya yoonwon yg bisa seperti itu jodoh emang kalian mah

  16. Keren eonie..dri awal baca senyum” sndri ..gk nyngka kalau siwon mntan yoona…q kira hnya shabat aja…ditunggu ff lainnya

  17. Hai unnnn aku kembali tp ya cuman beberpa hari doang sih hhee.(gx ada nanya)…
    Gx tau deh ini sejenis apa..? tp cerita yg unni buat makin nambah enak d baca kok. Dan huh maaf saya sebagai NITED baru baca sekarng.. Semoga unnie tetep sehat dan gx lupa sama pembaca yg ngabur” gx jelas ini ya unn salam yoonwonaited..paipipipi….😉

  18. Sweet beud cerita na…waaah.. Yoona rekor..setahun mantan na kira2 ada brp yah?? Hehe…gak nyangka klo siwon itu mantan na yoona, pacar pertama na lagi.. Jd serba pertama ye..hehe…ky lagu ye..buat apalh susah cari kesana kesini sudah di depan mata.. Ternyata siwon soulmate na…hoho.. Dtggu ff lain n ff yg lum kelar…. Fiiiightiiiing….

  19. Aku suka ceritanya
    Baru sekarang baru bisa baca lagi
    Ada jam waktu santai hihihi…

    Aku suka ceritanya kehidupan seorang mantan menjadi teman, dan seorang wanita yang mengharapkan jodohnya tapi semuanya sia-sia. Tapi syukurnya Siwon masih setia menunggu Yoona. Pada akhirnya sang soulmet memang di takdirkan berjodoh.
    Ceritanya sweet banget chingu
    Gaya bahasa penulisannya rapi dan tidak bertele-tele.

  20. lumayan cepet jg sih bacanya..tp oke laahh karna masih dapet feel nya..tp ga perlu dibuat lanjutanya laahh ya..tadinya sih pengen minta tambahan cerita yg ada anaknya hahaahaha bercanda ya..
    yg penting ak nunggu lanjutan cerita lainnya aja deh..yg pasti dengan ide2 brilian n romantis2 gt wkwkwkwk..
    makasi bacaannya ya 😚

  21. Ping-balik: FF | A Wish | Vignette | joongly's Mind

  22. Blm.sempet ngebaca ff ini eh udah ada ff lanjutannya dr cerita ini…drpd baca ff lanjutan bingung mending ngebaca dr ff awal aja dl biar tau jln cerita nya…emang terkadang kt suka lupa klo soulmate kt adlh org yg terdekat yg ada di sekeliling kt..

  23. Heol yoona seperti playgirl yg gonta ganti pasangan,sebenarnya jika dulu mereka, yoonwon adalah pasangan kekasih tapi kenapa mereka putus dan malah menjalin hubungan persahabatan?.
    Ceritanya .(Y) Eon.

  24. Waahh yoona cari pacar biar jd suami ternyata doulmate nya ada didepan mata…..duuuhh jd berharap real nih yoonwon……..

  25. ternyata wonpa cinta oertama yoona dan pernah menjalin hubungan toh, kirain siwon hanya seseorang yg memendam perasaan terhadap yoona tapi gak mau mengungkapkannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s