Fanfiction

FF | Second Chance | 4

image

Cover by: Berta/Xoloveyoonwon

Happy Reading~

~

~

~

Penat, kini menjadi lebih sering dirasakan oleh pria yang satu ini setelah sekitar dua bulan lalu ia terpaksa berhenti dari pekerjaan lamanya hanya untuk ikut bergabung mengurus rumah sakit milik ayahnya. Menempati kursi seorang manager, yang termasuk salah satu jabatan penting disana, bukanlah sesuatu yang selama ini diinginkannya. Ia adalah jenis orang yang menyukai kebebasan. Tidak terikat oleh jam kerja. Apalagi bila sampai tidak mengenal waktu seperti yang selama ini dijalani oleh ayahnya..

Tapi karna desakan sang ibu yang memarahinya setelah ia membuat keributan dirumah sakit, membuatnya dengan terpaksa mengikuti apa yang dikatakan ibunya, meski sejak lama ia tak pernah sepaham dengannya. Ibunya yang menurutnya terlalu matrealistis. Yang hanya mengukur tingkat kesuksesan dari jabatan, status sosial dan terlebih harta berlimpah yang dimiliki. Cocok sekali sang ibu dengan ayahnya. Sama-sama orang yang menjadi angkuh dengan gelimang harta. Entah mengapa dirinya justru merasa teramat berbeda dalam memandang segala sesuatunya, berbeda dengan kedua orangtua nya meski darah mereka mengalir didalam tubuhnya..

“Apa yang kau lakukan pada Kyuhyun, Siwon-ah..?”

Siwon..
Mendapati ibunya mengganggu istirahatnya dengan datang ke apartemennya setelah mendengar keributan yang dibuatnya dirumah sakit hari itu..

“Aku memberinya pelajaran..”

“Pelajaran macam apa yang kau lakukan dengan membuatnya babak belur..?”

Siwon hanya menyeringai menanggapi pertanyaan ibunya..

Jika saat itu Sooyoung tidak tiba-tiba datang menghentikannya, ia pasti akan memberikan pelajarannya secara tuntas..

“Apa itu ada hubungannya dengan anak haram ayahmu? Berapa kali harus oemma katakan, tidak perlu mempedulikan Sooyoung..! Biarkan saja dia menderita..”

Untuk kalimat yang baru saja keluar dari bibir sang ibu, Siwon kemudian menggeram kesal..

“Oemma tidak bisa melarangku untuk peduli padanya. Sooyoung adikku, dan sebagai kakak aku berkewajiban untuk menjaganya..”

Terutama dari orang-orang tak berhati disekitarnya..

Batin Siwon dengan hati miris, mengingat sang ibu-lah yang selalu bersikap buruk pada adiknya. Terkadang ingin rasanya ia membawa pergi Sooyoung, untuk tinggal dibelahan bumi yang lain dan jauh dari jangkauan sang ibu serta ayahnya. Sayangnya, sang adik yang adalah tipikal anak berbakti pada orangtua nya, selalu menolak ajakannya..

“Dia bukan adikmu..!”

“Sooyoung adikku.. Sekuat apapun oemma menyangkal, oemma takkan pernah bisa mengeluarkan darah Aboji yang mengalir ditubuhnya..”

Sang ibu lah yang kemudian menggeram makin kesal mendengarnya..

“Tapi kau tidak seharusnya mencampuri urusan rumah tangga mereka. Kau harus tahu sejak menjadi menantu ayahmu, Kyuhyun menjadi kebanggaan ayahmu. Dan dia marah besar mengetahui kau menghajarnya, lebih-lebih membuat onar dirumah sakitnya.. Ayahmu menyebutmu sebagai berandal..”

“Biarkan saja.. Aku tidak peduli dengan apa yang dikatakan Aboji..”

Sang ibu sudah langsung memukul bahunya..

“Anak macam apa kau ini.. Kau lah yang seharusnya menjadi kebanggaan ayahmu. Kau putra kandungnya. Satu-satunya yang sah..”

Ia bahkan sama sekali tak merasa bangga memiliki orangtua seperti mereka. Jika bisa memilih, dulu ia akan lebih memilih dilahirkan dari keluarga biasa yang hangat dengan cinta kasih. Bukan keluarga yang mementingkan gengsi, hingga takut kehilangan nama baik dan hartanya..

“Sebaiknya temui ayahmu dan meminta maaflah padanya.. Oemma sudah katakan pada ayahmu, kau akan berubah dan mulai bergabung mengurus rumah sakit”

“Oemma..!”

“Turuti kata-kata eomma, jika kau tak ingin oemma melakukan sesuatu terhadap kandungan, Sooyoung..”

Jika yang saat itu berdiri dihadapannya bukanlah seorang wanita..
Bukanlah ibunya..
Siwon rasa, ia akan langsung menamparnya, menendangnya keluar dari dalam apartemennya..

“Jangan coba mengancamku, oemma..”

“Bagaimana mungkin aku mengancam putraku sendiri, Siwon-ah. Kau kesayanganku.. Eomma hanya berusaha membukakan jalan untukmu.. Jadi, temui ayahmu sebelum oemma melakukan sesuatu pada adik kesayanganmu..”

Jika bukan karna ia tahu tipikal dari sang ibu yang tidak pernah bermain-main dengan apa yang diucapkannya, ancamannya, Siwon takkan membiarkan dirinya seperti sekarang ini. Terkurung dalam satu ruangan, yang bila sesekali ia keluar, ia selalu merasakan mencium bau obat dimana-mana. Yang terburuk, ia akan mendengar rintihan suara pasien, tangis kesedihan anggota keluarga dan jerit tak terima ketika seseorang justru harus kalah pada yang namanya penyakit..

Siwon benar-benar merasa tak cocok berada ditempat yang seperti itu..

Seharusnya ia memang tak memberikan kesempatan lagi bagi sang ibu maupun ayah nya -terutama ibunya- untuk kembali melakukan tekanan terhadapnya. Tapi ancaman ibunya yang mengatakan akan melakukan sesuatu pada Sooyoung, membuatnya mau tak mau mengikuti keinginan ibunya demi untuk melindungi adiknya..

Dan satu hal lain yang kemudian ia pikirkan dan menjadikannya bertahan ialah, ia dapat mengawasi gerak-gerik seorang Cho Kyuhyun, yang menurut sang adik terlibat affair dengan salah seorang suster disana. Namun nampaknya, sejak Siwon ikut mengurusi management rumah sakit sang ayah, dokter muda itu kehilangan jati dirinya sebagai seorang bajingan. Siwon tak melihat adanya kejanggalan. Kyuhyun seperti biasa sibuk menangani pasien-pasiennya. Yang terbaru ia mendengar, jika salah seorang suster yang menurut Sooyoung terlibat hubungan dengannya, dipecat setelah tidak datang untuk bekerja dalam beberapa waktu terakhir, dengan tanpa penjelasan..

Dan satu-satunya hal yang bisa menghilangkan penat yang dirasakannya adalah mempergunakan hari liburnya diakhir pekan untuk menekuni kesenangannya pada dunia fotografi. Memburu objek foto baru sangatlah menyenangkan untuknya. Seperti yang hari itu dilakukan olehnya, Siwon sengaja melakukan perjalanan cukup jauh keluar dari Seoul, menuju kawasan pedesaan didaerah Yeoju tepatnya. Dengan memakai kamera baru miliknya, ia ingin mengetahui seberapa hebat hasil fotonya..

Turun dari dalam mobilnya, setelah sepanjang perjalanan tadi ia sempat menghentikan laju mobilnya untuk membidik objek yang menarik dalam pandangan mata, Siwon lebih memilih untuk berjalan kaki guna menemukan tempat-tempat yang tak bisa ia jangkau bila mengendarai mobilnya..

Siwon kemudian makin tersenyum puas dengan pemandangan indah yang ia temukan didepan matanya. Sayangnya, ia sudah terlalu siang sampai ditempat ini, hingga melewatkan keindahan terbitnya sang surya dipagi hari dari balik dua bukit yang menghijau didepannya. Tapi sepertinya, sunset disore hari nanti, juga tak kalah jauh keindahannya..

Setelah sejenak menghirup udara segar disana, Siwon langsung mengarahkan kameranya untuk membidik sekelilingnya. Satu, dua, tiga kali hingga puluhan kali ia tak henti menekan shuter pada kameranya. Benar-benar puas dengan petualanganya saat itu. Siwon kemudian bahkan duduk diatas rumput-rumput liar untuk memeriksa hasil jepretannya..

Senyum simpul tersungging dari bibirnya, saat melihat hasil foto dari jepretan kameranya. Kamera baru miliknya yang benar-benar menghasilkan gambar yang membuatnya merasa puas. Sebuah kepuasan yang tidak didapatkannya ketika ia hanya berada didalam ruang kerjanya dirumah sakit..

Sejenak, Siwon nampak terdiam dengan mata menerawang. Teringat pada tekanan demi tekanan yang dirasakannya berasal dari kedua orangtua nya yang penuh kontrol pada hidupnya. Mungkin karena dirinya memanglah seorang putra tunggal bagi mereka..

Bukan kejadian pertama sang ibu memaksanya untuk terlibat mengurusi rumah sakit.
Dulu pun sang ibu dan sekaligus ayahnya juga mengaturnya untuk mengambil pendidikan kedokteran, meski ia sama sekali tak memiliki minat dengan itu. Membuatnya menjalani masa-masa perkuliahan dengan rasa tertekan karena merasa tak menyukai dengan pembelajaran yang terlampau serius. Siwon benar-benar merasa tak memiliki kesempatan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri..

Untunglah, rasa tertekan yang dirasakannya lambat laun menguar ketika ia bertemu dengan seorang gadis yang menarik perhatiannya. Seorang gadis yang akhirnya membuatnya bersemangat setelah ia kemudian terlibat cinta dengannya. Gadis itu yang awalnya mengenalkan padanya tentang kamera, serta mengajarinya bagaimana cara membidik untuk mendapatkan hasil foto yang lebih menarik. Membuat Siwon kemudian juga menyukai dunia fotografi seperti hal nya dirinya yang menyukai kepribadian sang gadis.

Namun sayangnya, kedua orangtua nya melihat lain hubungan yang ketika itu ia rajut bersama sang gadis. Siwon yang merasa bersemangat dalam belajar dengan keberadaan gadis itu, justru dinilai lain oleh sang ayah. Ayahnya malah menganggapnya tak serius belajar dan lebih serius dengan percintaannya. Tak berbeda hal nya dengan sang ibu yang menilai gadis itu tak lebih sebagai pengganggu sekaligus penghambat bagi dirinya yang sudah seharusnya lebih berkonsentrasi dengan pendidikan kodektaran yang saat itu dijalaninya.

Siwon bahkan kemudian yakin ada sesuatu yang terjadi dibelakangnya, tanpa sepengetahuannya, entah sang ayah atau ibunya, atau malah kedua-duanya pasti telah membuat gadis-nya saat itu tertekan. Hingga memutuskan untuk menyerah dengannya, pergi darinya, meninggalkannya dengan hanya selembar surat dan sebuah kamera yang ia tinggalkan untuknya..

Siwon benar-benar muak mendapati hal itu. Jiwa mudanya meradang. Untuk pertama kalinya ia memberontak dari aturan-aturan yang telah ditetapkan oleh kedua orangtua nya. Ia mengamuk didepan ayah dan ibunya yang sepertinya acuh dengan sakit hati yang ketika itu dirasakan olehnya. Hingga bentuk protes lain yang kemudian dilakukannya adalah meninggalkan begitu saja sekolah kedokteran yang sudah setengah jalan dilaluinya dan lebih memilih menekuni dunia fotografi demi melihat sang ayah sekaligus ibunya merasakan kekecewaan terhadapnya karna ia yang seharusnya menjadi dokter dirumah sakit milik keluarganya, calon pemimimpin pengganti ayahnya, justru memilih menjadi fotografer yang sama sekali tidak berkaitan dengan pekerjaan dirumah sakit. Siwon bahkan mendengar kemarahan sang ayah yang menyebut dirinya sebagai pemuda bodoh yang lebih memilih mengais kantong orang lain, daripada berbakti pada orangtua nya..

Tapi sungguh, Siwon tak ingin peduli dengan mereka yang tanpa mereka sadari justru sedang merusak hidupnya.
Mungkin memang tak ada orangtua yang benar-benar ingin merusak hidup anaknya, namun Siwon merasa cara mereka mengarahkannya adalah SALAH..

Setelah menghembuskan napasnya cepat, seolah membuang ingatannya yang masih saja kerap membayanginya pada kejadian pahit dimasa lalu, Siwon bangun dari rerumputan yang didudukinya untuk selanjutnya meneruskan lagi perjalanannya setelah lebih dulu mengingatkan pada dirinya bahwa ia akan kembali ke tempat ini pada sore hari nanti untuk mengabadikan sang mentari tenggelam dibalik bukit yang berada dihadapannya. Melangkahkan kedua kakinya mengikuti naluri, Siwon keluar dari jalan setapak yang ketika itu dilewatinya. Kembali kedalam mobilnya yang ia parkir dipinggir jalan, Siwon lantas menghidupkan mesin dan melajukannya dengan pelan sambil sesekali matanya mengawasi kiri dan kanan jalan yang dilewatinya..

Tak berapa lama ia justru menghentikan kembali laju mobilnya ketika mendapati didepan sana, tak jauh dari mobilnya, ia melihat seseorang yang nampak menepikan sepeda yang dikendarainya untuk kemudian melangkah ringan menginjak rerumputan, mendekati sekuntum bunga liar yang mekar dipinggir jalan itu, lalu memetiknya..

Siwon lagi-lagi bergerak sesuai dengan nalurinya. Ia keluar dari dalam mobil, tidak lupa dengan kameranya, lalu dengan cepat membidik objek didepannya..

Seorang wanita yang kemudian memperlihatkan seulas senyum dibibirnya saat wangi bunga itu tercium oleh hidung mancungnya, tertangkap oleh lensa kameranya..

“Na-ya.. Apa yang kau lakukan? Ayo kita pulang..”

“Aku datang, bibi..”

Hanya beberapa jepretan yang didapatkannya. Wanita itu sudah kembali meraih sepedanya, memasukkan setangkai bunga-nya yang baru saja ia petik kedalam keranjang kecil sepedanya, kemudian menuntun sepedanya untuk menghampiri seorang wanita paruh baya yang saat itu sudah menunggunya didepan sebuah toko kecil, dengan membawa dua kantong belanjaan..

Siwon sejenak merasa tak rela kehilangan objek fotonya, namun kemudian ia memutuskan untuk kembali masuk kedalam mobilnya, lalu memeriksa hasil jepretannya..

image

image

Rasanya ia pernah bertemu dengan wanita itu sebelumnya. Namun ia lupa kapan dan dimana persisnya. Di sebuah klub kah? Atau dimana?
Atau mungkin hanya perasaannya saja. Mengingat biasanya dirinya tak terlalu kuat menyimpan memorinya.

Saat kemudian Siwon kembali beralih dari kameranya, wanita itu yang tadi menjadi objek fotonya telah menghilang dari pandangan matanya..

Kemana wanita itu dan sepeda-nya?

Sempat terlintas untuk mencari wanita itu, namun kemudian Siwon mengernyit keheranan dan berpikir untuk alasan apa ia perlu mencarinya?
Aneh…

~

~

~

~

To Be Continued~

Selamat menunggu apdetan selanjutnya yaa^^

@joongly

240 thoughts on “FF | Second Chance | 4

  1. Kak aku udh bisa komen nih…
    Wah seru … kakak selalu buat ff yg bagus…
    Keren kak… semangat ya kak buat nerusinnya ..mau tau lanjutannya… ;)👍

  2. Akhir-nya Part 4 Publish,,,
    Ketahuan kan Wonppa siapa??
    Kaya-nya bakalan compleks ni cerita-nya,,
    Lanjut Part 5 Saeng!!!

  3. yak!!!!!!!!!! ya Allah.. ini mulai seru bgt,bgt,bgt julny ><
    aduh.. speechles gtu jdinya!!!! ah.. mau lagi julny,mau lg😦
    ini tgl yg aku liat udah dari bbrapa hari lalu ya? trus mana apdetan lanjtannya?😀
    jadi siwon dkter gagal gt ya? wkwk aduh bang won mah nakal malah suka poto2 -,- dan.. nahloh!! dia udah pernah ktmu yunah dmana? d club? O.o duh.. jgn2 pernah one night stand mereka? trus yunah jadinya hamil anak won xD #ngarep wkwkwk
    pknya d tgu lanjtannya!!! pake BGT julny,BGT😀

    jgn kget aku kmbli nodong :p

  4. jeng jeng jeng..
    akhirnya yg ditunggu2 nongol jg😀
    duh, jd baper nih gegara ditinggal wamil ma oppa ganteng
    smp chapter 4 masih pengenalan tokoh, tp dah mulai ngraba2 alur ceritanya jg
    tp kayanya yoona eonnie bakalan jd pihak yg terpojokkan dan tersakiti deh *cm nebak2 lhoo..
    scr, ‘affair’ itu kan konotasinya dah negatif apapun alasannya *beuhh bhsnya
    tp baru ngabayangin aja dah nyesek gini
    semangat deh july, lanjutan princessnya jg eikke tunggu lho ^^

  5. muncul jga ni org yg dtunggu” …
    nah loh, jdi siwon-sooyoung bkan adik kandung ?? tpi siwonnya syang bngt sma dia..
    itu bkalan siapa lgi yg mncul kak ?? yg jdi cewek masalalunya siwon ??
    bnr” mkin seru kak, wlaupn msh pngenalan tokoh,, dtunggu update’y lagi,, sma princessnya jga ,,, ^^ FIGHTING

  6. Keren2
    Jadi penasaran kelanjutanya nnty siwon jatuh cinta sma yoona tapi anaknya yoona gmna masih hidup atau meninggal truz kyuhyun gmna ap bisa bersatu sama yoona
    Ditunggu nextnya

  7. Part nie bercerita ttg Wonppa,,,
    Na-Ya bukannya itu panggilan bwt Yoong,,jd Yoong skrg tinggal d Yeoju,dia sptnya dh mulai dg hidupnya yg baru dan tenang,,
    Yg qw harapkan semoga kehamilan Yoong gu2r agar dia bz lepas dr Kyuppa…

  8. jadi miris dan prihatin lihat nasib Sooyoung sudah dibenci Ibu tirinya mana dicampakan pula oleh Suaminya tapi untunglah dia mempunyai Kakak yang sangat menyanginya bahkan sampai rela melakukan apapun supaya bisa melindunginya.
    Jadi dulu Siwon juga pernah sekolah di Kedokteran tapi akibat kekangan serta aturan dari kedua orang tuanya membuat dia jadi pembakang lalu siapa wanita yang pernah dicintai Siwon dan apa sebelumnya Siwon dan Yoona pernah bertemu.

  9. Kesel bgt sama ortunya siwon, terlebih ibunya. Akhirnya identitas siwon terbongkar. Jadi dia gagal jadi dokter? Wah tambah keren aja ffnya thor.. Two thumbs for you

  10. Kyaa…
    Aku ketinggalan😦
    Wahh..
    Akhirnya mommy muncul juga,
    Dan apa mungkin daddy pernah brtemu sama mommy ??
    .
    Kasian daddy..
    Trtekan sama orang tuanya…
    .
    .
    Ceritanya makin baguss eonn…

  11. Wih…makin bikin penasaran nih ceritanya thor, ceritanya komplek kisah setiap tokohnya saling berhubungan. Tp tumben2nya ni kisah sooyong disini menyedihkan, biasanya kan dia tokoh yg ceria dan selalu mendapatkan kasih sayang dari orang2 terdekatnya. Tp bagus thor, biar jgn monoton ceritanya. Mudahtan gadis yg ditemui siwon adalah yoona. Aku dah pengen lihat moment mereka. Ditunggu next chap. Jonngly fighting!

  12. kalo aku suka banget sama karakter siwon disini cocok kayaknya haha walaupun ff ini chapternya pendek pendek dan bikin penasaran tapi bagusnya author publishnya cepet😀

  13. Fto yoona hasil jepretan siiwon bagus2 yaa #apasihcoba…..
    Ini cerita di bikin perkarakter ya eonni…gk papa si, biar jelas karakter masing2 gmn dan keterlibatan mereka dlm cinta segi empat ini…

  14. Makin seru ceritanya…suka” bnget…
    Mungkinkah perempuan d msa lalu siwon adalah yoona..?
    Selalu bkin pnasaran keren bgt kak…
    Semangat…

  15. Nahhhh buka mata lsf baca ff mu thorr heheeh subuh ” gini, disini mnjelasakan tentang siwonnnn, kann yg nolong yoona waktu itu memang siwonnnn sudahhh kuduga, cieee siwon main foto ajaa hahahha, sedihhh ya yg part nya siweonn gmn dia dipakasa ortunya untuk mnjalani apa yg tidakk dia kehendakiii, pnasarann sma klanjutan interaksi yoonwon slanjutnya ni

  16. pnghianatn memng mnyakitkan… pntes klo ibu’a siwon kyak gitu, dia istri sah ayah’a dn seharus’a lebih sayang ke siwon bkn mlah mnantu jibang’a itu………. 😦 poor siwon and sooyoung

  17. Aigoo ksiank am wonpa yg slalu di paksa ama ortux yng jhat n yg nolng yoona bneran wonpa kan n siap wnta msa lalu wonpa yoona ka mkin pnsaran aja..

  18. Aigooo ini versi galau kayaknya nih…. hiks hiks… kenapa nasib siwon yoona kyuhyun dan sooyoung gak bagus semua… semoga endingnya bagus deh… dan gak mau ketinggalan…

  19. Ohoo nongol juga nih siwon oppa nyaa..
    Duh kayaknya ff ini bakalan kompleks banget yah ceritanya..
    Semua cast nya nasibnya gitu amat yakk, apalagi yoona yang mungkin mwnjadi pihak yang paling menyedihkan.. huhuhu
    Jadi galau deh bacanya ini..😥

  20. Ternyata…hidup Siwon…cast disini bnr2 yah, masing2 punya problemo tersendiri,berat pula.. Hm..waaaaah…siwon ketemu yoona,, huh?? Siwon brasa pernah ktmu yoona?? Jgn2 yoona yg pernah dkt lg sama siwon dimasa lalu..hehe…deuuuh,, ortu siwon bnr2 yah ngekang kebebasan anak na,, gmn pertemuan yoonwon slnjt na???

  21. Ini ff makin kompleks ya,kasian siwon oppa,hidupnya diatur sama orang tua nya,kira yoona unnie punya hubungan dengan siwon oppa dimasa lalu gak ya,jadi penasaran?

  22. Belum ketemu ney yaa moment yoonwon’y,msh sekedar sekilas pandangan pertama ato pandangan kedua!?

    Ayoo oppa kejar objek foto’y,bakalan bagus bgt loohh buat objek2 poto nanti’y! hehehe…

  23. yaaakkk ternyata lebih so sweet dari yang ku bayangiinn authooorr.. Tolongiinn.. aku telah terperosok jauh dalam rangkaian kata kata indahmu authorr. Tbc membuatku kehilangan keseimbangan.
    Jadii mereka udah saling kenal?? Ya ampun, luar binasaaa aww
    tapi kakak dan adik tiri itu bener2 terikat kuat banget yahh, kereenn…

  24. Aku masih gx terlalu ngeh deh . Masa bod dengan keluarga choi dan keluarga cho . Serta soo dan kyu ppa . Yg jadi masalh d sini aku kok kebur pen baca yg sewtt momen yw’y yaaaaaa . Masa lalu masa depan abaikan lanjutkan masa sekarng #yw love

  25. Kalo siwon yoona saling kenal trus siwon tau siapa yoona sbnarnya gmna yaa jadinya kasian yoona apalagi kalo udah tumbuh cinta
    Un please jgn terlalu nyesek ya kalo buat crita ini kedepannya belom apa” udah nyesek kalo berangan” yg sedih buat yoona
    pleasee 😊

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s