Fanfiction

♡ MY LOVE is FOR YOU ♡ Chapter 4

Happy Reading>>>

~

~

~

~

~

~

~

~

Author POV

Setelah tiba-tiba mendapat telpon dari
Yoona yang membuatnya panik,siwon
segera berlari keluar ruangan
nya.

Tempat pertama yang ia tuju adalah
ruangan Yoona, dan benar saja begitu
siwon masuk ia langsung melihat
yoona yang terduduk di lantai disamping
meja kerja nya.

Yoona yang merintih kesakitan sambil terus
memegang perutnya.

SIWON: Oh Tuhan..(mendekati yoona)
apa yang terjadi?

YOONA: Perutku…auuhhh..(merintih)

SIWON: ada apa? Apa yang kau rasakan??

YOONA: Sakiittt…awhhh..
(menggenggam kuat tangan siwon) sangat sakiittt..

SIWON: tahanlah kita kerumah sakit
sekarang…

Siwon membopong tubuh yoona keluar
dari ruangan dan seketika hal itu
langsun menarik perhatian dari rekan-rekan
nya.

KYU: Siwon ssi.. ada apa dengan Yoona
ssi?

SIWON: perutnya sakit.. Aku akan
membawanya kerumah sakit,tolong
ambilkan kunci mobil ku..

Kyuhyun segera berlari keruangan
siwon, mengambil kunci kemudian
membantu siwon menyiapkan mobilnya.

Siwon mendudukan yoona yang terlihat
masih meringis menahan sakit,
kemudian ia segera melajukan
mobilnya.

SIWON: sabarlah Yoon kita akan
segera tiba dirumah sakit
(menggenggam tangan yoona)

YOONA: sakit sekali..(menangis) aku
tak mau terjadi hal buruk padanya
(memegang perutnya)

SIWON: tenanglah takkan terjadi hal
seperti itu,percayalah padaku..

YOONA: (menangis) aku takut…aku tak
mau kehilangan dia.. aku sangat
menyayangi nya. tolong selamatkan dia.. selamatkan bayiku…

Siwon ikut terlarut dalam kesedihan yang
yoona rasakan.
kini ia tahu betapa
yoona sangat menginginkan anak
dalam rahim nya.

>>>

Sesampainya dirumah sakit, siwon
kembali membopong yoona masuk
kedalam nya agar segera mendapatkan
penanganan dokter.

SIWON: dokter tolong istri saya..

HEECHUL: (terkejut) OMO.. Yoona
waeyo?

YOONA: Oppa..tolong aku,perutku sakit
sekali..

HEECHUL: Kalau begitu aku akan
hubungi dokter kandungan mu agar
segera memeriksamu..

Heechul kemudian memanggil
beberapa suster untuk membantu
siwon membawa yoona keruang
pemeriksaan.

>>>

Siwon kini menunggu dengan cemas
dokter yang sedang memeriksa
yoona. Heechul yang juga ikut berada
didalam semakin membuatnya tak
tenang dan bertambah penasaran ada
hubungan apa antara pria itu dengan
yoona.
Mengapa tadi dia terlihat sangat
khawatir pada yoona.
begitupun yoona
yang terlihat sangat dekat dengan nya.

Setelah menyadari ia belum
menghubungi orangtua yoona, siwon
pun segera mengambil ponselnya dan
memberi tahu bahwa yoona kini berada
dirumah sakit.
ia juga menelpon orang
tuanya sendiri dan memberitahukan
keadaan yoona. Siwon berharap
orangtua nya bisa turut mendo’a kan yang
terbaik untuk yoona.

>>>

Setelah kurang lebih 30 menit
menangani yoona, sang dokter beserta
heechul keluar dari ruang pemeriksaan.

SIWON: dokter..bagaimana keadaan
istri saya?

DOKTER: hmm..sekarang sudah
membaik (tersenyum) tadi hanya
terjadi kontraksi mungkin karna istri
anda terlalu capek atau banyak pikiran..
sehingga mengganggu kondisi janin
dirahim nya.

SIWON: Oh..benarkah? Tak ada hal yang
serius?

DOKTER: sejauh ini normal, tapi saya
harap hindari beban pikiran yang mungkin
bisa mengganggu nya.. yang kemudian akan memacu stres pada istri anda..

SIWON: ne (mengangguk) saya
mengerti, kamsahamnida..

HEECHUL: (menatap siwon) kau suami
yoona?

SIWON: ne aku suaminya..wae?
HEECHUL: senang bertemu dengan mu ..
(tersenyum) Yoona sedang
istirahat. temanilah dia didalam,aku
tinggal dulu..

Heechul dan sang rekan dokter nya
kemudian berlalu meninggalkan siwon
yang terus memperhatikan heechul
sampai menghilang dari pandangan
matanya.

setelah itu Siwon langsung
masuk menemui yoona.

>>>

Yoona berbaring lemas diatas ranjang
rumah sakit.
sesekali ia mengelus
perutnya, bersyukur berterima kasih
karna Tuhan masih menjaganya. namun
ia segera memejamkan matanya
berpura-pura tertidur ketika melihat siwon
membuka pintu dan masuk kedalam kamar
rawatnya.

>>>

Siwon duduk disamping tempat tidur
yoona kemudian menggengam erat
tangan yoona.
Kesedihan jelas terpancar
dari tatap matanya saat melihat yoona
terbaring lemah diatas tempat tidur.

Dengan masih menggenggam tangan
yoona menggunakan tangan kanan nya, kini
siwon juga mencoba memegang perut
yoona dan berbicara pada janin didalam perutnya.

SIWON: maafkan appa karna tak pernah
memperhatikan mu dan telah membuat
umma mu seperti ini, appa menyesal
melakukan ini pada kalian,appa janji
akan selalu menjaga kalian lebih dari
apapun juga (mengelus perut yoona)
aegy ah..tolong bujuk umma agar
memaafkan appa ne..(tersenyum)
saranghae..appa mencintai kalian
berdua (mencium perut yoona)

Yoona tak kuasa menahan airmata nya
mendengar ucapan siwon yang
membuatnya merasa bahagia.
Ia juga
terkejut saat siwon mencium lembut
perutnya, hal yang sama sekali belum
pernah dilakukan siwon sebelum nya.

SIWON: aegy ah..jaga umma ne,jangan
membuat umma merasa sakit
lagi. yakso.. Appa akan keluar sebentar
(mengelus perut yoona)

Siwon berdiri dari duduknya dan
berniat keluar, namun tiba-tiba Yoona
menahan tangan nya.

Siwon berbalik untuk menatap yoona yang kini
menahan lengan nya.

YOONA: jangan pergi… Aku ingin kau
menemaniku disini…

SIWON: Yoona…

YOONA: aku tak mau sendirian,tetaplah
disini.. (menangis)

SIWON: (menghapus airmata yoona)
jangan menangis aku akan disini
menemanimu..

YOONA: mianhae, maafkan aku karna…

Yoona bangun dan duduk di tempat
tidur. ia berniat turun namun siwon
menahan dengan memeluknya erat.

SIWON: apa yang kau katakan? Bukan
kau yang seharusnya minta maaf tapi
aku, aku yang salah karna tak
memperhatikan mu dan juga bayi kita..

Yoona masih tetap menangis dalam
pelukan siwon dan siwon terus
berusaha menenangkan nya,lama
mereka seperti itu sampai seseorang
mengetuk pintu, membuat keduanya
akhirnya melepas pelukan mereka.

SICA: Yoona ya.. (menghampiri memeluk
yoona)

YOONA: gwechana oenni.. (tersenyum)

NY.IM: Aigoo..yoong ada apa dengan
kandungan mu?

YOONA: aniyo..umma, semua baik-baik
saja. Tadi hanya perutku terasa sakit
dan siwon langsung membawaku
kemari..

NY.IM: Kau harus lebih berhati-hati,
jaga baik-baik cucu umma dan appa
(mengelus perut yoona)

YOONA: ne umma..

TN.IM: (tersenyum) jadi kalian sudah
Berbaikan?? (menatap yoona dan siwon)

YOONA: (mengangguk)

SIWON: ne..appa (tersenyum)

TN.IM: syukurlah kami senang
mendengarnya.

Cukup lama kemudian mereka berbincang sampai
sebuah ketukan pintu kembali
terdengar.
Dan siwon pun segera melangkah
untuk membukakan pintu.

SIWON: Oh..appa umma kenapa
kemari?

Tn. dan Ny.Choi yang ternyata juga datang
jauh-jauh dari Busan setelah siwon
menghubungi dan mengatakan yoona
masuk rumah sakit.

NY.CHOI: dasar anak ini, mana mungkin
umma bisa tenang dirumah mengetahui
menantu ku sakit (mendekati yoona)
bagaimana keadaan mu sayang??
(memeluk yoona)
YOONA: gwechana umma (tersenyum)
umma dan appa tak perlu repot seperti
ini..

NY.CHOI: apa siwon tak menjagamu
dengan baik? Anak ini benar-benar
membuatku kesal (mendekati siwon
dan memukulnya)

SIWON: aw..aww umma apa-apaan
ini?

NY.CHOI: kau apakan menantuku
hingga seperti ini? Bukankah umma
sudah katakan untuk menjaganya baik-
baik.. hah??

SIWON: ne..ne..umma aku juga sudah
menjaganya..tapi yoona juga keras kepala..

Yoona memutar mata mendengarnya.
Sementara Sica juga Tn. dan Ny.Im hanya
bisa tertawa melihatnya.

TN.CHOI: Yoona ya.. lihatlah, lain kali
jika siwon macam-macam bilang saja pada
umma mu.. biar dia yang menghajar siwon.

YOONA: (tertawa) ne appa.. arraseo..

SIWON: Aishh.. Yoona kau tak boleh
seperti itu..

NY.CHOI: appa mu benar.. kalau kau tak
menjaga yoona dengan baik umma yang
akan menghajarmu..

Ny.dan Tn.Im terus tertawa melihat
siwon dan juga umma nya,suasana
menjadi hangat diantara kedua
keluarga yang sudah tak bertemu sejak
acara pernikahan usai di laksanakan.

>>>

Hanya satu hari menginap dirumah
sakit. Yoona sudah diperbolehkan
pulang, namun ia belum diijinkan untuk
bekerja dan harus beristirahat dirumah.

Siwon kembali membawa yoona pulang
ke apartmen nya setelah terlebih dulu
mengambil kembali barang-barang milik
yoona yang sudah dikemasi oleh sica
dirumah nya.

SIWON: (menuntun yoona masuk)
selamat datang kembali..

YOONA: (tersenyum) gomawo..

Siwon tersenyum dan lantas membawa yoona untuk duduk
disofa.

SIWON: kau mau makan? Aku akan
membeli sesuatu diluar..

YOONA: aniyo (menggeleng)

SIWON: kau tak ingin sesuatu?

YOONA: hmm.. (menggeleng) aku
hanya ingin tidur, bisa antar aku
kekamar?

SIWON: ne..tentu saja..

Siwon merangkul pinggang yoona
kemudian mengantarnya masuk
kedalam kamar. membantu merebahkan tubuh
yoona dan memasangkan selimut
untuknya.

SIWON: tidurlah (mengecup kening
yoona) Aku akan mandi terlebih dulu..

YOONA: (tersenyum) gomawo..

Siwon keluar dari kamar kemudian
masuk kekamar mandi untuk
menyegarkan tubuhnya.

15 menit kemudian ia telah selesai, dan
langsung teringat pesan dokter padanya
agar yoona meminum beberapa vitamin
yang sudah diberikan.
Akhirnya siwon pun
kembali masuk ke kamar yoona.

Siwon POV

Kulihat dia sudah tertidur saat aku
masuk lagi kekamarnya.wajahnya yang
tenang saat tidur membuatku tak tega
membangunkan nya, namun aku harus tetap
melakukan nya karna aku tak ingin
melihatnya kembali masuk kerumah
sakit.

Berkali sudah kucoba membangunkan
nya dengan menggoyang kan
tubuhnya, namun ia tak juga merespon.
hingga akhirnya terlintas ide jahil
untuknya, perlahan kudekatkan
wajahku kemudian mengecup bibirnya.

sekali aku melakukan nya dan dia
tetap tak merespon hingga kemudian
aku melakukan nya lagi namun tak
kusangka kali ini dia justru menarik bibirku, membalas
ciuman ku dibibirnya.
Sedikit tak
percaya karna kini aku merasakan
ciuman kami semakin mendalam
hingga kemudian dia mendorong
dadaku menjauh darinya.

YOONA: aww…

SIWON: wae?

YOONA: aishh..kau menekan perutku..

SIWON: mianhae..gwechana?

YOONA: jangan meminta maaf padaku,
tapi minta maaflah padanya (mengusap
perutnya)

SIWON: mianhae aegy ah, apakah appa
menyakitimu (mengelus perut yoona)

YOONA: kenapa membangunkan ku?

SIWON: kau harus minum vitamin mu..

Siwon mencoba beranjak namun yoona
menahan lengan nya.

YOONA: (tersenyum) bisakah malam
ini kau tidur disini, aku ingin
bersamamu…

SIWON: (terkejut) MWO…

Author POV

Siwon yang masih terkejut dengan
permintaan yoona kini justru
merasakan kedua tangan melingkar
dipinggang nya, yoona sedang
memeluknya erat.

YOONA: wae? kau tak mau
menemaniku tidur?

SIWON: kau serius?

YOONA: (mengangguk) aku ingin kau
menemaniku, bukankah kita suami
istri.. dan sudah sewajarnya kita tidur
bersama kan…

Siwon tersenyum kemudian membelai
lembut rambut yoona.

SIWON: baiklah..tapi kau harus minum
vitamin dulu..

YOONA: (mengangguk)

Siwon lantas mengambil air minum dan
beberapa vitamin untuk yoona

yoona
segera menerima satu persatu vitamin
yang diberikan siwon kemudian meminum
nya.
Setelah nya Yoona menggeser posisi
tubuhnya agar siwon bisa tidur
disamping nya.

Dan kini keduanya tengah
duduk bersandar diatas tempat
tidur, dengan manja Yoona kembali
melingkarkan tangan nya dipinggang
siwon, kepalanya pun kini ia sandarkan
dibahu nya, ia kemudian tersenyum
seolah inilah yang sudah lama diinginkan
olehnya. karna saat-saat hamil seperti
ini sebenarnya ia menginginkan lebih
banyak perhatian namun dulu ia enggan
meminta semua itu dari siwon dan
justru bersikap cuek karna tak mau
membuat siwon merasa terbebani oleh
dirinya.

SIWON: apa aku boleh menanyakan
sesuatu?

YOONA: hmm…katakanlah!!

SIWON: tapi kau harus jawab dengan
jujur…

YOONA: Mwo…wae? Kau pikir aku
membohongimu..

SIWON: aniyo..bukan begitu

YOONA: (menatap siwon) lalu?

SIWON: hmm…siapa pria itu?

YOONA: (bingung) nugu ya?

SIWON: pria yang dirumah sakit itu?

YOONA: (mengingat) maksud mu
Heechul oppa..?

SIWON: mungkin.. Aku tak tahu
namanya, siapa dia? Mengapa kau
sangat dekat dengan nya? Kau bahkan
tersenyum sangat manis didepan
nya. Kau merangkul bahkan
memeluknya dia juga datang
kerumahmu dan membawakan bunga
untuk mu..

Yoona hanya tersenyum melihat siwon
berbicara dan mencecarnya dengan
berbagai pertanyaan.

SIWON: (memandang yoona) kenapa
kau justru tersenyum?

YOONA: emm…apa selama ini kau
mengikutiku? Kau cemburu?

SIWON: aniy..aniyo tak mungkin aku
cemburu, aku lebih tampan darinya..

YOONA: (mengeratkan pelukannya)
heuhh..padahal aku berharap kau
cemburu..

SIWON: wae..?

YOONA: agar aku semakin yakin kau
benar mencintaiku. Bukan sekedar
kasihan karna aku hamil… Pria yang kau
maksud adalah Heechul oppa mantan
kekasih sica oenni, dia sangat baik dan
sudah seperti kakak untuk ku..

SIWON: Oh..asal kau tahu, aku memang
sempat merasa tak suka melihat mu
begitu akrab dengan nya, aku bahkan
mengira dia kekasihmu..apa itu
namanya cemburu? (menatap yoona)
satu lagi, kau tak boleh meragukan ku,
my love is for you…just for you Im
Yoona.

Yoona kembali tersenyum mendengar
kata-kata rayuan dari Siwon yang kini juga memeluk
tubuhnya lumayan erat.

YOONA: saranghae…

SIWON: nado saranghae (mengecup
kening yoona)

Keduanya sudah berbaring saling
memeluk memberi kehangatan satu
sama lain dan ingin memejamkan mata untuk selanjutnya
berlari kealam mimpi, namun suara bel
apartmen yang berkali-kali berbunyi cukup
membuat keduanya terganggu.

YOONA: siapa malam-malam begini yang
datang?

SIWON: entahlah…biar aku melihatnya.

Siwon akhirnya turun dari tempat tidur
untuk memastikan siapa yang mengganggu dengan datang ke
apartment nya malam-malam.

SIWON: (membuka pintu) OMO…
(terkejut) ada apa ini?

“SURPRISE”

tanpa ia duga sebelumnya,semua rekan
kantor yang ternyata mendatangi
apartmen nya.

SIWON: apa yang kalian lakukan?
HAE: kau mana boleh seperti ini, kita
semua datang untuk merayakan
pernikahan kalian..

HYUK: yupp..benar, kau dan pimpinan
tim sudah menyembunyikan pernikahan
dan tak mau merayakan nya, jadi kita
semua putuskan untuk merayakan nya
sekarang..

SIWON: Aigoo…

Tanpa menunggu siwon memberikan
ijin untuk masuk kedalam,semuanya
sudah dengan santainya memasuki
apartmen siwon.

YURI: dimana pimpinan tim? Yoona ssi.. Yoona ssi …
(memanggil yoona)

SOO: ne…Siwon dimana dia?

SIWON: dia sedang beristirahat, kami
bahkan baru pulang dari rumah sakit
tadi..

Yoona yang mendengar suara gaduh dari
luar segera membuka pintu kamarnya.

YOONA: Astaga…Kalian? Apa yang kalian
lakukan? Kenapa kemari?

SOO: annyeong Yoona ssi.. Aigoo kami
hanya ingin merayakan pernikahan
kalian.. mana boleh seperti itu
menyembunyikan pernikahan dari
kami..

SUNNY: ne..jangan khawatir kita sudah
bawa makanan dan minuman sendiri
(tersenyum)

SEO: kami tak akan merepotkan mu
Yoona ssi..

HYO: kajja..kajja, kita siapkan
semuanya..

Hyo mengajak rekan-rekan yeoja nya
menyiapkan dan menata piring serta
gelas untuk semuanya.

Yoona dan Siwon sama-sama
terbengong dan hanya bisa menatap
heran juga pasrah dengan tingkah
konyol rekan-rekan nya.

KYU: kenapa kalian bisa menikah?

SIWON: (tersenyum) karna aku
mencintainya..

KYU: Aishh..kukira kalian berdua
bermusuhan, ternyata itu semua
sekedar akting?

SIWON: (terkikik)

Semua mulai terlarut dengan berbagai
topik obrolan yang membuat suasana
menjadi semakin akrab.

Tak berapa lama terdengar pintu apartmen yang tak terkunci itu
kembali terbuka, membuat semua kini
menoleh mencari tahu siapa yang datang.

FANNY: (tersenyum) annyeong..

TAEYEON: kenapa tak ada yang
memberitahu ku..

Ternyata Taeyeon dan Fanny yang saat itu
datang.
Kedatangan mereka berdua
cukup membuat yoona kembali terkejut.

YOONA: Oh..sajangnim (membungkuk
memberi salam)

TAEYEON: (tersenyum) chukaeyo
Yoona ssi.. Aku ikut
bahagia…seharusnya kau
mengundangku.

YOONA: kamsahamnida sajangnim..

FANNY: cukkae Siwon..(tersenyum)

SIWON: ne gomawoyo..

Taeyeon dan Fanny kemudian
bergabung dengan yang lain,menikmati
beberapa hidangan makanan dan juga
minuman yang sudah tersedia.

Yoona yang memang masih belum terlalu fit hanya
tersenyum menyaksikan obrolan
rekan-rekan nya.
Ia duduk disebelah
siwon dengan merangkul lengannya.

SIWON: (tersenyum) kau mengantuk?
Kau bisa beristirahat lebih dulu tak
perlu menemani mereka, biar aku saja..

YOONA: (menggeleng)

SIWON: (mengusap rambut yoona)

YOONA: (tersenyum menggenggam
tangan siwon)

Fanny terdiam memperhatikan yoona
dan siwon.
Tak bisa ia pungkiri meski ia
sudah menyangkalnya tetap saja rasa
sakit masih bisa ia rasakan saat ini,
melihat yoona dan siwon sama-sama
tersenyum memang bukan
pemandangan mengenakan untuk nya. Dan bukan hal yang mudah untuk bisa ia terima.

FANNY: mianhaeyo..aku permisi
pulang duluan (berdiri dari duduknya)

HAE: waeyo fanny ssi?

FANNY: aniyo…aku masih ada
keperluan diluar (menatap Siwon) aku
pergi annyeong..

YOONA: Fanny ssi gwechana?

FANNY: ne (memaksa tersenyum)

YOONA: (menatap siwon)

SIWON: (mengangguk)

YOONA: gomawoyo fanny ssi…

FANNY: ne..annyeong..

TAEYEON: (menepuk bahu siwon) aku
akan pulang bersamanya (tersenyum)
Yoona ssi beristirahatlah, pulihkan
kondisi tubuhmu,kau tak perlu datang
kekantor besok..

YOONA: ne sajangnim..

Suasana sedikit berbeda setelah
kepergian fanny yang tiba-tiba, padahal baru
beberapa menit dia datang.

KYU: (berdeham) ehmm..
(memperhatikan yoona dan siwon)
kurasa ini sudah terlalu malam lebih
baik kami pulang, mianhae..telah
mengganggu waktu istirahat kalian..

Kyu mencoba memberikan kode
dengan tatapan matanya pada yang
lain. Mengisyaratkan untuk lebih baik
mereka menyudahi acara dadakan
malam ini.

SIWON: gwechana..terimakasih telah
mengunjungi kami (tersenyum)

HAE: (menepuk bahu siwon) kami
pulang (tersenyum)

Tak lama keadaan apartemen siwon
kembali sepi tak seramai tadi, Siwon
pun meminta yoona beristirahat lebih
dulu sedangkan ia akan membersihkan
apartmen nya terlebih dulu sebelum
tidur.

YOONA: biarkan aku membantumu..

SIWON: aniy.. Kau tidur saja
(memakaikan selimut ditubuh yoona)
kau masih perlu banyak istirahat.

YOONA: aku akan memarahi mereka
saat dikantor karna telah membuat
apartmen kita berantakan..

SIWON: kurasa kau memang harus
melakukan nya (tersenyum) tidurlah..
(mengecup kening yoona)

YOONA: (tersenyum memejamkan
mata)

>>>

Pagi menjelang ketika Yoona terbangun dari
tidurnya, tersenyum merasakan tangan
siwon yang memeluknya, memberikan
kehangatan ditubuhnya sejak semalam.

Perlahan ia menyingkirkan tangan
siwon, menyingkap selimut dari
tubuhnya kemudian turun dari tempat
tidur dan keluar dari kamarnya.

menyikat gigi juga membasuh
wajahnya, Ia  langsung melangkah
kedapur.

YOONA: emm.. apa yang harus aku
siapkan untuk sarapan? (membuka
kulkas)

Yoona tak bisa menemukan bahan
makanan dari dalam kulkas,sepertinya
siwon hanya akan sarapan dengan roti
dan juga kopi karna hanya itu yang bisa ia
temukan.

YOONA: Aishh.. Bukankah aku hanya
meninggalkan tempat ini beberapa
hari, kenapa sama sekali tak ada
bahan makanan yang bisa kumasak.

Yoona masih mencoba membuka-buka
lemari makanan, berharap menemukan
sesuatu yang bisa ia olah untuk sarapan
pagi suaminya.

SIWON: apa yang sedang kau lakukan?
(memeluk dari belakang)

YOONA: Oh…kau sudah bangun! Aku
ingin membuat sarapan untuk mu,tapi
aku tak menemukan apapun selain ini..
hanya roti dan kopi, kau mau?

SIWON: (tersenyum) kau tak perlu
repot, duduklah..

Siwon melepas pelukan nya kemudian
menuntun yoona untuk duduk disalah
satu kursi meja makan yang berada tak
jauh dari dapur.

SIWON: (menarik kursi) duduklah..
YOONA: Siwon aku bisa melakukan
nya untuk mu..

SIWON: Aniya Chagiya…dokter bilang
kau tak boleh terlalu lelah (tersenyum)

YOONA: (mengerutkan kening)

SIWON: wae? Apa ada yang salah?

YOONA: apa maksudmu chagi ya?

SIWON: (tersenyum) apa aku tak boleh
memanggil istriku dengan panggilan
sayang… Chagi ya!!

YOONA: aishh…kau ini..

SIWON: Chagi ya..bukankah itu sangat
manis didengar dan aku mau kau juga
mengubah caramu memanggil ku..
(duduk disamping yoona)

YOONA: Mwo…Siwon apa maksud
mu?

SIWON: Aigoo…sudah kukatakan kau
harus mengubah caramu memanggil
ku, Siwon? Aku suamimu bukan lagi
rekan kerjamu..

YOONA: haruskah aku melakukan nya
Choi Siwon ssi.. (tertawa)

SIWON: yak..chagi ya mulailah
membiasakan dirimu dengan
memanggil ku yeobo (tersenyum)
ya..kau harus memanggil ku seperti itu
(mengedikan mata)

YOONA: bagaimana jika aku tak mau
melakukan nya?

SIWON: jika kau tak mau,aku akan…emm…

Siwon mencoba memikirkan sesuatu yang
mungkin bisa membuat yoona menuruti
keinginan nya dengan memanggilnya
‘yeobo’

SIWON: Aa… (tersenyum)

YOONA: Ishh…kau benar-benar seperti anak
kecil Si…

Ucapan Yoona terputus setelah siwon
dengan jahil mencium bibirnya hanya
beberapa detik lamanya namun sudah
cukup membuat yoona terbungkam
membisu.

SIWON: bagaimana menurutmu? Itu yang
akan aku lakukan jika kau tak mau
mengubah caramu memanggilku.. itu hukumannya…

Siwon berdiri dari duduknya, ia
mengambil cangkir kemudian
menyeduh kopi nya, Yoona bertahan
dalam diamnya mencoba mengatur
perasaan nya sendiri.

YOONA: (berkata dalam hati) Oh Tuhan
Choi Siwon tidakkah kau tahu apa yang
kurasakan, yang kau lakukan tadi sudah
hampir membuatku kehilangan detak
jantung ku.

Setelah selesai menyeduh kopinya
siwon kembali duduk dimeja makan
disamping yoona, ia juga membawakan
segelas air putih hangat untuk yoona.
sedikit demi sedikit siwon menyesap
kopinya sambil sesekali melirik kearah
yoona.

SIWON: masih tak mengerti dengan
apa yang tadi aku katakan? (tersenyum)

YOONA: aniy.. (menggeleng)

SIWON: jadi…?

YOONA: aku mengerti Si w…

Chu~

SIWON: (mencium yoona) kau benar-benar
tak mengerti chagi ya…

YOONA: Yak.. (memukul lengan siwon)
aku belum selesai mengatakan
maksudku, kenapa kau langsung
mencium ku..

SIWON: itu karna kau belum juga
memenuhi keinginan ku (tersenyum)
Siwon ssi, Siwon ssi, Siwon ssi…
Akhh..aku jadi sungguh tak suka
mendengarnya.

YOONA: (tersenyum) dasar
menyebalkan..baiklah aku akan
memanggilmu ‘yeobo’… Kau puass..

SIWON: (terkikik) aigoo…itu sangat
manis chagiya, gomawoyo (mencium
bibir yoona)

YOONA: Yak.. Bukankah jika aku
memanggilmu yeobo kau tak akan
mencium ku…

SIWON: (tertawa) siapa bilang aku
takkan mencium mu, itu tadi ciuman
trimakasih karna kau telah membuatku
bahagia pagi ini (tersenyum) jadi setiap
ciuman yang aku berikan padamu
masing-masing akan punya makna yang
berbeda-beda..

Siwon tersenyum puas karna telah
berhasil membuat yoona terbengong
heran mendengar ucapan nya.

SIWON: Chagi ya..aku akan bersiap
kekantor..

Siwon berdiri memundurkan
kursinya, kemudian meninggalkan
yoona untuk masuk kekamar mandi.
setelah siwon tak lagi didekatnya
Yoona justru tersenyum-senyum
sendiri mengingat perlakuan siwon yang
tadi, ia pun lantas masuk kekamarnya
untuk menyiapkan pakaian kerja untuk
siwon.

YOONA: hmm…kurasa mulai sekarang
dia harus mengikuti selera fashion ku,
aku sungguh tak menyukai cara
berpakaian nya (tersenyum)

Yoona mulai memilih dan mencocokan
beberapa pakaian siwon yang mungkin
akan cocok untuk dikenakan siwon hari
ini, dan begitu siwon masuk kekamar
yoona langsung menawarkan pakaian
yang dipilih nya pada siwon.

YOONA: Siwon ssi, aku sudah
memilihkan pakaian mu (menyerahkan
pakaian pada siwon) pakailah ini..
(tersenyum)

SIWON: Kau lupa lagi..

YOONA: nde.. (bingung)

SIWON: apa jangan-jangan kau sengaja
melakukan nya, agar mendapatkan lagi
ciuman dariku.. (mendekat pada yoona)

YOONA: MWO… Aniya, maksudku aku
sudah memilihkan pakaian untuk mu
yeobo…jadi pakailah ini..

Siwon terkikik melihat ekspresi
yoona,ia pun menerima baju yang
dipilihkan yoona untuknya.

YOONA: aku akan keluar..

SIWON: (menarik tangan yoona) mau
kemana chagi ya?

YOONA: aku akan keluar.. bukankah kau
perlu berganti pakaian..

SIWON: apa tak sebaiknya kau tetap
disini saja (tersenyum) kau bisa
langsung memilihkan lagi pakaian yang
lain jika ini tak cocok untuk ku..

YOONA: hah…itu hanya alasan
mu, kupikir itu sudah pilihan yang tepat. Kau harus memakainya!!
jangan mencoba mencari kesempatan
Choi Siwon ssi..

SIWON: Yak chagiya..kau melupakan
nya lagi..??

Yoona segera bejalan keluar dari
kamar,sebelum siwon kembali berulah
padanya.

YOONA: inikah sifatnya yang sebenarnya? Lucu sekali..
Dia benar-benar berbeda dari sebelum
nya…Dia begitu hangat dan
menyenangkan..

Yoona bergumam sendiri sambil
menunggu siwon keluar dari kamar,
hari ini ia memang belum mulai masuk
kerja, dokter masih memintanya
beristirahat dirumah sampai beberapa
hari kedepan untuk memulihkan
kondisi tubuhnya.

yoona kembali
tersenyum mengingat setelah 5 bulan
pernikahan nya baru kali ini ia
menyiapkan pakaian untuk siwon.

SIWON: (keluar dari kamar)
Chagiya…aku akan berangkat..

YOONA: (mendekat kearah siwon) ne..
hati-hatilah (tersenyum)

SIWON: menyenangkan mendengar itu darimu. .. jangan lupa minum vitamin mu
(mengusap rambut yoona) dan hubungi
aku jika terjadi sesuatu (mengecup
kening yoona)

YOONA: (tersenyum) iya aku tahu..

SIWON: (mengusap perut yoona) aegy
ah..jaga oemma ne, appa kerja dulu
(membungkuk mencium perut yoona)

YOONA: cepatlah nanti kau telat,kau
terlalu lama berpamitan..

SIWON: Arraseo.. (memeluk yoona)
sebenarnya aku tak ingin meninggalkan
mu, tapi aku ada janji pemotretan hari
ini..

YOONA: gwechana.. Aku bukan anak
kecil yang akan menangis begitu saja
hanya karna sendirian dirumah
(tersenyum) tak perlu khawatir..

SIWON: ada sesuatu yang kau inginkan?
Akan kubelikan nanti..

YOONA: (menggeleng)

SIWON: baiklah.. (mengecup bibir
yoona) annyeong..

>>>

Sebelum yoona kembali masuk kantor
semua pekerjaan nya otomatis diambil
alih oleh Tiffany, seperti saat ini yang ia
lakukan, sibuk memeriksa beberapa
artikel yang akan di pakai untuk edisi
mendatang majalah RAINBOW.

Sesaat ia menghentikan aktifitas nya
dan justru menatap kursi kosong yang
biasa ditempati yoona.

FANNY: (bergumam) kau benar-benar
wanita beruntung Yoona ssi, kau
mendapatkan cinta dari pria paling
sempurna yang pernah ku kenal,kau juga
bertahan dengan karier mu yang
cemerlang, aku iri padamu Yoona
ssi, Bisakah aku memiliki salah satu
diantara nya, jika Siwon tak bisa lagi
menjadi milik ku setidaknya bisakah
aku mengambil karier cemerlang mu?
(tersenyum)

Fanny tak lagi berkutat dengan artikel
didepan nya yang harus ia periksa, dan
justru berganti memikirkan hal-hal yang
sesaat terlintas dipikiran nya tentang
Yoona.

HAE: (membuka pintu) Tiffany ssi.. apa
yang sedang kau kerjakan? Sampai tak
mendengar aku mengetuk pintu
berkali-kali…

FANNY: (menoleh kearah donghae)
euh.. Donghae ssi, maaf aku tak
mendengar mu tadi, sepertinya aku
terlalu fokus memeriksa ini
(menunjukan airtikel didepan nya)
waeyo?

HAE: aku sudah selesai melakukan
pemotretan, kau bisa memeriksanya
(menyerahkan hasil foto)

FANNY: ne aku akan melihatnya nanti
(tersenyum)

HAE: (memperhatikan meja kerja
yoona) kapan pimpinan tim bisa
kembali bekerja?

FANNY: (terdiam)

HAE: dia mempunyai kehidupan yang
sempurna sekarang (tersenyum) karier
nya bagus, menikah dan tak lama lagi
memiliki anak, itu pasti sangat
membahagiakan, aku jadi iri pada
siwon (tersenyum memperhatikan
fanny) Fanny ssi gwechana..?

FANNY: Ahh.. ne gwechana, maaf
sepertinya kau bisa keluar,aku harus
menyelesaikan pekerjaan ku..

HAE: Oh.. Okey (berdiri) Fanny ssi apa
kau ada waktu sepulang kerja?

FANNY: wae?

HAE: emm..kurasa aku ingin
mengajakmu makan diluar..

FANNY: (mengerutkan kening) dalam
rangka apa?

HAE: (menggaruk tengkuk nya)
emm..sekedar makan saja (tersenyum)
kau mau..?

FANNY: aku belum bisa pastikan,nanti
aku kabari..

HAE: baiklah..selamat bekerja fanny
ssi (keluar)

Fanny menatap donghae yang melangkah
keluar dari ruangan nya dan ia kembali
teringat ucapan Hae tentang yoona tadi.

FANNY: kau benar Donghae ssi..
Kehidupan yang dimiliki Yoona saat ini
terlalu sempurna, aku yakin bukan
hanya aku satu-satu nya wanita yang iri
padanya (tersenyum sinis)

>>>

Setelah hampir seharian ditinggal
Siwon bekerja Yoona mulai merasa
bosan, sedari tadi tak ada yang dilakukan
nya selain tidur, menonton acara televisi, tidur kemudian bangun lagi..

YOONA: (memperhatikan jam dinding)
baru jam 4, berarti aku masih harus
menunggunya pulang (mendengus)

perlahan Yoona bangkit dari sofa yang
diduduki nya, kemudian berjalan
menuju ruang kerja siwon.
entah
kenapa ia tiba-tiba ingin masuk
keruangan itu.

YOONA: (bergumam) apa yang selalu dia
kerjakan disini..?

Yoona mulai memperhatikan tiap sudut
ruangan itu, dan apa saja yang berada
didalam nya.

Ini memang bukan
pertama kali ia masuk kedalam nya.
tapi inilah pertama kalinya ia
memperhatikan semua yang ada didalam
nya.

YOONA: (tersenyum) foto ini indah
sekali, dimana Siwon mengambil foto
ini? aku jadi ingin pergi ketempat ini..

Yoona terus memperhatikan beberapa
foto hasil jepretan kamera milik Siwon
yang sengaja ditempel siwon disebagian
dinding ruang kerjanya.

setelah puas
dengan itu,Yoona kini beralih
memperhatikan meja kerja siwon
dengan duduk dikursi meja kerja itu.

YOONA: (membuka laci meja) dia juga
menyimpan foto disini..

Yoona mengambil beberapa foto dari
dalam nya, melihat nya satu persatu
dengan senyum yang sesekali menghiasi
wajahnya.

YOONA: bukankah ini Tiffany..

Sebuah foto yang menggambarkan
kedekatan Siwon bersama fanny,saat
ini sedang dilihatnya dan berhasil
membuat senyuman itu sirna dari
wajahnya.

YOONA: jadi Siwon masih menyimpan
nya sampai sekarang…

Tak mau berlama-lama melihat foto
itu, dengan kasar yoona kembali
memasukan nya kedalam laci seperti
semula, ia pun berdiri dari duduknya
dan lantas keluar dari ruangan itu.

YOONA: daripada aku kesal dan
semakin bosan disini lebih baik aku
keluar mencari udara segar..

Yoona mengambil jaket dan juga syal
dari dalam kamarnya.
ia kemudian
keluar dari apartmen menuju sebuah
super market yang berada tak jauh dari
gedung apartmen itu, ia teringat saat
tadi pagi tak menemukan bahan
makanan apapun dari dalam kulkas dan
sepertinya ia memilih untuk berbelanja
bahan makanan disana.

>>>

Dengan membawa beberapa kantong
belanjaan yang dibelinya, yoona terlihat
kerepotan bahkan hanya untuk sekedar
menekan tombol lift yoona nampak
kesusahan.

SIWON: chagiya.. Apa yang kau lakukan
disini?

Yoona yang menyadari suara itu milik
siwon segera menoleh dan benar siwon
sedang berjalan cepat kearahnya.

SIWON: chagiya..Kau berbelanja..
(mengambil kantong belanjaan dari
tangan yoona) serahkan padaku,biar
aku yang membawanya..

Yoona hanya diam tak menjawab
ucapan siwon. Ia langsung menekan
tombol lift kemudian masuk diikuti
siwon.

Setelah beberapa saat lift kemudian berhenti dilantai apartemen mereka.

yoona lebih dulu keluar dan lantas membuka pintu apartmen
dan masuk tanpa memperdulikan siwon.

SIWON: chagiya..kau kenapa?

Siwon masih memperhatikan raut
wajah yoona yang tampak tak antusias
melihatnya.

SIWON: seharusnya kau mengatakan
padaku, aku bisa melakukan nya untuk
mu, kau masih harus beristirahat..

setelah meletakkan kantong belanjaan,
siwon kembali mencoba berbicara pada
yoona.

YOONA: terlalu lama kalau aku
menunggumu, kau mau membuat kami
kelaparan seharian..

Yoona mendudukan dirinya
disofa, menyandarkan bahunya pada
sandaran sofa. hanya berjalan tak
terlalu jauh tapi ia sudah merasakan
lelah ditubuhnya, terutama pada
kakinya yang mulai terasa pegal. Yoona sedikit membungkuk untuk memijit nya.

SIWON: (duduk disebelah yoona)
kami..? Nuguya? Siapa yang kau maksud
kami..?

YOONA: Ck! tentu saja aku dan anak ini
(mengelus perutnya) kau pikir dia tak
perlu asupan makanan..

SIWON: Aigoo…mianhae (mengelus
perut yoona) appa melupakan mu..
(mencium perut yoona) Maafkan aku
chagiya (mencium pipi yoona) baiklah
karna tadi kau sudah berbelanja,seka
rang giliran ku, biar aku yang memasak
untuk mu.. Kau hanya perlu menunggu
sebentar.. (trrsenyum)

Siwon melangkah kedapur tanpa
mengganti pakaian terlebih dulu, ia hanya
menggulung lengan bajunya dan mulai
membuka kantong belanjaan yang tadi
dibeli yoona. Untuk kemudian mengeluarkan beberapa
jenis sayuran dari dalam nya.

SIWON: Chagiya..kau mau aku
memasak apa untukmu? Katakanlah..

YOONA: memangnya kau bisa apa? terseah kau saja..

SIWON: baiklah.. Ku pastikan kau akan
menyukai apa yang akan kumasak untuk
mu..

Siwon mulai sibuk menyiapkan semua
bahan-bahan nya, dan memulai dari mengupas
bawang juga memotong dan mencuci
sayuran juga mengocok beberapa butir
telur menjadi satu.

Yoona tak lepas memperhatikan siwon
dari tempatnya.
Dari mana dia memiliki keahlian memasak seperti itu?

sedikit senyum perlahan mulai
menghiasi wajahnya padahal ia tadi
sempat kesal mendapati sebuah foto
milik siwon yang tengah berangkulan dengan fanny,
masih tersimpan rapi dilaci meja kerja
siwon.

namun melihat siwon kini
membuat rasa kesal nya perlahan-
lahan memudar..

Tak berapa lama Siwon sudah berhasil
menyelesaikan masakan nya, beberapa
piring makanan kini sudah tertata
diatas meja.

SIWON: (menghampiri yoona)
Chagiya..ayo makan dulu..

YOONA: apa sudah selesai?

SIWON: mm..(mengangguk kemudian
membantu yoona berdiri)

Kini keduanya duduk berhadapan,
Yoona mulai mencicipi beberapa
makanan yang dimasak siwon untuknya.

SIWON: bagaimana rasanya? Kau
suka?

YOONA: (mengangguk) gomawo..
(tersenyum)

SIWON: kau harus menghabiskan
semuanya..jangan sampai anak kita
kelaparan,arra..

YOONA: hm..(mengangguk) arraseo..

SIWON: Aaa…buka mulutmu,cobalah
yang ini (menyuapi yoona) otte..?

YOONA: emm..terlalu asin.. (meminum
segelas air)

SIWON: jinja? (mencoba makanan nya)
ne..yang ini terlalu asin (tertawa) chagiya
kau jangan memakan nya..

YOONA: (tertawa) kupikir kau seorang ahli tadi…

Keduanya kembali melanjutkan makan
malam bersama,Siwon juga beberapa
kali menyuapi yoona walaupun yoona
lebih sering menolaknya.

Selesai makan Yoona membereskan
dan mencuci piring, walau siwon
melarangnya namun ia tetap
melakukan nya dan membiarkan siwon
untuk mandi.

Setelah mandi dan berganti pakaian
Siwon mendapati Yoona kembali duduk
disofa, segera ia menghampiri dengan duduk
disebelahnya, kemudian meraih kepala
yoona agar bersandar dibahunya.

SIWON: Kau belum mengantuk?

YOONA: (menggeleng) seharian ini
kerjaan ku hanya tidur, sekarang aku
jadi tak mengantuk..

SIWON: emm…apa kau bosan?

YOONA: sangat..aku juga kesal tadi..

SIWON: (tersenyum) kesal? Waeyo?

YOONA: kau yang membuatku kesal ..

SIWON: Mwo..memangnya apa yang
kulakukan?

YOONA: kau mau tahu apa yang
membuatku kesal?

SIWON: tentu saja.. itu pasti alasan mengapa kau sedikit mengacuhkan ku tadi..

YOONA: kalau begitu..aku akan memberitahu mu..

Yoona kemudian berdiri dari
duduknya, ia berjalan masuk keruang
kerja siwon dan tak lama kembali
keluar dengan membawa selembar foto
ditangan nya.

YOONA: ini yang membuatku kesal
padamu.. (cemberut)

Siwon melihat foto yang diberikan yoona
padanya, awalnya ia terkejut melihat
yoona menemukan foto nya bersama
fanny yang seingatnya ia sudah
membuang semua benda-benda kenangan
nya bersama fanny, namun sesaat
kemudian siwon justru tersenyum
menyadari kekesalan yoona padanya
didasari rasa cemburu nya pada fanny.

SIWON: jadi ini alasan kau menekuk
wajahmu tadi? Kau bahkan tak antusias
saat aku pulang.

YOONA: untuk apa kau masih
menyimpan nya?

SIWON: aku bahkan tak ingat dengan
foto ini..

Siwon tiba-tiba memasukan foto itu
ketempat sampah yang berada tak jauh
dari tempatnya.
Yoona cukup terkejut melihat
siwon melakukan hal itu dihadapan nya.

SIWON: (memeluk yoona)
mianhae..aku tak akan membuatmu
kesal lagi..

YOONA: Siwon ssi aku bukan…

SIWON: (melepas pelukan nya) kau
lupa.. (mengecup bibir yoona) atau
pura-pura lupa..(menciumnya lagi)

YOONA: aniyo..Siwon ssi maksud ku..

SIWON: aku tahu maksudmu (mencium
bibir yoona) inikan yang kau
inginkan..Kau tak mau memanggil ku
‘yeobo’ lagi agar aku terus mencium
mu..

YOONA: MWO.. Aishh..

SIWON: Ayolah chagiya..sejak aku
pulang aku belum mendengarmu
memanggil ku yeobo seperti tadi pagi..

YOONA: aniy…aku tak akan melakukan
nya yeobo.. (tertawa dan berlari
kekamar)

SIWON: yak..chagiya kau sudah
mengatakan nya tadi (menyusul masuk
kekamar)

YOONA: (menjerit) yak
yeobo..lepaskan aku

>>>

Selepas bekerja malam ini fanny
menerima ajakan makan bersama
Donghae, keduanya kini berada
disebuah resto yang bersebrangan
dengan kantor majalah RAINBOW.

HAE: Fanny ssi kau tak menyukai
makanan mu?

FANNY: euh..aniya (tersenyum)

HAE: kau mau aku pesankan yang lain?

FANNY: tak perlu donghae ssi..

Donghae kembali menikmati makanan
nya,sambil tetap memperhatikan fanny
yang sepertinya tak berselera makan dan
lebih memilih meminum soju di
gelasnya.
entah sudah berapa banyak
yang ia habiskan.

HAE: Fanny ssi..hentikan (mengambil
gelas fanny) kau sudah terlalu banyak
minum..

FANNY: Donghae ssi, berikan gelas nya
padaku..

HAE: aniy..kurasa kau sudah mabuk.

FANNY: berikan padaku,aku harus
minum untuk melupakan sakit hatiku..

HAE: sakit hati..? Apa yang membuatmu
sakit hati..?

FANNY: Kau tak perlu tahu..

Fanny tak memperdulikan ucapan
donghae, ia justru mengambil botol soju
dari atas meja dan langsung
menenggaknya.

HAE: (merebut botol soju dari tangan
fanny)

FANNY: apa yang kau lakukan..? (Kesal)

HAE: sebaiknya kita pulang, aku akan
mengantarmu..

Donghae mendekat untuk memapah
fanny keluar dari tempat itu,namun yang
terjadi fanny seperti kehilangan
kendali.
Ia justru menyapu atas meja
dengan kedua tangan nya,membuat
gelas, piring juga beberapa botol soju yang berada diatasnya
jatuh dan pecah berserakan dilantai.
hal
ini tentu membuat donghae terkejut. dan juga,
suara gaduh mulai terdengar karenanya .

HAE: Fanny ssi.. (memegang kedua
bahu fanny) gwechana..?

FANNY: (menyingkirkan tangan dong hae)
jangan menyentuh ku..!!

Fanny terlihat kacau saat ini,seolah tak
sadar dengan apa yang baru saja
dilakukan nya, dengan enteng ia
melangkah keluar resto sementara donghae
masih harus berhadapan dengan
pemilik resto yang meminta ganti rugi padanya.

HAE: Maaf telah membuat keributan,
saya akan mengganti semuanya, Tn.
bisa menghitung kerugian nya dan
kirimkan tagihan nya pada kartu kredit
saya..

Setelah berbicara singkat dengan sang
pemilik resto, Hae langsung berlari
keluar menyusul fanny, dilihatnya
fanny tengah berjalan gontai ditrotoar
jalan sambil bergumam tak jelas.

Donghae
yang tak mengerti akan isi hati fanny,
hanya bisa mengikuti nya dari
belakang.

Entah apa yang kini ada dalam
penglihatan fanny hingga membuatnya
begitu saja mencoba menyebrang jalan
dan mengakibatkan dirinya sendiri
hampir tertabrak, andai sang
pengemudi sebuah mobil sedan silver
yang sedang melintas tak menekan rem
dengan cepat.

Dan Fanny hanya terjatuh
diatas aspal.

HAE: (berlari) fanny ssi..

Donghae segera memapah fanny untuk
berdiri,dan mencoba menyadarkan nya
dari keterkejutan yang dibuatnya sendiri.

HAE: gwechana.. Apa yang kau lakukan?
Kau hampir mencelakai dirimu sendiri..

Tak ada jawaban yang keluar dari mulut
fanny, ia diam membisu dan beberapa
detik setelahnya fanny justru
kehilangan kesadaran nya secara
penuh.

____: aigoo.. Ottokhae? Apa aku
membuatnya terluka?

Sang pengemudi keluar dari dalam
mobilnya dan langsung menghampiri
Donghae yang sedang menahan tubuh fanny yang
sedang pingsan agar tak jatuh.

HAE: gwechana..kurasa dia hanya
pingsan.

____: masuklah kemobil ku, aku akan
mengantar kalian pulang.

HAE: tak perlu Nona, sebaiknya aku
menggunakan taksi saja..

____: Jam segini kau akan susah
menemukan taksi, ayolah.. Kau akan
membuatku merasa bersalah jika
menolak nya..

Hae pun kemudian menyetujui tawaran
sang pengemudi mobil, ia
membaringkan fanny di jok belakang.
setelahnya ia juga ikut masuk dan
duduk didepan disamping sang
pengemudi mobil.

HAE: mianhae , telah merepotkan mu..

____: (tersenyum) gwechana..seper
tinya kekasihmu mabuk..

HAE: (tersenyum) dia bukan kekasih ku
nona, kami hanya rekan kerja..

____: Oh..sorry (tersenyum)

>>>

Setelah mengantarkan fanny
kerumahnya, Hae menolak tawaran
sang pengemudi yabg berniat
mengantarnya.
Donghae lebih memilih pulang
sendiri karna tak mau semakin
merepotkan nya.

HAE: trimakasih atas tawaran mu nona
(tersenyum)

____: kau yakin..?

HAE: nde..aku sudah menyita waktumu
dengan mengantarkan teman ku..

____: baiklah aku permisi..

HAE: gomawo atas bantuan mu nona..
(terdiam)

____: (tersenyum) Jessica.. namaku
Jessica.

HAE: Oh..gomawo Jessica ssi, aku Lee
Donghae (tersenyum) senang bertemu denganmu…

SICA: ne.. annyeong..

Sica lantas melajukan lagi
mobilnya, dari kaca spion mobilnya ia
masih bisa melihat donghae
melambaikan tangan padanya.

SICA: namanya Lee donghae..hmm..kurasa
aku akan mengingat nya (tersenyum)

>>>

Hari ini Yoona bersikeras memaksa
siwon agar mengijinkan nya kembali
kekantor, 3hari beristirahat dirumah
terasa cukup lama untuknya.

YOONA: Yeobo..ayolah aku sudah
sehat sekarang.

SIWON: seminggu chagiya, aku sudah
meminta cuti untukmu pada Taeyeon
ssi selama seminggu..

YOONA: untuk apa selama itu.. jika
sekarang saja aku sudah sehat..

SIWON: heuhh..sekali ini saja,bisakah
kau mendengar apa yang ku katakan
(mencubit hidung yoona)

YOONA: Aww.. (memegang hidungnya)
sakit.. (memukul lengan siwon)

SIWON: makanya kau harus menurut
apa yang dikatakan suami mu, arra..
(tersenyum)

YOONA: yeobo..(mencium pipi siwon)
otte..? Kau akan mengijinkan ku?

SIWON: hm…..

Siwon masih tak yakin untuk
membiarkan yoona pergi ke kantor.
Ia tahu pasti yoona akan lupa waktu jika
sudah berhadapan dengan pekerjaan
nya.

SIWON: hm…tetap tidak boleh!!

YOONA: yeobo..aku pimpinan tim,apa
jadinya jika aku terus tak masuk
seperti ini..

SIWON: ada fanny yang mengambil alih
pekerjaan mu, jangan khawatir
(tersenyum)

YOONA: (cemberut) jadi kau lebih suka fanny menggantikan posisi ku?

SIWON: Astaga.. bukan seperti itu maksudku…

YOONA: Lalu??

Yoona tetap tak menyerah, ia mengikuti
siwon kemanapun langkah siwon saat
ini.

YOONA: yeobo.. (menarik tangan
siwon)

SIWON: chagi ya..aku harus
bersiap.. sebaiknya kau siapkan pakaian
ku..

YOONA: yeobo.. (mengikuti siwon)

SIWON: aigoo..kenapa mengikuti ku
seperti ini..

YOONA: aku akan terus mengikuti mu
sampai kau mengijinkan ku..

SIWON: Aku harus mandi chagi,apa kau
juga akan mengikutiku? (tersenyum)

YOONA: (mundur beberapa langkah)

SIWON: (menarik tangan yoona) wae?
Kau bilang akan terus mengikuti ku
(tersenyum) aku tak keberatan jika kau
ingin melakukan nya..(menyeringai)

YOONA: Ishh..mandilah, akan
kusiapkan pakaian mu
Yoona buru-buru beralih dari hadapan
siwon, dan membuat siwon jadi terkikik geli
karenanya.

>>>

Beberapa menit berada dalam kamar
mandi, Siwon telah selesai menyegarkan
tubuhnya, ia kemudian masuk kekamar
dan mendapati Yoona tengah duduk
diatas tempat tidur sambil memeluk
kedua lututnya dan menyembunyikan
wajahnya.

SIWON: chagiya waeyo? (mendekati
yoona)

Yoona diam saja, tak merespon ucapan
siwon padanya.

SIWON: kau marah padaku? Kau menjadi kesal
karna aku tak mengijinkan mu kekantor
hari ini (membelai rambut yoona) aku
melakukan nya karna ingin yang terbaik
untuk mu, percayalah..

Lagi-lagi tak ada respon, yoona
bertahan dengan posisinya, ia tak
memperdulikan penjelasan siwon.
membuat siwon menghela napas
karenanya.

SIWON: Istriku ternyata memang keras
kepala.. Baiklah aku mengijinkan mu
kekantor hari ini..

Mendengar nya Yoona langsung
mendongak kan wajahnya,matanya
berbinar seperti anak kecil yang baru mendapatkan mainan. senyuman nya yang
mengembang kemudian ia tunjukan dihadapan
siwon, ia juga langsung memberikan
pelukan padanya.

YOONA: benarkah?

SIWON: hmm.. mau bagaimana lagi. Kau keras kepala.  iya aku ijinkan..tapi aku akan
mengawasimu selama dikantor..

YOONA: Kyaaa…gomawo yeobo
(mencium pipi siwon) aku mencintai
mu.. Aku akan bersiap sebentar kau
harus menunggu ku..

Seakan tak ada bayi dalam perutnya, Yoona meloncat turun dari tempat
tidur,untuk segera bersiap.

Membuat Siwon sedikit berteriak memperingatkannya untuk hati-hati. Sebelum akhirnya ia
hanya bisa geleng-geleng kepala
melihatnya.

>>>

Didalam mobil menuju kantor Siwon justru
dibuat pusing karna yoona terus berbicara
tanpa henti.

YOONA: Yeobo..kau bisa mengingat
nya kan?

SIWON: hm…

YOONA: pokoknya.. jika dikantor jangan
memanggil ku chagi, dan aku juga tak
akan memanggil mu yeobo jadi tanpa
alasan apapun kau tak bisa
menghukum ku dengan mencium ku..
kita bersikap profesional seperti
sebelum nya dan ingat kan aku masih
tetap atasan mu saat dikantor…

SIWON: hm…

YOONA: ada lagi, kau tak boleh selalu
tersenyum pada setiap rekan kerjamu
terutama pada rekan wanita, aku tak
suka melihatnya.. Menurutku kau
terkesan tebar pesona pada mereka..

SIWON: MWO.. tebar pesona? Aigoo..
Chagiya bukankah baru saja kau
mengatakan kita harus bersikap
profesional dikantor, lalu kenapa
sekarang kau mempermasalah kan
itu..

YOONA: kubilang aku tak menyukainya,
kau pria beristri sekarang, ingat
itu..jika kau selalu memberikan
senyuman pada setiap wanita mereka
bisa saja tertarik padamu..

SIWON: (tertawa)

YOONA: yak yeobo..apa yang kau
tertawakan? Aku serius..

SIWON: nde.. Yoona ssi arraseo
(tertawa)

YOONA: Ishh.. (memukul lengan siwon)

>>>

Setelah tiba dikantor Yoona dan siwon
berjalan beriringan menuju lift untuk
naik kelantai atas ruangan mereka.

Fanny yang juga baru datang, melihat
keduanya dengan tatapan jengah.

HAE: Fanny ssi, sedang apa kau diam
disini? Oh..bukankah itu pimpinan tim,
jadi dia sudah mulai bekerja..?

Fanny tak memperdulikan ucapan
donghae dan justru mencoba beranjak
dari hadapan nya, namun donghae
mencegah dengan menahan
pergelangan tangan nya.

HAE: ada apa sebenarnya dengan mu?

FANNY: lepaskan tangan ku..

HAE: tidak sampai kau menjawab
pertanyaan ku..

FANNY: aku tak berkewajiban memberi
penjelasan apapun padamu..

HAE: ada apa sebenarnya antara
kalian? Kau Yoona dan Siwon aku yakin
ada sesuatu.. Aku perhatikan kau
begitu tak menyukai melihat mereka
bersama, dan terakhir saat kau mabuk
dan mengatakan kau sakit hati, aku
semakin yakin semua pasti ada
hubungan nya dengan mereka..
(menatap fanny)

FANNY: (menatap tajam donghae) itu
hanya asumsi mu. jadi berhentilah
melakukan nya, karna itu semua salah..

HAE: jadi apa yang sebenarnya terjadi
padamu?

FANNY: kau terlalu mencampuri urusan
ku.. Dan berhentilah bersikap seolah-
olah kau perduli padaku..

HAE: aku memang perduli padamu
fanny ssi..

Fanny menghempaskan tangan donghae
dan berjalan pergi dari hadapan nya.

HAE: aku perduli padamu karna aku
menyukai mu fanny ssi..

FANNY: (menghentikan langkahnya)

HAE: aku menyukaimu Tiffany…

Fanny terkejut, langkahnya pun terhenti
setelah mendengar pernyataan
Donghae yang begitu tiba-tiba dan sama
sekali tak pernah ia duga sebelum nya.

FANNY: (berbalik menatap Hae)
Donghae ssi.. apa maksudmu?

HAE: Aku menyukaimu Fanny
ssi..ijinkan aku untuk mengenalmu
lebih dekat dari sebelum nya.

FANNY: mianhae Donghae ssi, kurasa
kita hanya akan menjadi rekan kerja
saja. Tak lebih dari itu..

Fanny lantas beranjak pergi. Ia
melangkah memasuki lift
meninggalkan Donghae yang hanya bisa
terpaku menatap nya.

>>>

Sebelum memulai pekerjaan nya Yoona
menyempatkan diri menyapa Taeyeon
dengan ditemani Siwon.

YOONA: Annyeong haseyo Sajangnim..

TAE: Oh.. Yoona ssi apa yang kau
lakukan disini?

YOONA: (tersenyum) tentu saja saya
akan mulai bekerja sajangnim..

TAE: benarkah? Tapi Siwon sudah
mengajukan cuti untukmu selama
seminggu.. Apa kau sudah baikan?

SIWON: dia bersikeras masuk hari ini
(merangkul yoona)

YOONA: (menatap siwon & berbicara
pelan) jaga sikapmu dan singkirkan tangan mu..

SIWON: baiklah..(tersenyum)

YOONA: nde sajangnim saya telah
merasa sehat..diam dirumah membuat
saya bosan..

TAEYEON: begitukah? Aku
mengerti..kalau begitu selamat
memimpin tim lagi Yoona ssi, kuharap
status mu dan Siwon tidak membuatmu
kehilangan profesionalitas dalam
bekerja..

SIWON: Yak Taeyeon ssi..apa
maksudmu? Tentu saja kami akan tetap
bekerja secara profesional..

YOONA: (menyenggol lengan siwon)
Ck! Kau sangat tidak sopan Siwon ssi..

TAE: (tersenyum)

YOONA: nde sajangnim..saya pastikan
kita akan bekerja dengan profesional.

Setelah keluar dari ruangan Taeyeon,
yoona langsung menuju ruangan nya
begitupun Siwon.

Didalam ruangan nya ternyata Yoona
sudah ditunggu beberapa rekan
kerjanya yang cukup antusias dengan
kehadiran nya.

SOO: annyeong Yoona ssi..(tersenyum)

YOONA: Oh..sedang apa kalian
berkumpul disini?

YURI: tentu saja kami disini untuk
memberi penyambutan padamu..

SUNNY: nde Yoona ssi selamat
bergabung lagi dengan kami..
(tersenyum)

Hanya Fanny yang terlihat biasa saja. Dia
hanya melempar senyum tanpa
berkata-kata saat tak sengaja bertatapan
mata dengan Yoona.

YOONA: kalian terlalu berlebihan,aku
hanya tak masuk beberapa hari..kurasa
kalian juga senang kan selama aku tak
dikantor (tersenyum)

Mendengar ucapan Yoona justru
membuat rekan-rekan nya terkikik.

benar memang setidaknya beberapa hari
kemarin mereka tak harus mendengar
omelan khas dari Yoona sang pimpinan
tim yang selalu menginginkan
kesempurnaan dalam setiap hasil kerja
mereka.

YOONA: cepatlah kalian bersiap,dalam
15 menit aku ingin semua sudah
berkumpul diruang meeting..dan
pastikan siapkan laporan kerja kalian..

Serempak semua langsung
meninggalkan ruangan Yoona setelah
mendengar intruksi nya.

>>>

Diruang meeting Yoona mulai menuntut
berbagai penjelasan dari beberapa
artikel ditangan nya,sepertinya Yoona
merasa kurang puas dengan laporan
hasil kerja mereka.

YOONA: Luna ssi.. kurasa pertanyaan yg
kau ajukan untuk wawancara ini kurang
mendetail..

LUNA: nde Yoona ssi.. tapi itu yang
diinginkan model itu, dia tak mau
menjawab pertanyaan yang kuajukan jika
itu menyangkut hal pribadinya..(me
nunduk)

YOONA: kau seharusnya punya cara
untuk itu, bagaimana cara mengorek
informasi yang lebih dalam tentang model
ini.. Kalau hasil yang kau dapat hanya
seperti ini, kurasa sudah banyak
majalah lain yang menerbitkan artikel
seperti ini..jadi aku tak bisa menerima
nya, kuharap kau lakukan wawancara
lagi..

Luna hanya bisa menghela napas
pasrah dengan apa yang dikatakan
yoona, kembali bekerja ekstra itu yang
harus ia lakukan.

YOONA: perbaiki ini..

HYO: tapi Yoona ssi.. ini sudah disetujui
oleh Fanny ssi untuk diterbitkan..

YOONA: benarkah? (menatap fanny)
kau yg menyetujuinya?

FANNY: nde..kurasa itu sudah cukup
tepat bila dilihat dari konsep yg akan
RAINBOW terbitkan..

YOONA: apa kau tak menelitinya? Itu
jelas-jelas akan membosankan untuk
dibaca.. (menatap Hyo) aku mau kau
mengeditnya lagi..

HYO: nde..(menghela napas)

Siwon yang juga berada diruang meeting
hanya bisa menggelengkan kepala
melihat Yoona yang terus mencecar satu
persatu rekan-rekan nya, sikap yoona yang
seperti ini sangat berbeda bila
dibandingkan saat berdua dengan
nya. Yoona bisa berubah manis dan menjadi manja padanya.

melihatnya justru membuat siwon
tersenyum sambil terus menatapnya,
Yoona menyadari tatapan siwon kini
hanya tertuju padanya.

YOONA: Siwon ssi, bisa kau jelaskan padaku
konsep yang kau ambil untuk hasil foto
mu ini..?

SIWON: Owh..tak ada konsep
mendetail untuk itu, hanya ingin
menunjukan mode pakaian rancangan
sang desainer saja..

YOONA: tapi kurasa hasil fotonya tak
nampak seperti itu,ini justru terkesan
mempromosikan sang wanita cantik yang
menjadi model fotomu..apa selama
pemotretan kau hanya memperhatikan
wajah cantiknya, hingga melupakan
konsep awal yang kau sebutkan tadi
(menatap siwon)

SIWON: aku tak seperti itu Yoona ssi..

YOONA: tapi ini terlihat seperti itu
Siwon ssi..(tersenyum sinis)

SIWON: MWO..(berdiri)

Perdebatan Yoona dan Siwon membuat
rekan-rekan nya bingung namun sekaligus
penasaran, seperti apa yang selanjutnya akan
terjadi dengan pasangan ini….

~

~

~

~

~

~

~

~

~

~

~

To Be Continued~

^^

98 thoughts on “♡ MY LOVE is FOR YOU ♡ Chapter 4

  1. Aishhwkwkkwkwkw aku senyum2 sendiri oenn aca part ini yoonwon kalian bener2 cute perfect and real coupleee yeahh=D

  2. Lucu bgt sikap yoona dirumah ma dikantor bner beda 180°… Moga g da penghalang lg deh!!!(lirik fanny) hehehe….lanjuuuttt

  3. akhirnya wonppa nyadar juga tentang perasaan nya ma yoona eonni…percaya lh yoong eonni ma wonppa dy bener” cinta drimu…Omo knpa dg yoona eonni moga aja janinnya kagak napa”,,,

  4. yoonwon lucu deh, yoona eonni sifat’y beda bgt klo cuma berdua sama wonppa, akhir’y akan seperti apa ini perdebatan’y..

  5. Akhirnya mrka memutuskan kembali bersama dan lebih terbuka ttg perasaan satu sama lain,,Wonppa ternyata jahil jg yach,mencium Yoong klo dia g mw memanggilnya Yeobo…
    Owgh si2 hitam Fany mulai muncul nie,apakah dia akn melakukan hal buruk pd Yoong??
    Ternyata Haeppa mencintai Fany toh,akankah Haeppa bz membuat Fany melupakan Wonppa dan menghilangkan sifat iri Fany pd Yoong…

  6. Aigoo,, yoonaya.. Itu pasti hanyalah krn cemburu aja.. Masa konsep nya dibilang gitu sih?? Hahahaha

    Tpi seneng sih liatnya,, senyum2 sendiri.. Beda bgt yoona pas dgn siwon dengan pas dia menjdi pimpinan tim.. Aku takut nnti tiff berbuat jahat sama yoona lah jdinya..

  7. Ha…ha…lucu sekali siwon m yoona ribut mslh pekerjaan tp yoona pasti cemburu katanya hrus profosional tp mlah cemburu mgkun bwaan bayinya jg yah…sensitif.

  8. YoonWon klo d rumah mesra bgt, tp klo d kantor seperti kucing ma anjing. Benar2 pasangan yang lucu. Smoga Fany tdk berbuat hal yang aneh2.

  9. Akhirnya yoonwon baikan juga,lucu banget liat yoona yg manja banget di rumah dan tegas banget di kantor
    Kyaknya donghae suka sama fany deh

  10. Aigooo….yoona benar2 profesional ya sampe2 siwon pun dicecar seperti rekan2 kerjanya yg lain.tp aku suka yoona seperti itu,di dpn org lain dia menunjukkan klo dia adalah wanita yg mandiri dan kuat,dan hanya pd siwon dia menunjukkan kelemahan dan manjanya. Makin seru aja tp tercium bau2 yg mencurigakan dr Tiffany,dia kayak lg merencanakan sesuatu??
    Next chapter makin penasaran …

  11. Hahahahha manis sekali mrka brdua..
    Kyknya yg jd penganggu dsni itu s tiffany yah reseeee udh niat jahat tuh mau merebut posisi yoona oennie d kantor… aaaah fany jd antagonis mulu jd tmbah gg suka sma dy bneran deh apalagi d khidupan nyata emg bner fany sma wonppa tuh dket kan dibanding member yg lain… iyah gak sihhh pkknya gak suka.

  12. Hahahaaaa hormon kehamilannya yoona bener2 bikin ngakak,,lucu…
    Kira2 tiffany mau ngapain yaa?? Berbuat jahat kaah??
    Donghae d tolak tiffany,, sm jesica kah??trs mantan suami tiffany sapa tuuh??

  13. Please deh Fany, brhenti iri & jangan sampai ngelakuin niatan buruk ke Y00na,.
    D0nghae yg sabar ne, mskipun prnyataan cintamu d t0lak sama Fany, tp kayak.a bakal ada cinta lain yg menyambutmu he he .,
    Y00nW0n debat nih, Y00na debat tp brbau jeal0us dikit,-_-

  14. Aduh fannynya udah mulai punya niat buruk nih sma yoona, kasian donghae pernyataan cintanya ga d gubris sma fanny, kra2 nanti donghae sma jessica atau sma fanny yah…
    Yoona blng harus profesional waktu d kantor knpa mlah dia yg sepertinya cemburu sma siwon, smpai2 berdebat d dpan rekan2 kantornya…

  15. hkhkhk ngakak liat sifat yoona yang skrg cemburuan.. yoonwon gemesin
    smga fany ga berbuat jahara ma yoona uni .. lanjut

  16. Senyum2 aja bca niii yoonwon lucu bgt..
    Hehhee yoona kalau drmh manja bgt ma siwon sdngkn kalau dkntor ganas lg…
    Kwtir niii tiffany mw rencanain jhat buat yoona…

  17. Oh tiffany oh tiffany, aku harap kau tak mengganggu mereka tapi itu tidak akan mungkin melihat sikap mu terhadap mereka. …makin pemasaran wehhhh…….seru ceritanya tapi tiap baca part yang ada tiffany dag dig dug mulu -_-

  18. Oh tiffany oh tiffany, aku harap kau tak mengganggu mereka tapi itu tidak akan mungkin melihat sikap mu terhadap mereka. …makin penasaran wehhhh…….seru ceritanya tapi tiap baca part yang ada tiffany dag dig dug mulu -_-

  19. Bahagianya melihat YW bersatu lgi dlm rmh tangganya, senang bgt mereka sudah mengungkapkan perasaanya masing2. O ia Yoona manja jg ya sama Wonppa, sampai senyum2 geje aku bacanya.
    sepertinya Tiffany gk suka ya lihat hubungan YW, sepertinya dia cemburu bsr. kelihatannya bakal ada konflik ni
    Lanjut lg bacanya

  20. Si siwon bisa ajah ngerayu nya :d
    Tapi suka banget liatnya🙂
    Oh ya fanny biasa ajahlah ga usah segitu jealousnya🙂

  21. Yoona kenapa beda bgt kalo di rumah n di kantor.. di rumah dia sangat manja bgt sama siwon tapi kalo di kantor dia selalu pengen semuanya sempurna.. tapi lucu juga suami istri debat di depan semua yg ada di ruangan meeting..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s