Fanfiction

♡ MY LOVE is FOR YOU ♡ Chapter 2

#Enjoy reading>>>

_

_

_

_

_

_

_

_

Author POV

Sesuai dengan permintaan yoona, malam ini
siwon mengikuti kemauan nya untuk
menemui kedua orangtua Yoona dirumahnya.

YOONA: (membuka pintu mobil) ayo
masuk! (keluar dari dalam mobil)

SIWON: (keluar dari mobil) apa harus
malam ini? Apa yang akan kukatakan
pada orangtua mu?

YOONA: entahlah..aku juga tak tahu
apa yang akan mereka tanyakan padamu.

keduanya akhirnya berjalan beriringan
memasuki halaman depan rumah yoona. sebelum menekan
bell pintu, yoona menghentikan langkah
nya dan menarik siwon sedikit lebih
mundur dari depan pintu.

SIWON: wae??

YOONA: aku lupa memberi tahumu,aku
mengatakan pada mereka kita saling
mencintai jadi jika nanti mereka
bertanya apa kau mencintaiku?
Katakanlah kau mencintaiku
(menunduk)

SIWON: hahaa (tertawa) jadi kau
mencintaiku?

YOONA: (memukul lengan siwon) kau
jangan terlalu percaya diri, aku tidak
benar-benar mencintaimu (gugup)

SIWON: lalu kenapa kau katakan pada
mereka kau mencintaiku?

YOONA: itu..hmm…itu karna aku tak
mau kalau orangtua ku tahu aku bisa
hamil bahkan bukan dengan pria yang
kucintai.. apa yang akan mereka pikirkan
nanti? (gugup)

SIWON: apa benar begitu? (menggoda)
itukah alasan nya? Apa bukan karna
kau memang diam-diam jatuh cinta padaku?
(tersenyum)

gurauan siwon pada yoona sedikit bisa
mencairkan ketegangan diantara
keduanya, siwon terus menahan
tawanya melihat yoona yang menjadi
salah tingkah karenanya.

SIWON: aigoo..jadi kau benar-benar telah
jatuh cinta padaku? Kenapa pipimu
menjadi memerah seperti itu (tertawa)

YOONA: aishh..itu tidak mungkin,sudah..
ayo masuk dan ingat ya apa yang tadi aku
katakan (berjalan mendahului siwon)

SIWON: (tersenyum mengikuti yoona)

Yoona dengan cepat menekan bell
rumahnya dan mengajak siwon masuk
begitu seseorang membukakan pintu
untuk mereka.

SICA: Oh…yoona ya, kau sudah pulang?
(melirik siwon) nugu?

YOONA: dia orang nya unnie (melihat
kearah siwon) dia jessica.. kakak ku!

SIWON: (tersenyum) annyeong haseyo,
Choi Siwon imnida..

SICA: Oh..ne Sica imnida, ayo
masuklah appa dan umma sudah
menunggu kalian.

Sica menggandeng lengan yoona
masuk,sedangkan siwon mengikuti
keduanya dari belakang.

SICA: (berbisik) dia tampan yoong
(tersenyum)

YOONA: ahh..unnie,kau hanya belum
tau siapa dia?

SICA: (heran) maksudmu?

YOONA: aniyo…

>>>

Di ruang keluarga Tn. Dan Ny.Im sudah
menunggu kehadiran yoona dan
siwon.
Setelah siwon memperkenalkan
diri dan duduk didepan Tn.dan
Ny.Im, segera terjadi pembicaraan
cukup serius diantara mereka.
Yoona
sedikit gugup dengan situasi seperti itu,
ditambah Siwon yang duduk
disampingnya selalu menatap
kearahnya setiap kali ia hendak
menjawab pertanyaan dari Tn.Im.

TN.IM: jadi sudah berapa lama kau
mengenal putriku?

SIWON: belum lama paman, karna saya
juga baru bergabung di Tim RAINBOW..

TN.IM: kau rekan kerja Yoona?

SIWON: ne..saya fotografer baru disana.

TN.IM: kau seorang fotografer?
(tersenyum) Aigoo…kau sama
denganku Siwon, meskipun aku tak
menjadi seorang fotografer tapi aku
sangat menyukai fotografi..kapan-kapan kau
harus berbagi ilmu padaku (tertawa)

SIWON: ne paman (tersenyum)

NY.IM: aigoo..yeobo, kalau kau sudah
membicarakan fotografi pasti lupa
dengan yang lainnya..

TN.IM: hahahaa..kau ini yeobo,aku
hanya senang akhirnya bertemu dengan
seseorang yang memiliki hobi sama
dengan ku, apalagi tak lama lagi dia
akan jadi menantu kita, bukankah kau
tahu sejak dulu aku menginginkan anak
laki-laki (tertawa)

NY.IM: ne..ne..aku mengerti (menatap
yoona) lihatlah yoong appamu
menyukai calon suamimu.

Yoona hanya terdiam mendengar
ucapan umma nya, Ia bingung harus
berkata apa, dan siwon juga hanya
menyunggingkan senyum ramahnya
kepada Tn.dan Ny.Im sepertinya ia
telah berhasil menarik simpati dari
mereka.

TN.IM: lalu dimana orangtuamu Siwon?

SIWON: mereka tinggal di Busan
paman, mengurus perkebunan disana..

TN.IM: kalau begitu kau hubungi
orangtua mu, minggu depan kalian
menikah.

SIWON: (terkejut) minggu depan??

YOONA: MWO…appa!! Kenapa secepat
ini,aku masih banyak pekerjaan
dikantor, RAINBOW sudah dikejar
deadline.

NY.IM: appa mu benar Yoona, apa kau
mau menikah setelah perutmu
membesar? Kalian tetaplah fokus pada
pekerjaan. appa dan umma yang akan
mengurus semuanya…

YOONA: tapi umma..

NY.IM: kau tak usah khawatir
yoona, appa mu sudah mengurusnya.

Yoona hanya bisa pasrah dengan
keputusan sepihak daru orangtuanya. sama halnya
dengan siwon yang juga tak bisa
mengajukan penolakan.

>>>

Seminggu memang waktu yang singkat, bahkan waktu terasa berjalan terlalu cepat.

Hingga membuat Yoona, kini sudah duduk didepan meja
rias untuk memoles wajahnya sebelum
acara pemberkatan pernikahan yang akan
digelar siang ini. ditemani sang kakak
yang juga sedang dirias, Yoona berusaha
menghilangkan rasa gugup dalam didirinya.

SICA: kau gugup?

YOONA: (mengangguk)

SICA: kau harus tenang karna aku
yakin semua akan berjalan lancar
(tersenyum)

YOONA: Unnie…apa tak masalah aku
menikah lebih dulu sebelum unnie?

SICA: tentu saja tidak yoong, aku justru
bahagia melihatmu menikah lebih dulu
(tersenyum) Oh ya..kau mengundang
semua rekan kerjamu kan?

YOONA: hmm…(bingung) aku…

Yoona terlihat bingung menjawab
pertanyaan jessica. ia sedikit berpikir
alasan apa yang harus ia katakan untuk
menutupi semua dari sica.
karna sebenarnya tak ada satupun rekan
kerjanya yang mengetahui hari ini adalah hari pernikahannya dengan siwon.

SICA: wae Yoong? Apa teman-teman mu tak
hadir?

YOONA: hmm..bukankah aku pernah
bilang jika kami sedang dikejar deadline
karna RAINBOW akan segera terbit. Jadi
mereka tak bisa datang, tapi aku
berencana merayakan bersama mereka
diluar jam kantor (tersenyum kaku)

SICA: Owh, begitukah?
baiklah sepertinya kau
sudah selesai.. kajja kita ketempat
pemberkatan nya, acaranya akan
segera dimulai.

YOONA: ne…unnie (tersenyum)

>>>

Pernikahan Yoona dan Siwon digelar
dalam ruang VIP sebuah hotel, dan
hanya sedikit tamu undangan yang
ada, karna pernikahan ini di khususkan
untuk keluarga, kerabat dekat dan hanya beberapa rekan Tn.
dan Ny.Im. Sedangkan dari pihak siwon
hanya ada kedua orangtua nya beserta
paman dan bibinya yang datang dari
Busan tanah kelahiran siwon.

>>>

Kini siwon sedang berdiri dialtar
pernikahan menunggu pengantin nya. Ia
merasa gugup saat melihat Yoona
berjalan kearahnya, Tn.Im menggapit
tangan yoona berjalan menuju altar,
dengan mengenakan gaun pengantin
putih yang simpel, namun yoona masih
bisa terlihat anggun dan tetap
elegant.

pandangan mata siwon intens
menatap yoona yang kini semakin
mendekat padanya.

TN.IM: (mengulurkan tangan Yoona)

SIWON: (menerima uluran tangan dari
Tn.Im)

TN.IM: (tersenyum) aku menyerahkan
putriku padamu, tolong jaga dan
bahagiakan dia. Jangan menyakiti
hatinya atau bahkan membuatnya
menangis karna aku tak pernah bisa
melihat putriku bersedih.

SIWON: ne..(mengangguk dan
tersenyum)

Yoona sudah ingin mengeluarkan
airmata nya saat mendengar ucapan
appa nya pada siwon, namun sekuat
hati ia nencoba menahan nya dan
berusaha tersenyum menatap appa nya
yang kemudian berjalan meninggalkan
nya diatas altar.

Kini ia dan Siwon saling berhadapan
dan siap mengucap janji suci
pernikahan.

PENDETA: aku akan bacakan beberapa
ayat Tuhan dan selanjut nya ucapkan
janji kalian dihadapan Tuhan.

YOONA: (mengangguk)

SIWON: (mengangguk)

Siwon menggenggam tangan yoona
mengikuti arahan sang
pendeta. Keduanya siap untuk
mengucap janjinya pada Tuhan.

Siwon POV

Ya Tuhan maafkan aku karna telah
membohongi mereka semua yang ada
disini. kuharap Kau mengerti karna
sesungguhnya akupun tak ingin seperti
ini, keadaan yang memaksaku melakukan
semua ini.

aku tahu ini sangat salah
karna aku mempermainkan ikatan suci
pernikahan didepan Mu.
Tapi satu janjiku padaMu Tuhan.. aku
akan berusaha melakukan yang terbaik
untuknya sesuai janjiku pada kedua
orangtuanya.

Kuharap Kau mengampuni dan
memaafkan ku untuk semua sikap dan
kebodohan ku.

>>>

Author POV

Siwon dan Yoona terus mengikuti
arahan sang pendeta.
kedua tangan
mereka masih saling menggenggan dan
kedua matanya pun kini saling
bertatapan sampai sang pendeta
akhirnya menyudahi pemberkatan bagi
keduanya.

PENDETA: atas nama Tuhan kalian telah sah
menjadi suami istri..
kuharap kalian
bisa saling menjaga janji yang sudah
kalian ucapkan tadi…Tuhan memberkati..

SIWON: (menatap yoona)

YOONA: (menunduk)

PENDETA: (tersenyum pada siwon) kau
bisa mencium pengantin wanitamu
sekarang..

Siwon sedikit terkejut mendengar
ucapan sang pendeta walaupun hal
seperti ini memang wajar dan ia pun
sering melihat di acara-acara pernikahan
lainnya.

Siwon memandang sekeliling tamu yang
hadir yang sedang tersenyum seolah
memberinya dukungan untuk mencium
yoona, pengantinnya.

perlahan ia mengalihkan
pandangan nya pada yoona dan melihat
yeoja yang kini sudah sah menjadi
istrinya itu sedang menundukkan wajah
tak berani menatapnya.

Dengan sedikit ragu Siwon meraih dagu
yoona dan kemudian menangkup wajah
nya dengan kedua tangan nya agar dia
bisa menatapnya,dan dengan perlahan
ia mendekatkan wajahnya untuk meraih
bibir yoona.

Yoona POV

Omo..Omo…Choi Siwon apa yang akan
kau lakukan?

Apa kau benar-benar akan menciumku di
depan semua orang disini?
Awas saja kalau kau berani
menciumku lagi seperti waktu itu aku
tak akan memaafkan mu!

Aishh…kumohon jangan lakukan itu,
apa kau tak tahu jantungku hampir
berhenti berdetak sekarang…

Choi Siwon pabo..!!
Kenapa kau mau menuruti perkataan
pendeta itu..
kau kan bisa menolaknya!!

pasti kau sengaja memanfaatkan
kesempatan ini untuk mencium ku
lagi…
Otthokae..!?
Awas kau Choi Siwon…!!

>>>

Author POV

Yoona tak bisa berbuat apa-apa ataupun mengelak saat
siwon semakin mendekat dan perlahan
mencium lembut bibirnya.
Tidak mungkin kan ia membuat kehebohan dengan berlari menjauh disaat sang pengantin pria berniat menciumnya.
Itu akan sangat memalukan.

Akhirnya ia hanya bisa
menutup kedua matanya berusaha
menyembunyikan rasa gugup dan juga
kesal pada siwon.
Namun entah mengapa dalam hatinya
ia bisa merasakan kehangatan yang mulai
menjalar di seluruh tubuhnya ketika
siwon menciumnya, memagut bibirnya cukup lama.

Riuh tepuk tangan yang mengiringi
perlahan membuat Siwon menyudahi
ciuman nya dan sekilas menatap yoona
yang langsung memberikan tatapan tak
biasa padanya. yang tak dapat ia mengerti
maksudnya…??

>>>

Setelah acara pernikahan selesai,
siwon dan yoona langsung berpamitan
kepada orangtua mereka untuk
langsung ke aparetmen siwon.

TN.IM: apa benar kalian tak akan pergi
bulan madu?

YOONA: aniyo..appa,kami tak bisa
melakukan nya karna masih banyak
pekerjaan dikantor.

SIWON: ne..paman,kami juga tak perlu
bulan madu (menatap yoona)

TN.IM: aigoo…mulai sekarang kau
harus terbiasa memanggil ku
appa..bukankah begitu Tn.(mengarah
ke Tn.Choi)

TN.CHOI: hhahaa(tertawa) tentu saja
Tn.,Siwon harus menganggap dirimu
sama seperti appa nya sendiri.

SIWON: ne..appa (melihat Tn.Im)

TN.CHOI: kalau begitu kami juga akan
langsung pulang ke Busan.

NY.IM: aigoo..kenapa cepat sekali,kita
bahkan belum sempat mengobrol..

NY.CHOI: perkebunan kami tak ada yg
mengawasi,jadi kami terpaksa harus
langsung pulang (tersenyum) Yoona
ya..menantuku oemma pulang ne..

Yoona sedikit terkejut mendengar
dirinya kini dipanggil menantu..

YOONA: (gugup) ne..ahjumma,hmm
…maksud saya oemma.

NY.CHOI: aigoo…rasanya aku ingin
membawamu ke Busan dan
mengenalkan mu pada semua orang
disana,mereka pasti iri saat melihat
menantuku secantik ini (tersenyum)

Yoona hanya bisa membalas dengan
senyum malu atas pujian Ny.Choi
padanya.

SIWON: apa aku perlu mengantar
kalian?

NY.CHOI: (memukul lengan siwon)
anak ini apa yg kau katakan? Mana
boleh meninggalkan istrh pada saat
malam pertama kalian.

TN.CHOI: ne oemma mu benar lagi pula
ada paman dan bibimu yg bersama
kami,kau tak perlu repot (menepuk
bahu siwon) nikmati saja malam
pertama kalian.

Siwon kemudian tersenyum kaku
mendengar gurauan appa dan oemma
nya sendiri,sementara yoona acuh tak
acuh melihatnya.

>>>

Setelah menempuh 30 menit perjalanan
dari tempat pernikahan,akhirnya siwon
dan Yoona tiba di apartemen milik Siwon.

Yoona membawa 2 koper besar pakaian
nya, dengan masih mengenakan gaun
pengantin ia terlihat kerepotan sendiri
membawanya.

YOONA: Siwon ssi apa kau tak bisa
membantuku membawanya??
(menghentikan langkahnya)

SIWON: (berbalik) apa yang sebenarnya
kau bawa? Aishh..kau pikir apartemen
ku muat apa menampung semua
barang-barang mu ini?

YOONA: tapi aku memerlukan semua
ini, lagi pula aku tak membawa
semuanya masih banyak yang tertinggal
dirumah ku.

SIWON: ya sudahlah ayo cepat aku
sudah capek (mengambil koper yoona)

YOONA: kau pikir kau saja aku juga
capek (berjalan mendahului siwon)

>>>

Siwon menekan kode pintu apartmen
nya dan mempersilahkan yoona untuk
masuk lebih dulu.

Begitu masuk Yoona langsung
mengamati tiap sudut yang ada di
apartmen itu,memang apartmen siwon
tak terlalu besar,hanya ada satu kamar
tidur,ruang kerja,ruang tamu yang juga
sebagai ruang menonton tv,satu kamar
mandi dan juga dapur plus meja makan
nya.
Walau tinggal sendiri,namun apartmen
siwon terlihat rapi dan nyaman.

SIWON: karna hanya ada satu kamar
disini jadi kau bisa memakai kamarku.

YOONA: lalu bagaimana dengan mu?

SIWON: kau tenang saja,aku bisa tidur
diruang kerjaku.

YOONA: baiklah yang mana kamarnya?

Siwon menunjuk kan kamarnya dan
memasukan 2 koper yang yoona bawa
kedalam nya.

SIWON: kalau kau mau mandi,mandilah
aku akan keluar membeli makanan
(keluar kamar)

YOONA: Siwon ssi apa kau tak akan
lama?

SIWON: waeyo?

YOONA: aku takut sendirian disini
(menunduk)

SIWON: (tertawa) aku tak menyangka
kau punya rasa takut.

YOONA: ishh…(memukul lengan
siwon) aku serius..

SIWON: ne…tenanglah aku cuma ke
resto di bawah,kau mau makan apa?

YOONA: (menggeleng) aku tak ingin
makan.

SIWON: wae? Kulihat kau belum makan
apapun tadi..

YOONA: aku lelah aku ingin tidur saja..

SIWON: baiklah,terserah kau saja
(keluar)

Setelah siwon keluar, Yoona
memutuskan mandi dan mengganti
pakaian nya dengan piyama tidurnya, ia
mematikan lampu kamarnya dan
merebahkan tubuhnya di tempat
tidur,namun entah kenapa ia tak juga
bisa tertidur padahal tubuhnya terasa
lelah hari ini, Yoona justru teringat saat
siwon mencium nya tadi.

YOONA: Aigoo…apa yang ku pikirkan?
Kenapa aku bisa mengingatnya?
(menyentuh bibirnya) dia menciumku
lagi tadi,Tapi kenapa aku tak bisa
marah pada siwon?
Aishh…Im Yoona apa yg kau pikirkan?
Lupakanlah semua itu ini hanya
pernikahan sementara antara kau dan
siwon jangan memikirkan hal yang tidak
perlu (menarik selimut menutupi
tubuhnya)

>>>

Siwon terbangun dari tidurnya dan
segera menuju kekamar mandi,namun
ia terkejut saat melihat yoona berada
didapur menyiapkan makanan untuk
sarapan
dengan mengikat kuda rambutnya serta
mengenakan celemek untuk memasak
yoona asyik memotong sayuran
didepan nya,dan tak menyadari siwon
intens memperhatikan nya,ada sisi
berbeda yang dirasa siwon saat melihat
yoona. kini sifat keras kepala dan
arogan nya seolah hilang saat ia
tersenyum mencicipi masakan nya.

YOONA: awwhh…(memegang jarinya)

SIWON: (terkejut dan berlari kearah
yoona) wae?

YOONA: jariku..(memperlihatkan
jarinya yg berdarah terkena pisau)

SIWON: (meraih jari yoona dan
menghisap darahnya)

Yoona terkejut saat ia menunjukan
jarinya yang terluka pada siwon,siwon
langsung meraih jarinya dan
menghisap jari telunjuknya yang
berdarah.

YOONA: (menatap siwon)

SIWON: (menatap yoona) wae..?
Kenapa kau menatapku seperti itu?

YOONA: ani…siapa juga yang
menatapmu (menarik tangannya)

SIWON: kenapa jarimu bisa terluka?

YOONA: aku tak tahu,aku hanya
sedang memotong sayuran tadi..

SIWON: aigoo…siapa yang menyuruhmu
melakukan nya?

YOONA: aku hanya ingin menyiapkan
sarapan untuk kita, apa itu salah?

SIWON: kau tak perlu repot melakukan
nya, aku sudah biasa melakukan
semua sendiri.

YOONA: tapi aku kan sekarang is…
(diam) aishh…sudahlah aku tak mau
pagi-pagi berdebat dengan mu.

SIWON: ne…aku juga, sekarang
duduklah (menarik kursi untuk yoona)
aku akan ambilkan plester dulu…

Siwon berjalan mengambil sebuah
kotak p3k yang ada dilaci meja dekat
dapur,ia kemudian kembali mendekati
yoona yang sedang duduk sambil terus
memegangi jarinya.

SIWON: sini tanganmu aku pakaikan
ini (membuka plester)

YOONA: (menahan tangannya) apa itu
tak akan membuat jariku perih?

SIWON: aigoo…tentu saja tidak, Kau
ternyata seperti anak kecil (menarik
tangan yoona kemudian memakaikan
plester pada jarinya yang terluka)

YOONA: (memperhatikan jarinya)
aihh…kuku ku jadi tertutup kalau
begini, ini akan merusaknya (mencoba
melepas plester)

SIWON: (menahan tangan yoona) apa
yg kau lakukan? Nanti darahnya bisa
keluar lagi.

YOONA: tapi ini akan merusak kuku ku
dan aku tak mau itu terjadi (cemberut)

SIWON: kubilang jangan dilepas maka
kau tak boleh melepasnya, itu hanya
sementara nanti setelah lukanya
menutup baru kau boleh melepasnya,
arraseo…!!

Yoona hanya mengangguk
mengiyakan,entah mengapa kali ini ia
tak mau menentang perkataan siwon.

SIWON: tunggulah disini aku akan
selesaikan masakan mu (beralih
kedapur)

Yoona hanya bisa memperhatikan
siwon dari tempat duduknya, ia melihat
siwon dengan telaten memotong
kemudian mencuci sayuran nya namun
sesekali ia juga masih mengomel
sendiri melihat salah satu jari
lentiknya kini terluka dan terbungkus
plester.

Siwon yg menyadari yoona masih saja
mengomel sendiri, hanya tersenyum
sambil terus menyelesaikan masakan
nya, dak akhirnya tak berapa lama
semua sudah selesai, siwon kemudian
menghidangkan makanan yg baru ia
masak keatas meja.

SIWON: (mengambil nasi) ayo
makanlah (meletakkan semangkuk nasi
didepan yoona)

YOONA: (menggeleng dan mendorong
mangkuk nasi dari hadapan nya)

SIWON: wae..? Kau takut aku
meracunimu? Tenanglah aku tak
sejahat itu (tersenyum)

YOONA: ani…aku hanya tak ingin
makan kali ini..

SIWON: lalu untuk apa pagi-pagi kau
sudah ribut didapur? Aku yakin
sebelum nya kau tak pernah masuk
kedapur..

YOONA: aishh…aku justru sering
membantu umma didapur.

SIWON: tapi aku tak yakin…lihat saja
dapurku jadi berantakan semua karena
mu..

YOONA: nanti kubereskan, sudahlah
teruskan saja makan mu,aku akan
bersiap kekantor (berdiri) Oh
yaa…ingat jangan sampai orang
dikantor tahu pernikahan kita.

SIWON: ne…aku juga tak mau ada yang
tahu kalau ternyata aku menikah
dengan yeoja sepertimu(?)

YOONA: MWO…yeoja seperti apa
maksudmu? (memelototi siwon)

SIWON: ani..ani…tak usah dibahas
(tersenyum) sudah sana cepatlah
mandi, aku juga mau mandi setelah
kau selesai..

Yoona berjalan kekamar mandi dengan
wajah cemberut karna tak paham
maksud ucapan siwon tadi dan lagi
siwon hanya tersenyum melihatnya.

>>>

Dengan mengendarai mobil masing-masing,
Siwon dan Yoona tiba dikantor
RAINBOW, Yoona berjalan lebih dulu
dan tak berapa lama siwon menyusul
dibelakang nya.

YOONA: (tersenyum) annyeong Seohyun ssi..

SEO: Oh Yoona ssi annyeong…
(tersenyum) kenapa kemarin kau tak
masuk..?

YOONA: hmm..aku ada keperluan
mendadak jadi aku tak bisa datang,
mianhaeyo…

SEO: ne..aku mengerti,.tapi Ny.Kim
mencarimu.

YOONA: sajangnim mencariku?

SEO: (mengangguk)

Tak jauh dari tempat Yoona dan Seohyun.

KYU: Oh siwon ssi kemana saja kau
sampai tak masuk kemarin?
(merangkul siwon)

SIWON: hmm…aku ada keperluan di
Busan menemui orangtua ku, apa
sesuatu terjadi?

KYU: entahlah tapi kemarin Ny.Kim
terus mencari Yoona..

SIWON: Yoona? Ada apa memangnya
(melihat kearah yoona dan seo)

Tak berapa lama sooyoung terlihat
berjalan terburu-buru kearah yoona.

SOO: Yoona ssi…Ny.Kim mencarimu,
Ia menyuruhmu menemuinya diruangan
nya

YOONA: (bingung) waeyo?

SOO: molla.. sebaiknya kau segera
menemuinya, kulihat tadi dia seperti
sedang marah..

Siwon terus mencoba mendengarkan
pembicaraan yg Soo sampaikan pada
yoona.

SIWON: (bergumam) apa sesuatu
terjadi?
KYU: wae?

SIWON: (menepuk bahu Kyu)
aniyo..kajja..

>>>

Yoona bergegas menemui Taeyeon
diruangan nya

YOONA: (mengetuk pintu)

TAEYEON: masuklah!

YOONA: (masuk) sajangnim mencari
saya??

TAEYEON: apa ini? (melempar majalah
kearah Yoona)

YOONA: (mengambil majalah
kemudian membuka-buka isinya)
kenapa bisa begini…??

Yoona kembali membolak-balik
majalah ditangan nya,ia sedikit bingung
dan tak percaya, dua halaman iklan yang
seharusnya tercetak didalam nya
menjadi tak ada disana.

TAEYEON: (tersenyum sinis) kau sudah
lihat dimana kesalahan nya?

YOONA: ne..sajangnim (menunduk) tapi
sebelum ini di terbitkan,sudah berkali-kali
saya memeriksanya.

TAEYEON: omong kosong (mencibir)
tak kan seperti ini jika kau
memeriksanya mana mungkin 2
halaman iklan tak masuk kedalam nya. Kau tak bisa menyalahkan bagian percetakan.. mereka jelas mendapatkan semua file yang mereka cetak darimu…

YOONA: jeongmal mianhaeyo
sajangnim (membungkuk)

TAEYEON: ada apa denganmu Yoona
ssi? Belakangan ini kuperhatikan kau
terlihat lain, apa ada yang mengganggu
pikiran mu?

YOONA: (melihat kearah Taeyeon)
aniyo…saya baik-baik saja (menunduk)

TAEYEON: kau tak pernah seperti ini
sebelum nya, Kinerjamu selalu memuaskan ku.. tapi ini.. ini sangat fatal yoona!!

YOONA: ini takkan terulang lagi,saya
janji…

TAEYEON: lalu bagaimana dengan ini?
Pihak pengiklan membatalkan kontrak
dengan RAINBOW dan kau juga tahu
mereka pihak yang sangat penting untuk
kita..

YOONA: maafkan kelalaian saya sajangnim..saya akan berbicara dan
meminta maaf pada mereka agar tak
membatalkan kontrak dengan RAINBOW. Saya akan mempertanggung jawabkan semuanya..

TAEYEON: (tersenyum sinis) kau yakin
bisa melakukan nya?

YOONA: ne..saya akan lakukan yang
terbaik..

TAEYEON: kalau begitu kau bisa
menemui mereka di Busan dan
lakukan apa yang tadi kau katakan
padaku..

YOONA: Busan? Kenapa saya harus
kesana?

TAEYEON: karna kudengar mereka
sedang melakukan perjalanan bisnis
disana.

YOONA: ne.. saya akan pergi kesana.

Yoona membungkuk untuk kemudian berjalan keluar dari ruangan
Taeyeon.
ia langsung menuju parkiran
mobilnya tanpa mendengar rekan-
rekan nya memanggil dirinya.

HYO: apa sesuatu terjadi dengan nya?

SOO: mungkin? Kudengar tadi Ny.Kim
marah padanya.

YURI: MWO…apa aku tak salah
dengar? Ny.Kim marah
padanya? bukankah selama ini dia sangat
membanggakan Yoona?

SOO: itu yang aku dengar tadi.

dengan langkah terburu-buru Sunny
menghampiri Sooyoung beserta rekan lain
nya yang tengah berbicara.

SUNNY: aku baru tahu apa yang membuat
Ny.Kim marah, lihat ini (menyerahkan
majalah RAINBOW)

HYO: ada apa memangnya?

SUNNY: coba kalian perhatikan, 2
halaman yang harusnya berisi iklan tak
ada didalam nya.

YURI: OMO…ya kenapa bisa begini?
Lalu bagaimana dengan yoona?

SUNNY: dia pergi ke Busan
sekarang,untuk menemui mereka..

SOO: aigoo..apa harus dia yang
disalahkan untuk ini?

HYO: lalu siapa lagi? Jelas saja Yoona
dia pimpinan tim, apa kau mau
disalahkan?

Beberapa rekan namja kemudian datang
menghampiri mereka.

HYUK: Kenapa kalian serius sekali?
Apa yang terjadi?

HYO: (menyerahkan majalah) lihatlah,
kau seharusnya bisa tahu setelah
melihat ini..

HYUK: (membuka-buka majalah)
MWO..ini..apa ini benar?

HAE: wae? (mengambil majalah dari
tangan hyuk) OMO…bagaimana
mungkin? Lalu dimana Yoona?

SUNNY: Busan..

SIWON: MWO…BUSAN!! untuk apa dia
kesana?

Siwon yang tadi hanya diam
memperhatikan rekan-rekan nya kini mulai
bereaksi dan menjadi panik setelah
mendengar Yoona pergi ke Busan.

SUNNY: Ny.Kim memintanya untuk
menemui pihak pengiklan disana..

SIWON: bersama siapa dia pergi?

SOO: dia sendirian..

Ya Tuhan…

Siwon langsung berjalan pergi
meninggalkan rekannya yang lain, ia
melangkah masuk keruangan Taeyeon setelahnya.

SIWON: Taeyeon ssi, apa yang kau
lakukan?

TAEYEON: maksudmu?

SIWON: kenapa kau menyuruh yoona
pergi ke Busan?

TAEYEON: Aku tak menyuruhnya,dia yang
ingin melakukan nya..

SIWON: seharusnya kau
mencegahnya.. kenapa kau justru
membiarkan nya pergi sendirian
(menaikan nada suaranya)

TAEYEON: Siwon ada apa dengan mu?
(bingung) bukankah kau tak akur
dengan nya.. kenapa sekarang kau justru terkesan membelanya. Dia salah dan harus mempertanggung jawabkan kesalahannya..

SIWON: bukan itu masalahnya.. Busan
tempat yang jauh dan Yoona saat ini
sedang ham…(terdiam)

TAEYEON: Yoona sedang..? Sedang apa
maksudmu?

SIWON: ani..aku hanya mau bilang
Yoona hmm..dia seorang yeoja, kenapa kau
membiarkan dia pergi sendiri tanpa
meminta seseorang menemaninya..

Siwon langsung saja keluar dari ruangan
Taeyeon dan segera menuju
mobilnya.
Ia mencemaskan yoona dan
berniat menyusulnya ke Busan.

>>>

Yoona berdiri kesal di pinggir jalan
disamping mobilnya, ia masih belum
berhasil menemui orang yang akan
ditemuinya, itu karna terjadi masalah
dengan mobilnya yang entah mengapa saat ini mogok dan
ia tak tahu harus melakukan apa?

YOONA: Otthokae..? Oh God kumohon
seseorang tolong aku…
Aishh…kenapa disaat seperti ini mobil
ku harus mogok, otthokae..?!

Yoona menelungkupkan wajahnya,ia
terduduk disamping mobilnya dan
menangis.

Namun tiba-tiba ia dikejutkan
suara klakson mobil  dibelakangnya.

YOONA: (menoleh dan terkejut) Si..Won..

SIWON: (mendekati yoona)

YOONA: apa yang kau lakukan disini?

SIWON: (menarik tangan yoona
kemudian memeluknya)

YOONA: (bingung) Si…Won ssi wae?

SIWON: dasar pabo..! Apa yang kau
lakukan disini (melepas pelukan nya)

YOONA: aku hanya…

SIWON: ssttt…(meletakkan telunjuknya
dibibir yoona) aku tahu, kau tak perlu
menjelaskan nya, ayo ikut aku
(merangkul yoona masuk ke mobilnya)

YOONA: kita mau kemana? Bagaimana
dengan mobilku?

SIWON: sudah ikut saja, mobilmu nanti
aku yang urus..

Yoona pun terdiam dan mengikuti
ajakan Siwon.

Ketika telah berada didalam mobil bersama siwon. Ia terdiam cukup lama, lebih karna tak menyangka jika Siwon
menyusulnya ke Busan.

SIWON: ehmm..(berdeham)

YOONA: (menoleh kearah siwon)

SIWON: apa yang kau pikirkan? Kenapa
kau diam saja dari tadi? (fokus
menyetir)

YOONA: aniy.. aku hanya…?

SIWON: Kau pasti berpikir aku sengaja
menyusulmu kan??

YOONA: Mwo?

SIWON: ne..itu kan yang ada dalam
pikiran mu? tapi kau salah,aku kesini
untuk pemotretan (berbohong)

YOONA: aku tak perduli (memalingkan
wajah)

SIWON: apa kau memang sebodoh itu?

YOONA: Mwo..kau bilang aku bodoh
(memukul lengan siwon) apa
maksudmu?

SIWON: ne.. kau bodoh, mana ada
seorang wanita menangis dipinggir
jalan hanya karna mobilnya mogok,
kalau kau pintar kau pasti akan
menelpon seseorang untuk minta
bantuan, jika hanya berdiam diri disana
mungkin saja akan ada orang yang
berniat jahat padamu..

YOONA: (tertawa) apa itu berarti kau
mengkhawatirkan ku? Kau sedang khawatir ya? Iya kan??

SIWON: (gugup) aniyo..bukan itu
maksudku, hanya saja aku hmm..?

YOONA: aishh..sudahlah, kau lihat
ponselku (menyerahkan ponsel)

SIWON: (menerima ponsel yoona)
kenapa?

YOONA: kau yang pabo..! Kau lihat
ponselku mati, mana bisa aku
menghubungi seseorang dan aku turun
dari mobil karna aku harap akan ada
orang yang membantuku, satu lagi..aku
tak menangis tadi, hanya saja aku
terlalu cemas karna belum berhasil
menemui orang yang membatalkan
kontrak dengan RAINBOW (menunduk lesu)

SIWON: jadi kau belum bertemu
mereka?

YOONA: (mengangguk)

SIWON: dimana mereka? Aku akan
membantumu bicara dengan mereka.

YOONA: jeongmalyo? (berbinar)

SIWON: ne..cepat katakan sebelum aku
berubah pikiran.

>>>

Siwon dan Yoona kemudian pergi
bersama menemui orang yang telah
membatalkan kontrak iklan mereka dengan RAINBOW,
karna merasa kecewa iklan yang mereka
pasang di RAINBOW tak ikut tercetak
saat edisi terbarunya terbit.

Setelah berdiskusi cukup lama,bahkan
yoona sempat memohon,akhirnya pihak
pengiklan bersedia menandatangani
kembali kontrak kerjasama mereka
bersama RAINBOW . tapi dengan syarat
pihak RAINBOW bersedia menambah
dua halaman untuk mereka diedisi
selanjutnya sebagai ganti ruginya,dan
Yoona menyanggupi syarat tersebut.
hingga kini tak adalagi masalah yang
perlu dikhawatirkan.

Membuat Yoona kini dapat tersenyum senang setelah
semua akhirnya bisa diselesaikan
berkat bantuan Siwon.

YOONA: gomawoyo..(tersenyum
menatap siwon)

SIWON: apa hanya itu yang bisa kau
lakukan?

YOONA: (mengerutkan kening)
maksudmu?

SIWON: kau hanya bertrimakasih
padaku, padahal aku sudah membantu
menyelesaikan masalahmu,
seharusnya aku mendapat sesuatu yang
lebih dari itu (tersenyum)

YOONA: pamrih sekali.. memangnya apa yang kau inginkan?
Katakanlah..

Siwon tiba-tiba menghentikan laju
mobilnya kemudian menatap intens
kearah yoona, Siwon semakin
mencondongkan tubuhnya kearah
yoona, membuatnya berusaha
menghindar namun tak bisa karna tak
ada lagi ruang disana.

YOONA: (deg..deg) Apa yang mau kau la..
(terdiam dan langsung menutup mata)

SIWON: (tersenyum kembali
membenarkan posisi duduknya) kenapa
kau menutup matamu? (tertawa) kau
pikir aku akan mencium mu..

YOONA: (membuka matanya)
Aishh..aniy aku tak pernah ingin
melakukan nya dengan mu (memukul-mukul
lengan siwon)

SIWON: ne..ne..maafkan aku, aku
takkan menggodamu lagi, jadi berhenti
memukul ku (tersenyum) ayo turun,aku
ingin kau mentraktirku makan,bukan
hanya mengucapkan trimakasih saja
(membuka pintu mobil)

Yoona masih terdiam,sibuk menata
perasaan nya sendiri, entah apa yang tadi
ia rasakan saat siwon mendekatinya.
hanya saja ia merasa tubuhnya
menegang dan membuat jantungnya
berdetak tak normal.

SIWON: (mengketuk-ketuk kaca mobil)
heii..Yoona, ayo turun!

YOONA: (terkejut kemudian membuka
pintu mobil) kau makan saja aku tak
lapar..

SIWON: aigoo..dari tadi kita belum
makan, mana mungkin kau tak lapar?
Jangan bilang kau tak mau
mentraktirku! Kau pelit sekali..

YOONA: Aishh..baiklah ayo masuk!

Yoona berjalan mendahului Siwon
memasuki sebuah kedai penjual bubur.
kemudian memesan 2 porsi untuk nya
dan siwon.

YOONA: (mengaduk-aduk makanan nya)

SIWON: (memperhatikan tingkah
yoona) apa yang kau lakukan? Cepat
makanlah!

YOONA: (menggeleng) aku tak ingin
makan ini..

SIWON: kau coba dulu,ini bubur terenak
di Busan, aku sudah sering kesini.

YOONA: (menggeleng)

SIWON: lalu apa yang kau inginkan?

YOONA: aku ingin strawberry cake..

SIWON: (tertawa) mana ada disini,
bagaimana kalau kita kerumahku?
Oemma bisa membuatkan nya untukmu..

YOONA: ani..aniy kita pulang saja,besok
Ny.Kim bisa memarahiku lagi jika aku
tak masuk kerja..

>>>

Setelah selesai makan mereka
melanjutkan perjalanan ke Seoul untuk
pulang kerumah.
ditengah perjalanan
siwon melihat sebuah toko kue
kemudian menghentikan laju mobilnya
karna teringat permintaan yoona tadi.

SIWON: Yoona.. kau masih menginginkan
strawberry cake?

Yoona tak menjawab pertanyaan siwon
karna ternyata ia sudah terlelap dalam tidur.
Siwon tersenyum melihatnya, ia
melepaskan sweternya untuk menutupi
tubuh yoona kemudian menyibakkan
rambut yang menutupi wajahnya.

SIWON: (mendekat dan makin dekat
kewajah yoona)

Yoona merasakan hembusan nafas yang
menerpa kulit wajahnya,membuatnya
terbangun dari tidurnya. Dan cukup terkejut
saat ia membuka mata, melihat jarak
antara dirinya dan siwon yang sangat
dekat..

YOONA: Si..won kau?? (mendorong
dada siwon) apa yang mau kau lakukan?

SIWON: (gugup) Aishh…mm kau
jangan salah paham dulu, aku hanya
ingin menutupi tubuhmu dengan sweter
ku, kurasa kau kedinginan..

YOONA: (melihat sweter siwon
ditubuhnya) tapi kenapa wajahmu
sangat dekat tadi?

SIWON: itu karna tadi (bingung)
hmm…tadi aku lihat ada nyamuk
diwajahmu (tersenyum) aku berniat
mengusirnya agar tak menggigit mu.

YOONA: (mengerutkan kening)
benarkah?

SIWON: tentu saja benar, sudah tidurlah
lagi..aku akan membangunkan mu saat
kita sampai nanti.

YOONA: ne..gomawo sweternya,apa
kau tak kedinginan sekarang?

SIWON: aniyo kau pakai saja
(tersenyum)

Yoona ingin kembali melanjutkan
tidurnya, namun siwon justru tiba-tiba
meraih tangan dan mendekatkan
wajahnya.

SIWON: kumohon tutup matamu
sekarang..

YOONA: nde..(bingung)

SIWON: tutup matamu.. dan nanti
setelah kau membukanya lupakanlah
apa yang kulakukan.

tanpa menunggu persetujuan dari
yoona,siwon sudah menautkan bibirnya
dengan bibir yoona, entahlah perasaan
apa yang membuatnya berani melakukan
nya.

Setelahnya hening yang terjadi, Yoona tak
berkata sepatah katapun dan justru
menutup rapat kedua matanya dan
berpura-puratidur seolah tak terjadi apa-apa.

walaupun yang ia rasakan sebaliknya,
hatinya kini bergejolak.

sementara siwon kembali fokus
menyetir namun sesekali ia masih
sempat memperhatikan yoona yang dilihatnya sudah kembali tertidur.

Siwon POV

Aigoo…Choi Siwon apa yang kau
lakukan?
Apa yang kupikirkan hingga mencium nya
tadi?
Aishh..kenapa ia bisa setenang itu
sekarang?

Bukankah seharusnya ia kesal karna
aku mencium nya?
Apa ia bersikap seperti ini karna dia
marah padaku?

Apa yang aku pikirkan?
Kenapa tadi aku bisa menyusulnya?
Kenapa aku langsung memeluknya saat
tadi melihatnya?
Apa karna aku khawatir padanya?
Lalu untuk apa aku mengkhawatirkan
nya?
Mungkinkah aku kini menyukainya?

Aishh…tak mungkin aku menyukai
wanita keras kepala seperti Yoona?
Aku tak menyukainya, ne..aku tak
menyukai Yoona karna masih ada orang
lain yang mengisi hatiku.

Skip>>>

4 BULAN KEMUDIAN>>>

Pernikahan Yoona dan Siwon masih
berjalan normal walaupun kadang
terjadi pertentangan diantara
keduanya.
Namun karna kesepakatan yang
sudah dibuat membuat keduanya tetap
bertahan sampai sekarang.

Masih seperti biasanya Yoona selalu
menyiapkan makanan untuk
siwon, walau ia sendiri jarang makan
karna perutnya yang selalu menolak, ia
tetap memasak untuk siwon karna ingin
melakukan kewajibannya seorang istri.
walaupun pernikahan nya hanya
berdasarkan kesepakatan saja.

Dan Walaupun kini kandungan yoona sudah
memasuki bulan ke 5 namun belum
seorangpun rekan kantornya yang tahu,
hal ini karna berat badan nya tak
banyak bertambah, hanya perutnya saja
yang semakin membuncin namun ia menyiasati dengan
menutupinya mengenakan
pakaian-pakaian kerja yang lebih longgar.

Namun satu masalah yang mengganggu
akibat kehamilan nya, ia jadi cepat
lelah dan itu cukup mengganggu
pekerjaan nya yang membutuhkan
konsentrasi penuh.

Sudah beberapa kali
Taeyeon menegurnya karna kelalaian
nya, dampak dari semua itu RAINBOW
kian tak stabil dengan jumlah pembaca
yang semakin menurun.

Yoona sendiri tak tinggal diam,ia tetap
berusaha melakukan yang terbaik agar
RAINBOW kembali pada tempatnya
semula.

SOO: (masuk keruang Yoona) Yoona
ssi, Ny.kim menunggu mu diruang
meeting.

Yoona yang tadi fokus pada laptopnya
segera mengalihkan pandangan nya
pada Sooyoung.

YOONA: apa ada meeting hari ini?

SOO: ne.. sepertinya ada hal penting yang
akan dia sampaikan, aku juga belum
tahu..

YOONA: baiklah..

Bersama dengan sooyoung,Yoona
berjalan menuju ruang meeting yang
ternyata sudah semua hadir disana,
termasuk Siwon.

YOONA: (masuk dan memberi salam)

TAEYEON: duduklah.. ada yang perlu kita
bahas..

YOONA: (duduk menempati kursinya)

TAEYEON: seperti yang kalian semua
ketahui,RAINBOW belakangan ini
kurang stabil, pembaca kian menurun, mereka merasa kurang puas.
aku tak tahu apa sebabnya, tapi aku
menyimpulkan ini karna kalian kurang
bekerja keras..

YURI: tapi sajangnim kita sudah
bekerja keras bahkan kita sampai
harus lembur juga..

TAEYEON: aku tahu dan kurasa Yoona
yang belakangan ini kinerjanya menurun,
wae Yoona ssi?

YOONA: mianhae (menunduk) saya
akan bekerja lebih keras..

TAEYEON: itu memang yang seharusnya
kau lakukan sebagai pimpinan tim dan
maaf karna aku terpaksa mencari
penggantimu jika kau masih tetap
seperti ini..

YOONA: (terkejut) apa maksud
sajangnim?

TAEYEON: aku sudah menemukan
seseorang untuk menggantikan mu jika
kinerjamu tetap seperti ini..

Bukan hanya yoona yang terkejut
mendengar ucapan Taeyeon, rekan-rekan
lainpun sama terkejutnya, terutama
Siwon.

TAEYEON: dia sudah lama di LA.. dan dia
akan mulai membantu pekerjaan mu
Yoona, aku akan memperkenalkan nya
sekarang ..

Taeyeon keluar dari ruang meeting,
kemudian kembali bersama seorang
wanita cantik yang sukses membuat
Siwon terkejut tak menyangka.

Siwon tak dapat menyembunyikan
keterkejutan nya saat Taeyeon masuk
keruang meeting bersama seseorang
yang sangat dikenal nya.

TAEYEON: (tersenyum) ini dia yang akan
membantu kalian,terutama membantu
pimpinan tim kita Im Yoona (menatap
yoona)

YOONA: (diam)

TAEYEON: kenalkanlah dirimu
(mempersilahkan)

“annyeong haseyo Hwang Tiffany
imnida, nice to meet you all”

mendengar suara dari wanita yang dulu
meninggalkan nya, cukup membuat
siwon merasakan sesak didada nya,
dan tak tahu harus berbuat apa.

Wanita yang dulu sangat dicintainya
namun justru pergi meninggalkan nya
demi pria lain, kini kembali berada
dihadapan nya setelah 5 tahun ia tak
pernah lagi bertemu dengan nya.

FANNY: kalian bisa memanggil ku
fanny (tersenyum)

HAE: selamat bergabung, kami harap
kita bisa bekerja sama dengan baik
(menjabat tangan fanny)

FANNY: (tersenyum) ne..itu juga yang aku
harapkan..

satu persatu yang ada diruang meeting
berkenalan dengan fanny, kecuali
Yoona dan Siwon yang masih sama-sama
duduk terdiam dengan pikiran nya
masing-masing.

FANNY: (mendekati siwon) senang bisa
bekerja sama dengan mu,akhirnya kita
bisa bertemu lagi..

SIWON: (tak merespon)

Yoona langsung mengalihkan perhatian
nya saat mendengar fany yang tiba-tiba
menyapa siwon dan melihat kearah
siwon yang hanya diam tak membalas
sapaan fanny.

FANNY: (melihat yoona) apa kau Im
Yoona?

YOONA: (tersenyum kaku) ne…

FANNY: nice to meet you Yoona ssi..
kuharap kita bisa bekerja sama dengan
baik (tersenyum)

Siwon tiba-tiba berdiri dan meninggalkan
ruang meeting tanpa mengatakan
sepatah katapun yang membuat rekan-rekan
nya terkejut, terutama Yoona yang tak
mengerti dengan sikap siwon saat itu.

Namun tidak dengan Taeyeon, ia sudah
bisa menebak hal ini akan terjadi,karna
sudah lama ia berteman dengan Siwon
ataupun Fanny. dan juga telah mengetahui
kisah masalalu diantara keduanya.

FANNY: Taeyeon ssi.. bisa aku
menyusulnya?

TAEYEON: (tersenyum mengangguk)

YOONA: hmm…mianhae Fanny ssi apa
kau mengenal siwon?

FANNY: ne..aku sudah lama
mengenalnya (tersenyum dan keluar
ruangan)

Setelah fanny keluar, Taeyeon
mengakhiri meeting saat itu.

TAEYEON: kuharap kalian bisa bekerja
sama dengan fanny, terutama kau
Yoona…

YOONA: ne..sajangnim (menunduk)

Taeyeon kemudian keluar dari ruang
meeting disusul yang lain ikut
meninggalkan ruang meeting.

namun
tidak dengan yoona yang masih tetap
pada tempatnya semula,bergelung memikirkan
apa yang akan ia lakukan selanjutnya.

>>>

Siwon berjalan kesal kesebuah kantin
yang ada dikantor RAINBOW, ia
mengambil sebotol air mineral
kemudian meminum nya untuk
menenangkan perasaan nya.

FANNY: (menepuk bahu siwon) Siwon..
ada yang ingin aku bicarakan dengan mu..

SIWON: (tersenyum sinis) masih
adakah yang harus kita bicarakan
(menarik kursi kemudian duduk)

FANNY: (duduk didepan siwon)
bagaimana kabarmu?

SIWON: seperti yang kau lihat,aku baik-baik
saja sekarang.

FANNY: mianhae..jeongmal mianhaeyo
atas semua kesalahan ku,aku
menyesal sekarang (menunduk)

SIWON: kau menyesal? Setelah
meninggalkan ku dan menikah dengan
pria lain..

FANNY: maafkan aku..aku ingin
menebus semuanya sekarang.

SIWON: jadi kau sengaja meminta
Taeyeon agar bisa bekerja disini dan
menemuiku?

FANNY: aniyo..sebelum nya aku tak
tahu kalau kau juga bekerja disini,
Taeyeon baru mengatakan nya tadi!
Siwon..ada yang ingin aku katakan
padamu (menatap siwon)

SIWON: katakanlah..!

FANNY: Aku sudah bercerai…dan aku
ingin kita kembali seperti dulu, kita
bisa memulai semuanya dari awal..

Siwon sangat terkejut mendengar
ucapan fanny, ia tak percaya dengan
apa yang baru saja didengar nya.

Wanita yang sekian lama ia tunggu datang
membawa harapan baru
untuknya.
namun ia bingung dengan
hatinya saat ini, mengapa fanny
kembali disaat ia sudah mulai
melupakan nya dan membuka hatinya
untuk Yoona.

SIWON: maaf karna aku tak bisa, aku
sudah menikah sekarang..

Siwon pergi meninggalkan fanny yang
terkejut setelah mendengar ucapan
siwon padanya.
Fanny tak menyangka
siwon yang ia kira masih setia
mencintainya ternyata justru telah
menikah dengan wanita lain.

>>>

Yoona berdiri mondar mandir didepan
pintu apartemen menunggu Siwon.
Sudah
jam 11 malam dan siwon belum juga
pulang.
Karna tak biasa seperti ini
Yoona menjadi cemas dibuatnya,
apalagi dari tadi siwon juga tak
menghubunginya.

Suara Pintu apartmen yang tiba-tiba
terbuka mengejutkan yoona yang sedang
tertidur disofa karna terlalu lama menunggui siwon.

Siwon masuk dengan langkah gontai
dan bau alkohol yang menyengat dari
tubuhnya.

YOONA: Oh..Siwon! Ada apa
denganmu? Kau mabuk?

Yoona memapah tubuh siwon kemudian
menidurkan nya disofa yang tadi ia tiduri.

yoona hendak mengambil selimut
namun siwon menarik tangan nya.

SIWON: kenapa kau baru kembali
sekarang? Kenapa tak dari dulu saja?

YOONA: (bingung) apa maksudmu?

SIWON: aku merindukan mu..!

Setengah sadar akibat pengaruh
alkohol yg tadi diminum nya Siwon
langsung memeluk erat tubuh Yoona…

Siwon tak menyadari wanita yang kini
dipeluknya adalah Yoona,bukannya
Fanny seperti yang ada dalam bayangan
nya.

SIWON: sudah lama aku menunggumu
fanny (memeluk erat)

YOONA: Mwo…fanny?? Siwon aku…

Belum sempat Yoona meneruskan
kalimatnya, Siwon melepas pelukan
nya, kemudian menangkup wajahnya
dan langsung mencium bibirnya dalam.

Yoona yang terkejut, berusaha mendorong
Siwon agar melepas ciuman nya.
namun siwon justru semakin
memperdalam nya dengan menekan
tengkuk yoona.

YOONA: (mendorong kuat dada Siwon)

SIWON: (melepas ciuman nya)

Yoona mencoba meninggalkan siwon
dan masuk kekamarnya namun Siwon
menahan tangan nya dan berusaha
mencium nya lagi.
tapi kali ini, Yoona dengan
cepat menamparnya.

*Plaakkk…

YOONA: kau pikir aku wanita itu!
Wanita yabg ada di otakmu! Jangan
pernah lagi kau lakukan ini padaku
(menangis berlari masuk kekamar)

Siwon terduduk lemas disofa,tamparan
Yoona diwajahnya sedikit menyadarkan
dirinya dari pengaruh alkohol yang tadi
menguasainya.

Siwon memukul-mukul kepalanya menyadari
perbuatan nya sendiri pada Yoona.

SIWON: (menunduk) mianhae aku tak
bermaksud melakukan itu padamu,
maafkan aku..

>>>

Yoona terduduk dibalik pintu
kamarnya, memeluk kedua kakinya dan
menangis terisak karna perlakuan
siwon padanya.

Yoona POV

Kenapa kau lakukan itu padaku?
Kenapa kau menciumku sementara
wanita lain yang ada dalam pikiran
mu, bukannya aku.

Mungkin aku akan senang jika kau
menciumku karna memang kau
menginginkan ku.
bukan wanita itu!

Ya Tuhan..
aku akan sangat senang jika kau
menciumku karna aku Yoona
istrimu..
bukan wanita di masalalu mu.

Aku sadar hatiku sakit saat ini,sangat
sakit Choi Siwon..

kenapa aku bisa merasakan perasaan
ini padamu?
Mengapa aku sekarang justru jatuh
cinta padamu?

Kau diam-diam sudah masuk terlalu dalam
di hatiku.
Mungkin akulah yang bodoh,karna telah
jatuh dalam pesona dan semua
perlakuan mu padaku.
sedangkan kau
tak pernah menerima kehadiran ku
dihatimu.

Ya Tuhan..
akulah yang bodoh karna telah
mencintaimu Choi Siwon…

>>>

Author POV

Siwon terjaga dari tidurnya saat
menyadari ponsel disaku celananya
bergetar. Menandai ada panggilan
masuk untuknya, ia tak menjawab
panggilan itu dan justru mematikan
ponselnya karna tak mengenal nomor
yang menghubunginya.

Menyadari sinar mentari yang sudah
masuk kedalam apartmen nya,
membuat siwon perlahan bangun dari
tidurnya, walaupun ia masih merasakan
pusing mendera kepalanya.

Siwon mengedarkan pandangannya,
melihat jam yang ada didinding ruangan
itu telah menunjukan pukul 8 pagi, ia
mencari keberadaan Yoona
dikamar, namun tak menemukan nya.
karna sepertinya Yoona sudah
berangkat kekantor lebih dulu.

Siwon melangkah menuju
dapur, biasanya sebelum berangkat
kekantor, Yoona selalu menyiapkan
sarapan dimeja makan untuknya.
namun
hari ini Siwon tak melihat apapun
diatas meja, ia justru melihat tumpukan
piring kotor disana dan juga sisa
makanan yang lumayan banyak ditempat
sampah.

SIWON: apa semalam dia menyiapkan makan
malam untuk ku?
Jadi apa dia menungguku?
Apakah sekarang dia marah padaku
karna aku memaksa mencium nya
semalam?
Aku tak sadar melakukan nya, kenapa
dia marah?
Aishh…bodoh,apa yang aku pikirkan
semalam hingga bisa melakukan nya..

>>>

Fanny terus saja memandang ponsel
ditangan nya, sudah beberapa kali ia
mengirim pesan bahkan sudah tak
terhitung lagi berapa kali ia sudah
mencoba menelpon siwon, tapi tak ada jawaban.
ponselnya kini justru tak aktif.

Yoona hanya memperhatikan saja fanny
dengan sikapnya saat ini,rekan kerja
yang membuat Yoona kini harus berbagi
ruangan dengan nya sedari tadi hanya
sibuk dengan ponselnya.

FANNY: Oh..yoona ssi, apa kau tahu
nomer ponsel siwon yang lain?

YOONA: Si won? (mengerutkan kening)

FANNY: ne..Siwon, dari tadi aku tak
bisa menghubungi nya..

YOONA: Aniyo, aku tak tahu (mengambil
tas) mungkin dia diruangan nya..

FANNY: aku sudah mencarinya
kesana, tapi sejak tadi pagi dia tak
terlihat.

YOONA: mungkin dia ada pekerjaan
diluar!

FANNY: tapi ada hal penting yang harus
aku bicarakan dengan Siwon..

YOONA: (tersenyum kaku) apa sangat
penting?

FANNY: (mengangguk) euh…kau mau
pulang?

YOONA: (mengangguk) ya sudah aku
pulang duluan (keluar ruangan)

Yoona keluar dan langsung menuju
parkiran mobilnya, segera ia
meninggalkan kantor, mengemudikan
mobilnya dengan kecepatan rata-rata.
kemudian berhenti disebuah rumah
makan, ia membeli beberapa makanan
untuk makan malam, karna malam ini ia
berniat mengunjungi orang tuanya dan juga
Jessica kakaknya, sudah 1 bulan lebih
ia tak bertemu mereka.

Yoona turun dari mobilnya ketika sudah
sampai didepan rumahnya, ia
mengambil bungkusan makanan yang tadi
dibelinya kemudian berjalan kedepan
pintu rumahnya.

YOONA: (menekan bel)

SICA: (membuka pintu) Oh Yoona..
(memeluk yoona) lama sekali kau tak
pulang kerumah, aku merindukan mu..

YOONA: (tersenyum) aku juga unnie..

SICA: pasti Siwon kan yang menelpon mu
tadi!

YOONA: Si won?? Maksud unnie
(bingung)

SIWON: Siwon kan yang memintamu
kesini? Dia ada didalam sedang
bersama appa dan umma..

YOONA: Mwo..Siwon disini??

Menghiraukan keterkejutan yoona, Sica merangkul nya masuk kedalam
rumah menemui appa dan umma nya yang
terlihat sedang mengobrol santai
diruang keluarga bersama Siwon.

SICA: coba lihat siapa yang datang!?

NY.IM: aigoo.. Yoona ya.. umma
merindukan mu sayang..(menghampiri yoona
dan memeluknya)

YOONA: (tersenyum kemudian menatap
siwon)

NY.IM: bagaimana kandungan mu?
(mengelus perut yoona)

YOONA: baik umma tak usah khawatir
aku bisa menjaganya (menghampiri
Tn.im) appa bogoshipoyo (memeluk
Tn.im)

TN.IM: appa juga Yoong (mengelus
rambut Yoona)

Siwon hanya diam memperhatikan
tingkah manja yoona pada kedua
orangtua nya, ia bahkan tak menyapa
siwon sama sekali.

NY.IM: Kau sudah menikah seharusnya
kau bermanja-manja pada suamimu
(tersenyum pada siwon) bukan pada
appa mu lagi..

YOONA: aniyo..aku lebih nyaman
dengan appa..

SICA: aigoo yoong kau tak pernah
berubah (tersenyum)

YOONA: kalian pasti belum makan
malam, aku membeli makanan tadi
(berjalan kedapur menyiapkan
makanan)

NY.IM: kalau begitu kajja kita makan
bersama..

TN.IM: Ayo Siwon ah.. setelah makan
kita teruskan lagi obrolan kita (berdiri)

SIWON: ne..appa (berjalan kemeja
makan)

Bersama dengan Sica,Yoona
menyiapkan dan menata makanan yang
tadi ia beli keatas meja makan.
Bahkan tak ada
pembicaraan antara dirinya dan juga
siwon sampai saat itu.

Setelah makan malam bersama,Yoona
lebih memilih mengobrol sambil menonton TV bersama
sica. Sedangkan Siwon kembali
mengobrol bersama Tn.Im diteras
belakang rumah mereka.

Hingga mencapai pukul 10 malam,  ketika Siwon berniat
berpamitan pada Tn.Im untuk mengajak
Yoona pulang. namun tiba-tiba Sica
menghampiri mereka…

SICA: Euh…Siwon, bisa kau
memindahkan Yoona ke kamar..

SIWON: ke kamar??

SICA: ne..Yoona tertidur disofa,kurasa
ia kecapekan, pindahkan dia
kekamarnya dan kalian menginap saja
malam ini..

SIWON: mwo..menginap?? Tapi…

TN.IM: Sica benar,kalian menginap
saja lagipula besok kan hari
libur, kasian Yoona jika kau
membangunkan nya.

SIWON: ne…

Siwon tak dapat menolak permintaan
Tn.Im, dan lagi ia juga tak punya alasan
kuat untuk menolaknya.

Siwon berjalan mengikuti jessica
menghampiri yoona yang telah tertidur
disofa dengan lelapnya, siwon
mengangkat tubuh nya, membawanya
kekamar dengan sica yang membantunya
membukakan pintu kamar
yoona.
Setelah Siwon masuk kedalam
kamar, sica kembali menutup pintu
meninggalkan keduanya.

Siwon lantas membaringkan Yoona
ditempat tidur kemudian memasangkan
selimut menutupi tubuhnya,sekilas ia
menatap lekat wajah tenang yoona saat
tertidur dan merapikan sedikit rambut
yang menunupi wajahnya.

Siwon hendak meninggalkan yoona dan
keluar dari kamar, namun tak disangka
Yoona justru bangun dan menahan
lengan nya.

YOONA: kau mau kemana?

SIWON: Owh..kenapa kau bangun?
Tidurlah lagi..aku akan tidur diluar..

YOONA: (turun dari tempat tidur
kemudian berdiri di hadapan siwon)
apa kau gila? Mereka bisa curiga kalau
kau tidur diluar..

SIWON: lalu aku harus bagaimana?
(bingung)

YOONA: kita pulang saja!

SIWON: Mwo…ani..aniy aku sudah
bilang pada appa kalau malam ini kita
menginap, mereka juga akan curiga jika
kita tiba-tiba pulang..

YOONA: Aishh..siapa suruh kau
mengatakan nya, kau kan bisa
membangunkan ku tadi (duduk dipinggir
tempat tidur)

SIWON: mereka melarangku dan aku
juga tak tega jika harus membangunkan
mu, tadi kau terlihat lelah..

YOONA: kalau begitu kau tidur dibawah
saja, aku akan ambilkan selimut
untukmu..

Yoona mengambil beberapa selimut
dari dalam salah satu lemarinya,kemudian menyiapkan tempat disamping
tempat tidurnya untuk siwon.

YOONA: tidurlah disini dan jangan
coba-coba naik ke ranjang ku!!

SIWON: (tersenyum) arraseo..kau
tenang saja, aku takkan melakukan itu.

Yoona terlihat malu dengan perkataan
nya sendiri pada siwon, ia segera
beralih kekamar mandi untuk
mengganti pakaian kerja yang masih ia
kenakan.

Tak lama kemudian ia keluar dari dalam
kamar mandi dengan mengenakan
piyama tidurnya, ia melihat siwon
sudah tertidur dan ia pun segera
berbaring ditempat tidurnya.

SIWON: apa kau marah padaku?

YOONA: Owh..kukira kau sudah tidur..
Tidurlah, aku tak mau membahas
apapun saat ini.

SIWON: mianhae..malam itu aku tak
berniat melakukan itu padamu.

YOONA: sudah ku bilang aku tak mau
membahasnya!

SIWON: lalu untuk apa kau kerumah
orangtuamu? Pasti kau mau mengadu
kan pada mereka?

YOONA: Mwo..mengadu? Kau pikir aku
anak kecil, mereka orangtua ku wajar
saja jika aku mengunjungi mereka.
Yang harusnya bertanya itu aku,untuk
apa kau kesini?

SIWON: aku juga ingin mengunjungi
orangtua ku, aku merindukan mereka
makanya aku kemari..

YOONA: heii..mereka appa dan umma
ku, kalau kau merindukan orangtua mu
pergi saja ke Busan dan temui mereka
disana.

SIWON: hmm..tapi mereka juga
menyayangiku sama sepertimu
(tersenyum)

YOONA: Aishh..sudahlah aku mau tidur
dan ingat jangan coba-coba naik ketempat
tidurku (menarik selimut)

Siwon hanya tersenyum melihat Yoona
mengomel, itu lebih baik daripada
melihat Yoona mendiamkan dirinya
seperti tadi, melihatnya kini membuat
siwon yakin jika yoona sudah tak
marah lagi padanya…

>>>

Pagi hari ketika Jessica keluar dari kamarnya dengan
terburu-buru ia berpapasan dengan umma
nya yang juga baru keluar dari kamar.

NY.IM: Oh..sica ah kau kenapa?

SICA: aniyo umma,apakah appa sudah
bangun?

NY.IM: ne appa mu bahkan sudah pergi
15 menit yang lalu..

SICA: aishh..kenapa tak bilang
padaku? Umma tadinya aku mau
pinjam mobil appa.

NY.IM: ada apa dengan mobil mu?

SICA: entahlah,aku kemarin tak bisa
memakainya, nanti baru akan diambil
orang bengkel, tapi sekarang aku harus
bertemu seseorang, Otthokae..?
(bingung)

NY.IM: kau bisa pinjam mobil Yoona.

SICA: Oh..iya ada Yoona (tersenyum)
gomawoyo umma..

Sica segera berlari kekamar Yoona
untuk membangunkan nya.

>>>

Yoona mencoba membuka matanya
perlahan saat mendengar ketukan pintu
dari luar kamarnya, ia terkejut
mendengar suara Sica diluar.
Matanya
langsung menatap kearah siwon.

SICA: (mengetok pintu) Yoona ya.. kau
sudah bangun? boleh aku masuk?

YOONA: aishh..unnie ada apa dengan
nya?

Yoona yang menyadari sica akan masuk
kekamarnya segera membangunkan
siwon untuk berpindah tidur ketempat
tidurnya. Ia tak mau membuat sica
curiga jika melihat siwon yang kini tidur
dibawah.

YOONA: Siwon.. (mengguncang tubuh
siwon) aishh.. Siwon bangun,cepat
pindah kesini.

Siwon perlahan membuka matanya dan
memandang kearah yoona.

SIWON: waeyo?

YOONA: cepat naik keatas,ada unnie
diluar (panik)

SIWON: (terkejut) Mwo..?

Siwon segera naik keatas tempat tidur
dan menarik beberapa selimutnya
keatas. Ia kemudian berpura-pura tidur
disamping yoona.

belum sempat yoona turun dari tempat
tidur, sica sudah lebih dulu masuk
kekamarnya yang ternyata lupa untuk dikunci.
karna merasa yoona terlalu lama
membukakan pintu untuk nya.

SICA: mianhaeyo Yoon ah, aku
membangunkan mu..

YOONA: gwechana unnie…waeyo?

Yoona ingin turun dari tempat tidur
namun Siwon menahan nya dengan
memeluk pinggang nya.
Sica hanya
tersenyum melihatnya.

YOONA: Si won kau..

Yoona memberikan tatapan kesal
namun justru membuat Siwon makin
mengeratkan pelukan nya seolah tak
mengijinkan yoona turun dari tempat
tidur dan tetap berpura-pura tidur.

SICA: (tersenyum) aniyo Yoona kau
disitu saja, aku hanya ingin meminjam
mobilmu, dimana kau letakan
kuncinya?

YOONA: (tersenyum kaku)
Oh…kuncinya ada dalam tas ku,unnie
ambil saja.

Sica membuka tas yoona yang ada diatas
meja rias kemudian mengambil kunci
mobil dari dalamnya..

SICA: aku pinjam sebentar ne, mianhae
aku mengganggu tidurmu (tersenyum
dan langsung keluar)

Setelah sica keluar dari kamarnya,
Yoona segera menyingkirkan tangan
siwon yang melingkar di pinggang nya.

YOONA: berani sekali kau memeluk ku
(mendorong siwon)

Siwon yang tak sigap dengan perlakuan
yoona, langsung terjatuh dengan
mudahnya dari atas tempat tidur.

SIWON: Ouchh…yak apa-apaan kau?
Kenapa mendorongku?

Yoona menahan tawanya melihat siwon
yang terjatuh dari atas tempat tidurnya.

YOONA: kau yang apa-apa an! Siapa yg
mengijinkan mu memeluk ku tadi?

SIWON: aigoo..kau benar-benar wanita aneh,
tadi cuma akting seharusnya kau
bertrimakasih padaku. Dengan begitu
sica tak kan pernah mencurigai kita
(duduk dipinggir tempat tidur)

YOONA: tapi itu terlalu berlebihan,
bilang saja kau memang berniat
memeluk ku tadi, huuhh..menyebalkan.

SIWON: hai..siapa bilang begitu
(tersenyum)

Yoona tak memperdulikan ucapan
siwon,ia justru masuk kekamar mandi
untuk menyegarkan tubuhnya.
namun
entah mengapa jauh dalam lubuk
hatinya ada rasa senang saat siwon
memeluknya, ia hanya terlalu gengsi
untuk mengakuinya.

>>>

Setelah hari libur yang ia habiskan
dirumah orangtua nya,Yoona merasa
lebih bersemangat untuk bekerja hari
ini.

SUNNY: Yoona ssi.. apa nanti malam
kau ada waktu?

YOONA: wae?

SUNNY: Fanny ingin mentraktir kita
minum bersama, kau mau kan?

YOONA: tapi kata dokter aku tak boleh
minum dulu..

SUNNY: mwo..dokter? Kau tak boleh
minum? Apa kau menderita suatu
penyakit? (bingung)

YOONA: ani..ani bukan seperti itu
maksudku (gugup)

FANNY: (masuk keruangan) Sunny, kau
disini (tersenyum)

SUNNY: ne..aku memberi tahu yoona
kalau kau akan mentraktir kita minum
nanti (tersenyum)

FANNY: Oh..Yoona ssi, bagaimana? Kau
mau kan? Semua akan ikut,aku juga
mengajak siwon..

YOONA: Siwon juga ikut?

FANNY: (tersenyum dan mengangguk)

>>>

Mendengar bahwa siwon juga akan
ikut, yoona pun akhirnya memutuskan untuk
Ikut juga, walaupun ia menolak untuk menyentuh apalagi meminum minuman beralkohol..

HYUK: wae Yoona ssi…kau tak minum?

YOONA: aku hanya tak ingin..

SOO: ayolah Yoona ssi, biasanya kau
selalu minum.

Sooyoung menyodorkan gelas berisi
minuman pada yoona, namun siwon
segera merebut dan meminum nya.

SIWON: jangan memaksanya..kalau tak
mau biarkan saja sini aku yang minum..

Fanny yang melihat hal itu merasa
cemburu. melihat siwon yang sedaritadi justru
duduk disamping yoona dan terus
membelanya, membuat fanny jengah
dan melampiaskannya dengan terus meminum minuman nya. membuatnya
mabuk dan tak kuat mengangkat
kepalanya, hingga hampir kehilangan kesadarannya.

Siwon yang melihatnya,
langsung mendekat, menghampiri nya..

SIWON: gwechana?

FANNY: ne..(tersenyum)

SIWON: kau mabuk, ayo aku akan
mengantarmu pulang (memapah fanny)

Yoona terkejut melihat tindakan yang dilakukan siwon
terhadap fanny.
Ia merasa kesal dan langsung berdiri untuk
pergi dari tempat itu….

_

_

_

_

_

_

_

_

_

To Be Continued~

103 thoughts on “♡ MY LOVE is FOR YOU ♡ Chapter 2

  1. Ternyata mantannya siwon itu fanny trus dia ninggalin siwon karna nikah sama orang lain n sekarang pengen balik lagi ke siwon.. makin penasaran apalagi sama perasaan siwon apa dia masih suka sama fanny trus gimana nanti yoonanya karna dia udah suka sama siwon..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s