Fanfiction

♡ MY LOVE is FOR YOU ♡ Chapter 3

#Happy Reading

~

~

~

~

~

~

~

~

~

Author POV

Siwon memapah fanny yang sedang
mabuk keluar dari tempat itu,ia berniat
mengantar nya pulang karna fanny pastilah tak bisa pulang sendirian. Kepeduliannya jelas masih ada untuk wanita itu.

Dan ketika melihat siwon menawarkan bantuan
nya pada fanny,membuat yoona kesal
dan segera meninggalkan tempat itu
lebih dulu melewati siwon yang sudah lebih dulu  berada
didepan nya.

SIWON: Yoona kau juga mau pulang?
Aku akan mengantar fanny dulu,setelah
itu aku langsung pulang..

Mendengar sedikit penjelasan dari siwon membuat
yoona menghentikan langkahnya dan
berbalik menatap siwon.

YOONA: kau tak perlu menjelaskannya padaku (tersenyum sinis) terserah apa
maumu aku tak perduli..!

Siwon hanya bisa menatap heran yoona
yang langsung pergi meninggalkan nya
begitu saja tanpa mendengarkan lagi
ucapan nya.

SIWON: ada apa dengan nya?

Siwon menjadi berpikir ada sesuatu dibalik
ekspresi yoona yang tak seperti biasanya
tadi.
Oh ..
Bukan tak biasa sebenarnya.
Yoona sudahlah terbiasa bersikap ketus dengan kata-katanya yang terdengar sinis.
Tapi belakangan ini yoona tak lagi bersikap seperti itu padanya.
Lalu apa alasannya hingga tiba-tiba bersikap seperti itu??

Memikirkan itu, membuat siwon pada akhirnya mengurungkan niatnya
untuk mengantar fanny pulang. Siwon kemudian
hanya memanggilkan taksi dan
meminta sang supir untuk
mengantarkan fanny sampai kerumah nya.

Siwon kemudian berjalan kearah
mobilnya berniat untuk menyusul
yoona. Namun ia sudah tak melihat
mobil yoona disana, yang akhirnya siwon
langsung memacu mobilnya
meninggalkan tempat itu.

>>>

Yoona menghentikan mobilnya
dipinggir jalan, membayangkan
bagaimana tadi siwon merangkul fanny
sungguh membuat hatinya sakit saat
ini.

Ia menangis sendiri didalam
mobil, menyadari betapa bodoh dirinya
karna telah mencintai siwon yang jelas-jelas
masih menyimpan rasa pada fanny, wanita dimasa lalunya.

Ia makin terisak mengingat perjanjian
yang ia buat sendiri dan juga siwon,
bahwa ia takkan pernah melarang
siwon berhubungan dengan wanita lain
walau mereka sudah menikah. Ia menjadi marah
pada dirinya sendiri kenapa dulu ia
bisa mengatakan hal seperti itu dan
kini ia sendiri juga yang menjadi sakit
dibuatnya.

Yoona masih pada posisinya, ia tak juga
berniat pulang walaupun ini sudah
tengah malam, membayangkan bahwa
setelah melahirkan ia akan bercerai
dari siwon semakin menguras airmata
dari kedua mata indahnya.

>>>

Sudah 2 jam lebih siwon menunggu
yoona pulang, namun hanya kecemasan
yang ia dapat. Berkali-kali ia
menghubungi yoona namun tak pernah
sekalipun yoona menjawab telpon nya.

Siwon memain-main kan remote TV yang
sedari tadi ia nyalakan namun tak
sedikitpun bisa mengalihkan pikiran
nya dari Yoona. Hingga sampai rasa kantuk menderanya dan membuatnya tertidur disana.

>>>

Ketika Yoona membuka pintu apartemen
kemudian masuk kedalamnya, ia mendapati siwon
yang tertidur disofa dengan TV dihadapan
nya yang masih menyala.

Yoona mengambil remote yang berada
diatas meja kemudian mematikan nya,
ia akan masuk ke kamarnya namun
siwon menahan tangan nya.

SIWON: (bangun kemudian berdiri) kau
darimana? Kenapa jam segini baru
pulang??

YOONA: (menghempaskan tangan
siwon) bukan urusan mu?

Yoona berusaha melangkah menuju kamarnya
dan lagi siwon kembali menahan
tangan nya.

YOONA: Lepaskan aku…!!

SIWON: ada apa dengan mu? Apa kau
tahu aku sangat khawatir padamu?

Yoona berbalik menatap tajam kearah
siwon, ada amarah terpancar dari sorot
matanya.

YOONA: apa aku tak salah dengar? Kau
bilang kau mengkhawatir kan ku?
(tersenyum sinis) Ch! Omong kosong…

SIWON: apa maksudmu omong
kosong? Aku serius khawatir padamu,
kenapa kau justru seperti ini?

YOONA: sejak kapan kau khawatir
padaku? Apa pernah kau perduli
kondisiku? Apa pernah kau bertanya
bagaimana anak dalam kandungan ku?
Taukah kau bagaimana perkembangan
nya? Kau tak tahu hal itu.. kau juga tak
tahu jadwal cek up ku kedokter, kau tak
pernah menemaniku periksa.. kau tak melakukan semua itu.. kau tak
tahu semua itu dan sekarang kau
bilang kau khawatir padaku..?? apa
artinya semua itu kalau bukan omong
kosong dari mulutmu…
Kau justru lebih khawatir pada fanny,
wanita yang sudah meninggalkan mu, aku
muak dengan sikapmu.. aku benci
melihat kalian berdua dihadapan ku. ..

Yoona terengah dan menangis setelah mengeluarkan rentetan kalimat yang menjadi
isi hatinya pada siwon.
Ia lantas berlari
kekamar kemudian mengunci rapat
pintunya.
Meninggalkan siwon terdiam shock
mendengar ucapan nya, yang
membuatnya kemudian berpikir,
memang tak ada yang salah dengan apa
yang yoona ucapkan padanya, dialah yang
salah karna selama ini tak pernah
berpikir sejauh itu.
Ia mengira yoona baik-baik saja seperti yang terlihat dan selalu ditunjukkan nya.

>>>

Pagi ini siwon bangun lebih awal, ia
sibuk didapur menyiapkan sarapan
untuknya dan terutama untuk Yoona. Ia
ingin memulai menebus kesalahan nya dengan
lebih memperhatikan yoona saat ini.

Ketika Yoona keluar dari kamarnya dan sudah terlihat rapi
dengan pakaian kerjanya, ia melangkah
kedapur hendak meminum segelas air
hangat.
namun ia justru terkejut melihat
siwon berada disana..

SIWON: (tersenyum) kau sudah
bangun?

YOONA: (diam)

SIWON: duduklah aku sudah buatkan
sarapan untukmu..Oh ya..hari ini kau
ke dokter kan? Kita pergi bersama.. aku
akan mengantarmu…

YOONA: kau tak perlu melakukan nya, jika hal itu karna perkataanku semalam.. secara hormonal aku mungkin cenderung lebih emosional.. tapu
aku masih bisa mengurus diriku
sendiri.. satu lagi jika kau ingin tahu..
sejak hamil aku tak bisa makan di pagi
hari .. jangan melakukan hal seperti ini lagi…

Yoona meninggalkan siwon yang terdiam
dengan pemikiran nya sendiri yang merasa
terlalu bodoh sampai hal sekecil itu ia
tak mengetahuinya.
Jadi selama ini
Yoona hanya menyiapkan sarapan
untuk nya tanpa pernah ikut memakan
nya.

SIWON: Yoona.. jam berapa kau ke
dokter? Aku tetap akan mengantarmu…

Yoona acuh tak menjawab dan
langsung keluar meninggalkan Siwon.

>>>

Siwon berjalan terburu keruangan
Yoona. Saat ini sudah jam makan siang dan
ia berniat melakukan apa yang tadi ia
katakan pada yoona.
Mengantar nya ke dokter untuk
memeriksakan kandungan nya.

Belum sempat ia mengetuk pintu
ruangan itu, saat fanny sudah keluar lebih
dulu dan tersenyum melihatnya..

FANNY: Siwon…apa yang kau lakukan
disini?

SIWON: hmm..aku ada perlu dengan
yoona.. apa dia ada? (melirik kedalan ruangan)

FANNY: dia sedang ke toilet tadi,ada
pesan? (tersenyum)

SIWON: aniyo..aku akan menemuinya
saja nanti..

Siwon ingin berjalan pergi namun fanny
menahan lengan nya.

SIWON: wae?

FANNY: ikut aku sebentar.. ada yang ingin ku
tanyakan padamu (menarik siwon)

Siwon terpaksa mengikuti ajakan fanny dan tak menyadari bila
ternyata Yoona melihatnya saat dia
ingin kembali keruangan nya.

YOONA: Ch! Dasar pembohong.. dia
bilang mau mengantar ku ke dokter..
Benar-benar omong kosong.. aku takkan
percaya padamu Siwon..

Yoona yang terlihat kesal kemudian
mengambil tas dan juga kunci
mobilnya, ia memutuskan untuk pergi
sendiri seperti biasanya.
Percuma saja mengharapkan siwon ketika dengan jelas ia melihat pria itu dirangkul oleh wanita lain.

>>>

Fanny dan Siwon kini berada dilantai
paling atas gedung kantor RAINBOW.

SIWON: jadi apa yang ingin kau
tanyakan?

FANNY: (memandang siwon) apa benar
kau sudah menikah?

SIWON: seperti yang ku katakan
padamu, aku memang telah menikah..

FANNY: aku tak percaya.. Taeyeon
bilang kau hanya berbohong agar aku
menjauh darimu..

SIWON: (tersenyum kaku) itu karna aku
tak mengatakan padanya tentang
pernikahan ku.

FANNY: lalu apa kau mencintainya?

Siwon bingung harus bagaimana
menjawab pertanyaan fanny
padanya. sejujurnya ia masih bingung
memahami perasaan nya sendiri saat ini..

FANNY: jawab aku.. Kau mencintainya?

SIWON: aku tak perlu menjawab
pertanyaan mu..

FANNY: tapi aku ingin mengetahuinya, cepat jawab aku!!

SIWON: Ku pikir aku tak harus
mengatakan perasaan pribadiku
padamu…

SIWON: Siwon.. (menggenggam tangan siwon)
tatap aku dan katakan kalau kau
mencintainya dan sudah tak
mencintaiku, cepat lakukan…

SIWON: apa-apaan kau? (menghempaskan tangan
fanny) apa maksudmu?

FANNY: aku harus tahu.. katakan kau masih
mencintaiku.. karna aku masih sangat
mencintaimu (menangis) kembalilah
padaku kumohon..

SIWON: kau salah, aku tak akan pernah
kembali padamu..

Fanny hanya bisa menangis menyadari
Siwon bukan lagi seperti dulu dan ia mungkin
tak bisa memilikinya. Itu juga karna
kesalahan nya, dulu ia yang telah
meninggalkan siwon demi pria lain yang
ternyata tak lebih baik dari siwon.

>>>

Siwon memacu mobilnya diatas
kecepatan rata-rata, ia berniat menyusul
yoona kerumah sakit setelah tadi ia
lihat yoona sudah tak berada dikantor.

Siwon semakin mempercepat laju
mobilnya membelah ramainya jalan
raya saat itu.
walau terlambat tapi ia ingin
menepati janjinya pada yoona.

>>>

Yoona tersenyum saat melihat dari
monitor keadaan janin dirahim
nya,detak jantung dari janin nya pun
sudah semakin jelas terdengar.

DOKTER: bagaimana Ny. Apa sudah
cukup?

YOONA: ne..dokter..

Yoona bangun dari tempat tidur dan
merapikan lagi kemeja kerjanya.ia kemudian menghampiri sang dokter yang
sudah menunggunya.

YOONA: apa baik-baik saja?

DOKTER: sejauh ini keadaan nya
normal.. namun anda harus tetap
berhati-hati.. jangan banyak pikiran dan
hindari melakukan kerja terlalu
berat. Satu lagi tolong tambah porsi
makan anda Ny. .

YOONA: (mengangguk dan tersenyum)
ne..khamsahamnida..

Yoona keluar dari ruangan sang
dokter, dengan membawa foto USG dari janin
nya dan juga resep vitamin dan
beberapa catatan dari dokter mengenai
perkembangan dari janin nya.

Yoona melangkah menunduk, tersenyum
memandangi foto janin ditangan nya, hingga tak sadar ia telah menabrak seseorang berada
didepan nya.

YOONA: (menjatuhkan foto yang ia pegang) mianhae..(membungkuk)

____: (mengambil foto menyerahkan
pada yoona)

YOONA: (menerima dan
memperhatikan pria didepan nya)

____: (memandang yoona)

YOONA: Owh…oppa kau! Kau bekerja
disini? Kapan kau pulang?

____: (tersenyum) ne..sudah hampir 1
bulan yang lalu aku pulang..

YOONA: jahat sekali..kenapa tak
menghubungi ku?

____: aku masih sibuk jadi belum
sempat menghubungi mu,bagaimana
kabar Sica juga ajjusi dan ahjumma?

YOONA: mereka baik-baik saja (tersenyum)
apa kau merindukan Sica unnie?

____: aniyo..aku merindukan mu
(tersenyum) tentu saja, aku sangat
merindukan kalian semua! Oh yoong
kau sedang hamil! Jadi kau sudah
menikah?

YOONA: (mengangguk)

____: aigoo..cukkae Yoong (memeluk
yoona)

YOONA: ne gomawo oppa, tapi oppa..
aku harus kembali ke kantor, maaf tak
bisa mengobrol lebih lama, kau harus
datang kerumah jika sudah tak sibuk
(tersenyum)

____: pasti..aku akan mengantarmu
sampai ke mobil, kajja..

>>>

Siwon segera memarkirkan mobilnya
setelah sampai dirumah sakit, ia sudah
akan keluar namun ia urungkan saat
melihat yoona berjalan bersama
seorang pria kearah tempat parkir menuju mobil milik yoona.

Yoona terlihat tertawa bahagia
disamping pria itu bahkan setelah
masuk kedalam mobilnya,Yoona masih
sempat membuka kaca mobilnya
kemudian melambaikan tangan sambil
tersenyum manis pada sang pria ..

SIWON: (bergumam) siapa pria itu? Apa
mungkin dia dokter nya? Ah tapi tak
mungkin seakrab itu.. Atau justru dia
pacar Yoona! Aishh..apa yang kupikirkan?
Itu tak mungkin.. Yoona adalah istriku…

Siwon dengan terpaksa kembali melajukan mobilnya
meninggalkan rumah sakit. Ia sudah terlambat..
berbagai pertanyaan yang kemudian muncul dibenak nya
tentang siapa pria yang tadi bersama
Yoona dan bisa membuat yoona
tersenyum bahagia.

Siwon sama sekali tak mengenalnya
bahkan ia tak tahu sedikit pun tentang
masa lalu yoona. ia tak mau tahu dan
tak berniat mencari tahu semuanya.

namun kini entah mengapa ia menjadi
penasaran sendiri dibuatnya, bayangan
Yoona bersama sang pria tadi terus
mengganggu pikiran nya.

>>>

Yoona kembali tiba dikantor. Ia
langsung menuju ruangan nya dan
memeriksa beberapa laporan diatas
mejanya, ia melihat kearah meja fanny
yang berada tak jauh dari hadapan nya, mendapati fanny tak
berada disana. entah kemana dia pergi
padahal jam makan siang pun sudah
berakhir.

Yoona tersenyum sinis melihatnya, yang
ada dalam pikiran nya pasti fanny
sedang bersama dengan siwon saat
ini. Karna tadi ia melihat sendiri dengan
jelas fanny menggandeng tangan Siwon
kemudian pergi.

YOONA: jadi mereka belum kembali?
Keterlaluan..!

Yoona masih mencoba memfokuskan
dirinya pada pekerjaan, namun sekuat
ia mencoba bayangan fanny dan siwon
semakin mengganggu nya,membuatnya
tak tahan dan akhirnya keluar dari
ruangan nya, ia menyambar kunci dan
ponselnya dari atas meja
kerjanya, kemudian bergegas pergi
meninggalkan kantor.

>>>

Setiba di apartemen Yoona langsung
masuk kekamarnya, ia mengambil dua
buah koper dari atas lemari,kemudian
memasukkan semua pakaian ke
dalamnya.

Ia sudah memikirkan dan akhirnya
memutuskan, mungkin semua tak
Berjalan seperti apa yang ia rencanakan dan
mungkin inilah yang terbaik yang Tuhan
rencanakan untuk nya.

Setelah memastikan sudah mengemasi
semua barang milik nya,Yoona keluar
dari kamar dan berniat keluar dari
apartmen.
belum sempat ia membuka
pintu, ketika siwon ternyata sudah lebih dulu
masuk dan terkejut melihat nya.

SIWON: kau…Kau mau kemana
Yoona??

YOONA: aku mau pulang…

SIWON: MWO…pulang? Kau mau
pulang kemana? (bingung)

YOONA: tentu saja kerumah ku,aku
muak melihatmu!!

SIWON: apa maksud ucapan mu?

YOONA: apa kurang jelas,kukatakan
padamu aku muak melihatmu dan aku
sudah putuskan kita akhiri perjanjian
kita.. aku ingin bercerai darimu..

Yoona membuka pintu apartmen dan
hendak keluar,namun siwon menarik
koper yang ia bawa .

SIWON: aku tak mengijinkan mu keluar
dari sini (menatap yoona)

YOONA: (menatap tajam siwon) aku tak perlu ijin darimu dan kau tak
berhak melarangku..

SIWON: aku berhak melarangmu karna
aku suamimu dan kau adalah istriku
(meninggikan suaranya)

YOONA: (tersenyum sinis) sejak kapan
kau menganggapku sebagai istrimu kau
bahkan lebih mementingkan wanita lain
dari pada aku, dan perlu kau ingat ini
hanya pernikahan kontrak diantara
kita. Dan sekarang aku ingin mengakhirinya..

SIWON: tapi bagiku ini bukan sekedar
pernikahan kontrak, ada janjiku pada
Tuhan, juga pada orangtua mu yang tak bisa aku ingkari begitu
saja. Tapi baiklah kalau kau anggap ini
sekedar pernikahan kontrak.. sayangnya
kita baru menjalankan ini kurang dari 5
bulan dan dalam perjanjian 1 tahun
setelah pernikahan kita baru akan
bercerai. Jadi kau tak bisa pergi sesuka
hatimu..

YOONA: sekarang ataupun nanti tak
ada bedanya bagiku kalau pada
akhirnya kita tetap akan bercerai, aku
tak mau lagi menunggu terlalu
lama, aku akan mengatakan semuanya
pada orangtua ku..

SIWON: Yoona.. Kau tak bisa
melakukan itu? Apa kau tak pikirkan
perasaan mereka jika mengetahuinya?

YOONA: apa peduli mu?apa kau juga
peduli dengan perasaan mereka? Apa
kau peduli perasaan ku? Kau tak tahu
sakitnya hatiku melihatmu pergi
bersama wanita lain? Kau tak mengerti
semua itu…

Yoona tak kuat lagi menahan airmata
dan juga perasaan yang selama ini
terpendam dalam hatinya.

SIWON: (menyentuh bahu yoona)
Yoona..kau..

YOONA: lepaskan aku..! Aku memang
bodoh,aku bodoh karna telah
mencintaimu Choi Siwon..

SIWON: (terdiam)

YOONA: aku akan pergi..!

SIWON: (menarik tangan yoona) jangan
pergi…

YOONA: aku takkan pergi kalau aku
bersama dengan pria yang juga
mencintaiku, apa kau juga
mencintaiku??

SIWON: (terdiam menatap lekat yoona)

YOONA: biarkan aku pergi.. jangan
pedulikan perasaan ku padamu,
perasaan ini milik ku.. kau tak perlu
membalasnya, kembalilah pada wanita
yang kau cintai.. aku takkan
menghalangimu..

Siwon tak bisa menjawab pertanyaan
yoona. Ia terdiam bingung dengan
perasaan nya sendiri, sementara yoona
dengan linangan airmatanya ia pergi
meninggalkan apartemen Siwon.

>>>

Yuri dan Luna masuk keruangan Yoona
untuk mengambil beberapa dokumen
yg di perlukan Taeyeon,karna mereka
tak melihat yoona maupun fanny
didalam nya. terpaksa mereka
mencarinya sendiri.

YURI: Luna.. kau cari dimeja fanny biar
aku yang cari dimeja Yoona..

LUNA: Ok…

Yuri membolak-balik beberapa map
diatas meja dan tanpa sengaja
menjatuhkan tas milik Yoona,segera ia
mengambil dan membereskan nya
namun ada yang kemudian membuatnya terkejut saat
melihat isi didalamnya

YURI: Ommono…apa ini benar?

LUNA: wae?

YURI: lihatlah ini..

LUNA: (menghampiri yuri)
MWO…benarkah ini milik pimpinan
tim?

YURI: sepertinya begitu?

LUNA: OMG..dia belum menikah mana
mungkin dia Hamil? Aigoo…

Yuri dan luna masih terkejut tak
percaya dengan apa yang tak sengaja
mereka temukan dari dalam tas milik
yoona.

Sebuah foto hasil usg dan beberapa
surat keterangan dari dokter mengenai
perkembangan janin yoona kini ada
ditangan mereka.

YURI: benarkah ini milik yoona?

LUNA: sudah bisa dipastikan
iya..lihatlah nama yang tertera disini..

YURI: ne..benar, jadi selama ini dia
sedang hamil? Aigoo aku tak percaya..

LUNA: aku juga tak menyangka
pimpinan kita ternyata seperti ini,kajja
yul kita beritahu yang lain (menarik yuri)

YURI: apa kita harus mengatakan ini
pada yang lain?

LUNA: tentu saja…

Yuri dan Luna segera keluar dari
ruangan Yoona menuju rekan-rekan yang lain
nya.

>>>

Yoona masih terdiam didalam mobilnya
walaupun ia telah sampai didepan
rumahnya.
ia sedang berusaha mengatur kata-kata nya
untuk mengatakan semua kebenaran
pada kedua orangtua nya.

Perlahan ia turun dan mengambil kedua
koper yang tadi ia bawa kemudian
berjalan kearah pintu depan rumahnya.

YOONA: (menekan bel) umma appa.. aku
pulang, sica unnie buka pintunya..

SICA: Oh yoong kau? (terkejut)

YOONA: aku pulang unnie (tersenyum)

Sica menatap heran yoona yang kini ada
di hadapan nya bersama dengan dua
koper yang ia bawa.

YOONA: dimana appa dan umma?

SICA: mereka didalam, ayo masuk..

Sica membantu yoona membawa
masuk kopernya, walaupun ia sangat
penasaran dengan apa yang terjadi pada
yoona tapi ia masih menahan rasa ingin
tahunya sampai nanti yoona yang
menceritakan sendiri padanya.

NY.IM: Omo..yoong tumben kau pulang
lagi (memperhatikan koper yoona)
Oh..kau kenapa?

YOONA: (tersenyum kaku) ada yang ingin
aku sampaikan pada kalian,dimana
appa?

NY.IM: appa mu ada dikamar, sica ah
panggil appa kemari..

SICA: ne umma..yoong duduklah dulu
(memanggil Tn. Im)

>>>

Siwon masih terdiam memikirkan
semua ucapan yoona,ia masih tak
percaya yoona mengatakan bahwa dia
mencintai dirinya.
namun yang ada ia
justru membiarkan yoona pergi begitu
saja tanpa mencegahnya.

Siwon POV

Apa yang aku pikirkan tadi? Kenapa aku
justru membiarkan mu pergi? Apa yang
harus aku lakukan sekarang?

Baru beberapa jam kau pergi tapi
mengapa aku merasa hampa, ada yang
hilang dari hatiku? Kenapa hatiku
menjadi sesakit ini?

Aku bodoh yoona…
Maafkan aku karna tak menyadari
perasaan ku sendiri padamu. Aku
bodoh sudah membiarkan mu pergi dari
sisiku.

Kini hanya dirimu yang menguasai pikiran
ku..
kau yang memenuhi relung dihati ku..
maafkan aku tak menyadari semua ini
lebih awal.
Kumohon tunggu aku..
Aku ingin membawamu kembali lagi
padaku.
Aku juga mencintaimu..
kumohon maafkan kebodohan ku…

>>>

Kini yoona sedang duduk dihadapan
kedua orangtua dan juga kakak nya.
ia sedang mengatakan semua keadaan
yang sesungguhnya tentang pernikahan
nya yang selama ini telah ia sembunyikan
dari keluarga nya.

Ny. Im bahkan sempat meneteskan
airmata saat yoona mengatakan ada
sebuah perjanjian antara dirinya dan
juga siwon sebelum terjadinya
pernikahan, Ny. Im sungguh tak
menyangka Yoona bukan hanya
berbohong pada mereka tetapi juga
pada Tuhan saat dirinya mengucapkan
janji suci dialtar pernikahan.

Oemma nya benar-benar merasakan kekecewaan mendalam terhadap yoona.

NY.IM: lalu apa yang akan kau lakukan
selanjutnya?

YOONA: aku akan bercerai dengan
siwon (menunduk)

NY.IM: MWO…bercerai? Lalu
bagaimana nasib anak dirahim mu? apa
kau tak pikirkan itu?

TN.IM: yeobo tenanglah.. Yoong, appa
harap kau bicarakan lagi hal ini pada
siwon..

SICA: ne yoong.. Walaupun aku jarang
bertemu siwon tapi aku yakin dia orang
yang cukup baik..

TN.IM: kakak mu benar yoong, appa
juga bisa melihat itu dari sorot matanya..

NY.IM: sebaiknya kau pikirkan lagi
semuanya sebelum mengambil
keputusan. Oemma sungguh kecewa padamu..

YOONA: mianhae karna aku
mengecewakan kalian semua..

TN.IM: Istirahatlah kita bicarakan lagi
besok.

Sica mengantar yoona kekamarnya dan
meyakinkan nya bahwa semua pasti
akan ada jalan keluarnya.

>>>

Pagi ini seperti biasa yoona tetap
melakukan aktifitasnya, ia tetap pergi
kekantor seolah tak terjadi apa-apa semalam.

Yoona berjalan masuk ke kantor yang
langsung disambut tatapan mata
rekan-rekan kerjanya yang seolah
mengisyaratkan sesuatu yang ia sendiri
belum tahu ada apa sebenarnya.

YOONA: kenapa kalian menatap ku
seperti itu?

LUNA: Aniyo Yoona ssi..hanya saja?

YOONA: hanya saja apa..?

Luna tak berani meneruskan ucapan
nya, ia justru melirik kearah yuri dan
juga rekan-rekan lain nya yang tak jauh dari
tempatnya.

YURI: Yoona ssi .. benarkah kau sedang
hamil?

Tanpa basa basi yuri langsung
bertanya pada yoona dan membuat
yoona terkejut tak menyangka, ia
merasa seperti kehilangan harga
dirinya saat ini.

KYU: benarkah itu?

HYO: tentu saja kita bahkan sudah
melihat foto usg nya..

HAE: benar kau hamil yoona ssi?

YOONA: aku hmm…

HYUK: sungguh sangat tak bisa
dipercaya..

SOO: aigoo..jadi kau hamil sedangkan
kau belum menikah?

SIWON: siapa bilang dia belum
menikah? Aku suaminya.. Jadi berhenti
berbicara hal buruk padanya..

Siwon tiba-tiba datang dan menarik yoona
pergi meninggalkan kerumunan rekan-rekan
nya yang sedari tadi terus memojok kan
dirinya…

Seketika, Kehadiran dan pengakuan yang siwon
katakan membuat keterkejutan diantara
rekan-rekan nya, tak terkecuali yoona yang tak
menduga siwon akan mengungkapkan
semua nya secara tiba-tiba.

YURI: Omo.. Aku sedang bermimpi?
benarkah apa yang siwon katakan?

KYU: aigoo tak bisa dipercaya Siwon
dan yoona menikah? Bagaimana bisa..??

HYUK: mungkin saja.. kalian ingat waktu
fanny mentraktir kita minum, saat
yoona menolak untuk minum dia yang
mengambil dan meminum nya..

SUNNY: ne aku ingat itu, semua itu
pasti karna yoona sedang hamil jadi ia
tak boleh minum..

SOO: ani..ani itu tidak mungkin? Kukira
selama ini siwon dekat dengan fanny..

HAE: hmm..kupikir juga begitu,Tiffany
ssi kau…

Donghae mengalihkan pandangan nya
pada fanny yang terlihat diam sedari
tadi. matanya terus menatap kosong
namun airmatanya segera mengalir
setelah tersadar bahwa wanita yang
siwon katakan memang benar-benar
ada, bahkan kini ia sedang hamil. Dan wanita itu adalah yoona??
Astaga…
tak
ada lagi kesempatan yang mungkin ada
untuk nya kembali pada siwon.

SEO: (menyenggol fanny) fanny ssi
gwechana?

FANNY: ne..(mengusap airmata)

KYU: Oh.. Fanny ssi kau menangis?

FANNY: aniyo..(tersenyum) mianhaeyo
aku masih ada pekerjaan..

Fanny meninggalkan rekan-rekan lain nya,
mencoba menenangkan dirinya setelah
mendengar dan menyaksikan betapa
siwon sangat melindungi yoona.

>>>

Siwon terus menarik tangan yoona agar
semakin menjauh dari kerumunan rekan-rekan nya.

YOONA: (meronta) lepaskan aku..! Apa
yang kau lakukan tadi?

SIWON: (melepaskan tangan yoona)
aku tak bisa melihatmu di perlakukan
seperti itu..

YOONA: tapi kau tak perlu mengatakan
kalau kau suamiku..

SIWON: wae?? Aku memang suamimu
dan kau adalah istriku (menggenggam
tangan yoona)

YOONA: (melepaskan genggaman
siwon) kau lupa? Kita akan segera
bercerai..

SIWON: tapi Yoona…

Yoona berjalan pergi meninggalkan
siwon, namun dengan segera siwon
mengejar nya dan langsung
memeluknya dari belakang.
ia tak mau
lagi jika yoona meninggalkan nya
begitu saja.

SIWON: Saranghae Yoona.. aku tak ingin ada perceraian denganmu.. kumohon maafkan
aku..kembalilah padaku..kita mulai
semua dari awal, aku sadar bahwa kau
sangat penting dan aku sangat
kehilangan mu (mengeratkan
pelukannya)

Yoona sudah ingin menangis
mendengar ucapan siwon, namun
sekuat hati ia menahan nya dan
memaksa siwon melepas pelukan nya.

YOONA: jangan mengatakan hal itu jika
kau hanya kasihan padaku!

SIWON: Yoona.. Aku sungguh-sungguh
mencintaimu. Mianhae.. karna aku baru
menyadari perasaan ku setelah kau
meninggalkan ku..

YOONA: (tersenyum sinis) sayang
sekali kau terlambat choi siwon.. karna
aku sudah membuat keputusan dan aku
takkan mengubahnya,aku tak akan
membiarkan hatiku sendiri sakit
berkali-kali..

SIWON: kumohon beri aku satu
kesempatan Yoona..!

Siwon mencoba meyakinkan yoona
dengan ucapan nya,namun yoona
masih tetap pada keputusan nya,ia
bahkan mengacuhkan semua perkataan
siwon, kemudian sedikit berlari ia
meninggalkan siwon dengan airmata yang
sudah tak bisa lagi ia tahan.

SIWON: (menatap kepergian yoona)
percayalah padaku..! Dengan cara apa
aku bisa meyakinkan mu Yoona??

>>>

Siwon memarkirkan mobilnya tak jauh
dari rumah yoona, ingin sekali rasanya
ia masuk kedalam dan membawa
yoona kembali bersamanya,namun
niatnya terhenti saat melihat sebuah
mobil yang berhenti di halaman rumah
yoona.

pria yang sama yang pernah ia lihat dirumah
sakit bersama yoona turun dari dalam
mobil dengan sebuket bunga ditangan
nya.
hal itu membuat siwon berpikir,
itukah alasan mengapa yoona enggan
kembali padanya.

>>>

____: (menekan bel)

YOONA: (membuka pintu)

____: annyeong.. (tersenyum)

YOONA: Heechul oppa..(memeluk
heechul)

HEECHUL: semua ada dirumah?

YOONA: (mengangguk) apa yang oppa
bawa? Bunga.. Apa untuk ku?
Aishh..pasti untuk unnie..

HEECHUL: (tersenyum)

YOONA: kajja masuk oppa!

Yoona merangkul lengan heechul
masuk kedalam rumahnya dan dari
dalam mobilnya siwon hanya terdiam
melihatnya.

YOONA: umma, appa, unnie.. lihatlah
siapa yang datang?

NY.IM: siapa yoong?

HEECHUL: annyeong haseyo ahjumma..
(membungkuk)

NY.IM: Aigoo..kau sudah kembali!
Yeobo.. (memanggil Tn.Im) lihatlah
siapa yang datang?

SICA: (keluar dari kamar) siapa sih
umma? Omo.. Heechul oppa kau sudah
pulang?

HEECHUL: ne..(tersenyum)

TN.IM: aigoo..lama sekali kau baru
pulang?

HEECHUL: ne ajjussi..saya baru bisa
menyelesaikan semuanya..

SICA: oppa bunga itu untuk ku?

HEECHUL: tentu saja bukan! Kita kan
sudah putus..untuk apa aku
membawakan mu bunga, ini untuk
ahjumma (menyerahkan bunga)

NY.IM: aigoo..kau manis
sekali, suamiku bahkan tak pernah lagi
memberiku bunga (tersenyum)

SICA: ne..ne…aku juga tak mau bunga
pemberian mu!

YOONA: (tertawa) kalian selalu
begitu,saat pacaran bertengkar,putus
juga bertengkar,sekarang baru bertemu
langsung bertengkar.. Benar-benar aneh..

HEECHUL: kau benar Yoona, lalu
dimana suamimu aku tak melihatnya?

YOONA: tak usah membahasnya
sekarang, nanti aku ceritakan
semuanya pada oppa..

>>>

Siwon masih diam dalam mobilnya, tak
lama ia mengambil ponselnya untuk
menghubungi seseorang.

SIWON: Appa ada yang ingin aku
bicarakan, bisa kita bertemu..??

Siwon melajukan mobilnya setelah
mengakhiri panggilan singkatnya dan segera
menuju tempat yang sudah ia janjikan tadi.

>>>

Heechul dan juga Yoona masih asyik
mengobrol dan bercanda
bersama.
Meskipun tak lagi berpacaran,
hubungan heechul dan sica masih tetap
terjalin baik apalagi yoona, ia sudah
menganggap heechul seperti oppa nya
sendiri. Bahkan ia yang paling
menyesalkan putusnya hubungan cinta
mereka.

SICA: jadi selama bersekolah
kedokteran kau tak punya pacar?

HEECHUL: (mengangguk)

SICA: (tertawa) pasti karna kau tak bisa
melupakan ku?

HEECHUL: enak saja.. aku bahkan tak
ingat lagi padamu,aku terlalu sibuk
belajar jadi tak ada kesempatan untuk
berkencan..

SICA: hmm..tapi aku kurang yakin?

HEECHUL: terserah kau nona.. aku tak
perduli… Oh Yoona katanya kau mau
bilang tentang suamimu,dimana dia?

Yoona yang tadi sedikit melamun
langsung tersadar dan segera
mengalihkan perhatian nya pada
heechul. Ia bingung harus memulai
darimana, sedangkan sica juga
langsung diam menatap yoona.

YOONA: Oh ne..dia sedang…

Yoona tak sempat meneruskan ucapan
nya karna appa dan umma nya tiba-tiba
menghampiri mereka.

SICA: umma appa..kalian mau kemana?

NY.IM: kami ada urusan
sebentar, kalian teruskan saja
mengobrolnya.

TN.IM: Heechulie tolong jaga dulu
putri-putri ku ne..(tersenyum)

HEECHUL: ne ahjussi..(tersenyum)

YOONA: berhati-hati lah appa..umma..

Setelah kepergian appa dan umma nya
yoona kembali meneruskan ucapan nya
yang tadi sempat terhenti, ia pun
menceritakan semua pada heechul yang
tampak terkejut mendengarnya,sesekali ia menatap kearah sica mencoba
mencari tahu kebenaran ucapan
yoona, dan sica hanya bisa mengangguk
sebagai jawaban bahwa semua yang
dikatakan yoona adalah benar adanya.

>>>

Siwon kini tengah duduk berhadapan
dengan kedua orangtua Yoona yang juga
telah menjadi mertuanya.
ia memang
tadi yang sengaja menghubungi Tn.Im
untuk menjelaskan semuanya.

SIWON: mianhae.. Appa Umma aku
mengecewakan kalian, bukan maksud
ku untuk membohongi kalian.. saat itu
keadaan lah yang memaksaku melakukan
nya (menunduk)

TN.IM: sejujurnya aku kecewa dan
ingin rasanya aku memukulmu,tapi
appa sadar tak ada gunanya lagi
menggunakan amarah untuk
menyelesaikan semua ini..

SIWON: mianhaeyo..

NY.IM: jadi apa yang akan kau lakukan?
Kau menyetujui bercerai dengan Yoona??

SIWON: ani…aniyo umma,meskipun
pernikahan ini berdasarkan
kesepakatan kami, tapi aku tak pernah
sedikitpun berniat mempermainkan
pernikahan ini.

TN.IM: lantas kau tak mau bercerai?

SIWON: ne..appa aku tak akan pernah
bercerai karna aku sadar aku tak bisa
kehilangan yoona,aku mencintainya
appa umma…

TN.IM: (tersenyum) appa percaya
padamu, apa kau mengatakan semua ini
pada orangtua mu?

SIWON: (menggeleng)

TN.IM: sebaiknya kau juga katakan
pada orangtua mu dan jelaskan pada
mereka.

SIWON: ne.. Appa..

NY.IM: bagaimana dengan yoona? Apa
dia tahu kau mencintainya?

SIWON: aku sudah mengatakan dan
meyakinkan yoona tapi sepertinya dia
masih tak mempercayai ucapan ku..

NY.IM: Aigoo..aku mengerti, dua
putriku itu memang keras kepala
terutama yoona,dia selalu memegang
teguh apa yang telah ia putuskan.

TN.IM: untuk meluluhkan hati yoona
kau hanya perlu membuktikan semua
ucapan mu padanya dan appa yakin
kau bisa melakukan nya (tersenyum)

SIWON: khamsahamnida appa umma..
untuk semuanya dan sekali lagi
maafkan kesalahan ku.. (membungkuk)

>>>

Seperti biasanya Yoona selalu sudah
terlihat rapi di pagi hari.
Ia merapikan
rambut dan memoleskan bedak tipis
pada wajah nya. didepan cermin
sesekali ia memperhatikan perutnya yang
kian membuncit.

Yoona mengelus perutnya sambil
mengajak bicara janin dalam
kandungan nya, dan senyum nya reka
menyadari tak lama lagi ia bisa
menimang anak dari rahimnya sendiri.

>>>

Yoona memarkirkan mobilnya sebelum
akhirnya ia masuk ke dalam kantor.
Ia sudah tak perduli lagi dengan tatapan
sinis dari orang disekitarnya.

ia tetap terlihat percaya diri walaupun
saat ini sebenarnya dalam hati ia
menangis.

FANNY: Yoona ssi bisa kita bicara?

YOONA: tentu..waeyo?

FANNY: chukkae untuk pernikahan dan
kehamilan mu..(mengulurkan tangan)

YOONA: (menjabat tangan fanny)

FANNY: mungkin kita memang belum
lama saling mengenal tapi aku yakin
kau wanita yang tepat untuk siwon..

YOONA: (diam)

FANNY: aku pernah menyakiti hatinya
dan aku sangat menyesal sekarang. tapi
kini aku ikut bahagia melihatnya
menemukan wanita yang tepat sepertimu..
dan Siwon juga sangat
mencintaimu, aku bisa melihat itu dari
sorot matanya, kau sungguh beruntung
kuharap kalian selalu bahagia..

Yoona terdiam mendengar ucapan
fanny yang langsung pergi meninggalkan
nya setelah semua yang dia katakan.
Yoona sudah akan berniat mengejar fanny namun
tiba-tiba ia merasakan sakit pada perutnya.

Yoona mencengkram kuat
perutnya, mencoba menahan sakit yang ia
rasakan.
tangan kirinya kemudian
mengambil ponsel didalam tas nya.

YOONA: Si__ Won…tolong aku…!

SIWON: (panik) gwechana yoona? Kau
kenapa?

YOONA: Si_won..aku… auwhhh…
(menjatuhkan ponselnya)

SIWON: Yoona.. Yoona…!!

Siwon tak bisa menutupi kecemasannya. Iasegera berlari keluar dari
ruangan nya untuk mencari dimana
keberadaan yoona…

~

~

~

~

~

~

~

~

~

~

To Be Contienud~

90 thoughts on “♡ MY LOVE is FOR YOU ♡ Chapter 3

  1. Akhirnya siwon oppa mengungkapkan perasaannya🙂 yoona eonnie kau tidak boleh keras kepala,kau harus mempercayai bahwa siwon oppa mencintaimu :d

  2. Ad ap dg Yoong?dia dan kandungannya g akn knp2 kan??
    Semoga Yoong mw menerima Wonppa gy dan mengurungkan niatnya bercerai dg Wonppa…

  3. Tuh kan…yoonwon akhirnya jujur ttg rsa cinta yg ada pd keduax.tp Sprtix yoona msh mrh sama siwon deh.
    Yoona knpa lg…Smga sja tdk keguguran.

  4. Seru ceritanya… Owh aku kira fanny bakal gangguin hubungan yoonwon. Tapi hub. Yoonwon malah jadi semakin dekat. Lanjut thor.

  5. Akhirnya, YoonWon sudah saling jujur dengan perasaan masing-masing.
    Fanny ternyata baik jg kirain dia bakal ngerusak hub. YoonWoon.
    Kenapa dengan Yoona smoga dia tidak apa2.

  6. Akhirnya udah pada jujur sama perasaannya satu sama lain,yoona keras kepala bgt sih pngn cerai
    Kirain fany bakal jadi pengganggu hubungan yoonwon,aduuh apa yg terjadi sama kandungannya yoona
    Semoga baik baik aja

  7. uhoh ada apa dengan yoona? semoga yoona & bayi nya baik2 saja. akhirnya siwon mau mengakui perasaan nya juga dan tiffany juga sudah bisa melepaskan siwon. tinggal yoona yang harus menerima kesungguhan hatinya siwon dan mau percaya lagi sama siwon.

  8. Akhirnya siwon sadar klo dia jg mencintai yoona (ya iyalah siapa jg yg bs nolak pesona yoona)
    Semoga Tiffany Ga berulah lg dan ganggu yoonwon
    Omo?itu yoona knp?jgn smp keguguran dong…

  9. Yoona oennie knp lg.. aaaah wonppa gentle bgt udh ngakuin d dpn ortun nya yoona oennie… pria dewasa emg harus kyk gtu haha…
    Yoona oennie jgn kras kpala dong kasian wonppa.

  10. Akhir nya yoonwon mengungkapkan perasaan masi,siwon oppa jentel banget ngakuin yoona sebagai istrinya didepan rekan kerjanya.otokehae….apa yang terjadi sama yoona kenapa yoona merinti kesakita…

  11. Ayolah yoona jgan keras kpla deh, siwon kan udah ngakuin klo dia jga cinta sma yoona…
    Msa sih fanny udah ngerelain siwon, kok cpet bget…?
    Seru nih hbungan keluarga im sma heechul, walaupun heechul sma sicca udah ptus tpi mereka tetap berhubungan baik…
    Semoga siwon bsa ngebuktiin cntanya sma yoona…

  12. Y00na minta cerai dr Siw0n, sem0ga aja gk brlanjut & Y00na bakal mikir lg setelah Siw0n nyatain cinta.a,.
    Itu Y00na kenapa? Jangan sampai trjadi apa2 dgn janin.a,,

  13. cie eciee wonppa cemburu yoona uni ma heechul oppa.. akhrnya wonppa ngungkapin perasaannyA. smga yoonwon cpt2 baikan. omo knpa yoona uni? lanjut thor

  14. Akhrnya siwon ngungkpin jg klau dy cinta ma yoona…
    Kynya hrus usha ekstra bgi siwon buat bsa ngebujuk yoona blik lg…
    Mdh2n gk da apa2 dg kndungn yoona

  15. Hadeh… hubungan YW msh berjalan kurang mulus ya
    sebegitu emosinya Yoona di pikirnya Wonppa bakal berpaling ke Tiffany
    aku jd deg2n bacanya apa mereka benar2 akn bercerai
    benar2 tegang aq bacanya chingu

  16. Ak pikir fanny oenni bakal merebut siwon oppa dari yoona oenni eh ternyata malah memberi selamat. Mudah”an yoona oenni gk knapa”

  17. Akhirnya mommy ngungkapin perasaannya begitu juga daddy…
    sempga daddy bisa membatalkan niat mommy tuk bercerai….
    omoo! perut mommy knapa ? apa titik kecilnya udah mau kluar *kyaaaINR*😀

  18. Jangan sampe mereka beneran cerai.. wah akahirnya rahasia yg yoonwon tutupi selama ini kebongkar juga di depan semua rekan” kerjanya.. yoona kenapa tuh berharap dia gak kenapa” n yoonwon bisa baikan lagi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s