Fanfiction

♡ MY LOVE is FOR YOU ♡ Chapter 1

#Happy Reading~

_

_

_

_

_

Author POV

Seperti hari- hari sebelum nya, Yoona
selalu lebih sibuk menjelang
penerbitan terbaru dari majalah RAINBOW, dimana ia memiliki peranan penting didalamnya.

Yoona selalu ingin disetiap edisi
majalah RAINBOW selalu ada
perbedaan yang nantinya selalu membuat para pembacanya tak melewatkan edisi-edisi berikutnya.

YOONA: (memanggil sunny ke ruangan
nya)
Tolong kumpulkan semua anggota tim
dalam 15 menit, kita akan adakan rapat
hari ini..

SUNNY: Tapi Yoona ssi.. tak semuanya
sedang dikantor,sebagian dari mereka
sedang berada diluar.

YOONA: kau tak mendengar perkataan
ku, kumpulkan mereka semua kita
dikejar deadline kenapa masih ada yg
diluar? Aku tak mau tahu, kuberi waktu
30 menit sekarang, dan semua harus
berada diruang rapat..

SUNNY: ne aku akan menghubungi
semuanya (keluar dari ruangan yoona)

Sunny melangkah keluar dari ruang kerja yoona untuk segera memberi
tahu rekan lain nya, ia masuk ke setiap
ruangan tim disana.

SUNNY: sooyoung.. bisa bantu aku..
tolong hubungi Eunhyuk, suruh dia kembali kekantor, Yoona meminta
diadakan rapat hari ini.

SOOYOUNG: sekarang..? Aishh..wanita
itu benar-benar tak tahu waktu..

SUNNY: kau seperti tak kenal Yoona
saja, cepatlah aku akan memberi tahu
yg lain (keluar dari ruang tim kreatif
dan masuk ke ruang tim editing)

YURI: Oh..sunny,wae?? kau butuh
sesuatu?

SUNNY: apa semuanya ada?

YURI: ne kami sedang mengedit
beberapa artikel, wae?

SUNNY: baguslah…pimpinan tim
meminta kita berkumpul diruang rapat
sekarang, beritahu Hyoyeon dan juga
kyuhyun kita akan rapat sekarang
(meninggalkan ruang editing)

YURI: selalu seperti ini jika RAINBOW
akan terbit
aishh..aku benar-benar pusing.
.

HYO: kau ini..bukankah ini sudah biasa
cepatlah sebelum Yoona marah-marah..

KYU: ne…hyo benar,kajja yul..
(menarik tangan yuri)

YURI: (berjalan malas mengikuti kyuhyun
dan hyoyeon)

>>>

Sesuai waktu yang di tentukan Yoona, kini
semua tim sudah berada diruang rapat
kecuali Donghae dan Ryewook yang
sedang melakukan pemotretan dan
Seohyun yang juga tengah melakukan wawancara diluar yang tak memungkinkah mereka kembali hanya dalam waktu tiga puluh menit.

YOONA: (memasuki ruangan) apa
semua sudah hadir?

SUNNY: Donghae, Ryewook dan
seohyun tak disini..

YOONA: kemana mereka?

SUNNY: Donghae sedang melakukan
pemotretan dan Ryewook bersama
seohyun, mereka sedang mewawancara
seseorang untuk kebutuhan artikel di
RAINBOW.

YOONA: astaga…kita akan
menerbitkan RAINBOW dalam 3 hari lagi..
mengapa mereka tak melakukan
wawancara jauh-jauh hari..

LUNA: Seohyun bilang padaku.. dia menunggu
ryeowook punya waktu,dia tak bisa
melakukan wawancara tanpa fotografer..

YOONA: apa dia tak bisa memakai
kamera?
Itu bukan alasan.. aku tak mau hal seperti ini terjadi lagi..

Tanpa mereka sadari Taeyeon yang merupakan pemilik majalah RAINBOW
mendengar perbincangan mereka dan
langsung masuk keruang rapat

TAEYEON: ada apa ini?? Kalian belum
menyelesaikan tugas masing-masing??
(menatap yoona)

YOONA: (menunduk memberi salam)
aniyo..sajangnim ini hanya menunggu
proses finishing..

TAEYEON: sudahlah Yoona ssi..jangan menutupinya dariku.. aku sudah mendengarnya. Dan aku tahu kalian butuh fotografer lagi.. dan kebetulan juga aku membawa seseorang
kemari bersamaku…

YOONA: aniyo…Ny.Kim tapi kami…
(berhenti berbicara)

TAEYEON: sudahlah… tunggu aku akan panggil
dia (keluar ruang rapat)

YOONA: (duduk diam)

YURI: (berbisik pada hyo) menurutmu
siapa yang di bawa Ny.Kim?

HYO: (mengangkat bahunya) kuharap
seseorang yang tampan agar aku jadi
betah disini (tersenyum)

SOO: aku harap juga begitu,aku bosan
setiap hari hanya melihat mereka
(menunjuk kyu dan hyuk)

YURI: (tertawa) kau ini soo…apalagi
melihat dia (mengarah ke yoona)

SOO: ne…kau benar yul (tertawa)

HYO: aishh..diamlah kalau tak mau dia
mendengarnya.

YOONA: (menatap yuri,hyo dan soo)
apa kalian tak bisa diam??

Akhirnya tak berapa lama Taeyeon
kembali ke ruang rapat bersama
seorang pria yang tadi ia katakan. seorang pria tampan dengan tinggi proporsional,
ditambah senyum yang menawan
membuat Yuri, hyo,soo dan sunny
berdecak kagum dan membuat kyu dan
hyuk menjadi minder melihat
ketampanan nya.

TAEYEON: Yoona ssi.. dan semuanya dia
adalah seorang fotografer dan aku sudah lama mengenal nya, kuharap
kalian bisa bekerja sama..

YOONA: (diam menatap pria yang
bersama Taeyeon)

TAEYEON: silahkan teruskan rapatnya
karna aku harus keluar (menepuk bahu
pria yang bersamanya) semoga kau betah
disini (tersenyum kemudian keluar)

Segera setelah Taeyeon meninggalkan
ruangan sang pria langsung
memperkenalkan dirinya..

“annyeong haseyo Choi Siwon imnida,
mohon bantuan nya (membungkuk
memberi salam)

KYU: senang bertemu dengan mu
(menjabat tangan siwon)

HYUK: ne aku juga (tersenyum)

SIWON: (tersenyum)

Sooyoung, yuri, hyoyeon dan sunny berebut untuk
bersalaman dengan siwon..

SUNNY: annyeong siwon ssi.. kau bisa memanggilku Sunny.. sebenarnya masih
ada rekan lain nya tapi mereka sedang
liputan diluar, ku harap kau bisa bekerja sama dengan baik bersama kami..

SIWON: ne…mohon bantuan kalian (tersenyum)

YOONA: ehmm…(berdeham) kalian
bisa meneruskan perkenalan nya nanti
(menatap siwon) dan kau Choi Siwon..
kuharap kau gunakan kemampuan mu
untuk bekerja jangan hanya
mengandalkan penampilan (tersenyum
sinis) tim editing ikut aku keruangan ku
(meninggalkan ruang rapat)

SIWON: hey… apa maksud ucapan mu??

YOONA: (tak perduli ucapan siwon)

KYU: nanti kau akan terbiasa dengan
sikapnya (menepuk bahu siwon)

SIWON: Aishh… tapi apa maksudnya berkata seperti itu?

***

Pada akhirnya edisi terbaru RAINBOW telah
diterbitkan, hal ini membawa kelegaan
bagi sebagian tim tak terkecuali siwon.
meski baru beberapa hari bergabung ia
ikut merasa senang melihat rekan
rekan nya tersenyum menunjukan
kelegaan.

SIWON: chukkae all..kalian sudah
bekerja keras..

HAE: Thanks Siwon.. kau juga sudah
membantuku (menjabat tangan siwon)

KYU: mungkin kita bisa rayakan ini..

SUNGMIN: ne..bagaimana kalau kita ke
club dan ajak mereka (menunjuk
hyo,soo,yuri,luna,seo dan sunny)

HYUK: wahh…ide bagus, haii…kalian
apa mau bergabung bersama kami?

SOO: apa yang akan kalian lakukan?

HYO: apa akan ada perayaan
(mendekati kelompok namja)

SUNGMIN: ne…kita ke klub malam ini..

SUNNY: Yess…I miss wine…

YURI: ne aku juga..aku ikut bersama kalian..

SEO: mianhae tapi aku tak bisa
(menunduk)

KYU: waeyo seohyun ah..? kau selalu absen
kalau kita melakukan perayaan.

SEO: tapi aku tak pernah ke klub
sebelum nya..

Ucapan seohyun sontak membuat semuanya
tertawa..

SEO: wae?? aku memang tak pernah
kesana..

KYU: karena itu malam ini kau harus
ikut dengan kami..

SIWON: apa kita tak sebaiknya
mengajak pimpinan tim bergabung??

Lagi ucapan siwon membuat yang lainnya
tertawa.

HAE: (menepuk bahu siwon) apa kau mau melakukan nya?

SIWON: melakukan apa?

HAE: mengajaknya ikut serta bersama kita..

SIWON: kenapa tidak?

KYU: (mendekati siwon) lihatlah
pimpinan kita (menunjuk yoona yg ada
diruangan nya) kau bisa mengajak
nya,cepatlah kau panggil Yoona..

>>>

Jika yang lain sudah merasakan kelegaan
karna edisi terbaru telah terbit,tidak
demikian dengan Yoona. Ia masih
cemas menunggu respon dari pembaca.

dalam ruangan nya ia terus memantau
tanggapan netizens dari layar laptop dihadapannya.

SIWON: (mengetuk pintu)

YOONA: masuk lah..

SIWON: Yoona ssi.. apa kau mau
bergabung dengan kami?

YOONA: (heran melihat siwon)
maksudmu?

SIWON: seluruh tim akan berkumpul
untuk melakukan perayaan diluar..

YOONA: perayaan kau bilang?

SIWON: ne..kami akan ke klub untuk
merayakan terbitnya edisi terbaru
RAINBOW (tersenyum)

YOONA: apa kau sadar apa yang kau
ucapkan? (berdiri dan mendekati
siwon) RAINBOW baru terbit dan kita
belum tahu hasilnya, kalian akan
melakukan perayaan? (tersenyum
sinis)

SIWON: wae?? Mereka sudah bekerja
keras untuk edisi ini..

YOONA: kau bahkan baru beberapa hari disini
dan kau juga belum berkontribusi untuk
edisi ini, apa kau juga akan merayakan
nya?

SIWON: Yoona ssi.. kenapa kau selalu
seperti ini padaku? Aku hanya
mengajakmu bergabung, sudahlah
kalau kau tak mau tak perlu berkata seperti itu padaku.. (beranjak keluar)

YOONA: Choi Siwon ssi.. tunjukan dulu
kemampuan mu untuk majalah
RAINBOW.

SIWON: (berbalik menatap yoona) itukah masalahmu? Baiklah..
dengan senang hati aku akan tunjukan
padamu Nn.Im (tersenyum)

Melihat muka kesal siwon membuat
rekan yang lain justru menertawakan nya.
sudah bisa di bayangkan apa yang mungkin telah
dilakukan yoona pada siwon tadi.

KYU: (tertawa) bagaimana siwon ssi?
Apa pimpinan tim mau bergabung
bersama kita?

HAE: apa yoona setuju?

SIWON: menurut kalian?? Kalian sebenarnya sudah
tahu kan jawaban nya.. kenapa masih
bertanya (mendengus kesal)

HYUK: aishh…tenanglah siwon.. kau akan terbiasa dengan sikap nya..

LUNA: ne siwon..Yoona memang
seperti itu.. sedikit ‘aneh’

YURI: apa yang dikatakan Yoona padamu?

SIWON: dia bilang.. “RAINBOW baru saja
terbit dan kita belum mengetahui
respon pembaca, lalu kalian akan
merayakan nya” (meniru gaya bicara
yoona)

Sontak semua kembali tertawa
mendengar gaya bicara siwon
mengikuti yoona.

SIWON: dan dia juga bilang “kau baru
beberapa hari disini dan kau juga
belum berkontribusi untuk edisi ini apa
kau juga akan merayakan nya” (tetap
meniru gaya bicara yoona)

HAE: hahaha…Yoona memang luar biasa, apalagi yang ia katakan?

SIWON: dia mengatakan “Choi Siwon
ssi tunjukan dulu kemampuan mu untuk
RAINBOW”
aishh…benar- benar membuatku
kesal, dia hanya belum melihat hasil
fotoku makanya dia berkata begitu..

SOO: lalu apa yang kau katakan padanya?

SIWON: aku bilang padanya “dengan
senang hati Nn.Im”

Semua dibuat terbahak mendengar
cerita siwon tapi tak mereka sadari
yoona mendengar semuanya dan tiba-
tiba masuk membuat semua seketika
terdiam termasuk siwon..

YOONA: silahkan lanjutkan menertawai
ku, tapi setelah ini bersiaplah untuk
bekerja lebih keras (tersenyum sinis)
Oh yaa..satu lagi jika kalian nanti ke klub pastikan untuk tidak minum terlalu
banyak ataupun mabuk, karna besok kalian harus datang lebih awal
(meninggalkan ruangan)

SIWON: ckckck…kenapa bisa ada
yeoja seperti dia?

SUNNY: aku juga tak menyangka,
aishh…(mengacak rambutnya) dia tadi
mendengar semuanya,apa yang harus kita
lakukan?

HYO: bersiaplah…hahahaaa..Yoona pasti punya sesuatu untuk kita semua..

SOO: ne..dan kau pasti sasaran
utamanya (menunjuk siwon)

SIWON: aku? kenapa aku??

KYU: kau yang memulainya tadi..

SIWON: kalian yang memintaku tadi??
Aishh…bagaimana bisa kekasihnya
betah bersamanya?

HYUK: kau tak tahu, Yoona tak punya
kekasih..

SIWON: jadi dia tak punya kekasih??

HAE: ne…kau berminat mendekatinya..

Siwon terdiam sesaat,ketika
mengetahui yoona belum punya kekasih..

HAE: (menyenggol lengan siwon)
heii…bagaimana? Kau berniat
mendekati yoona tidak?

SIWON: Aishh…aniyo dia bukan
tipeku..

HYUK: (mendekati siwon) tapi dia
cantik kan? Apa tadi kau tak lihat saat
dia marah justru membuatnya terlihat
seksi..

SIWON: ne..dia memang cantik tapi
aku lebih tertarik pada wanita yang
lembut.. bukan seperti dia.

SOO: lalu bagaimana dengan rencana kita
pergi? Apa dibatalkan saja?

SUNNY: ne..aku memilih tidak jadi, aku
lebih baik pulang dan bersiap untuk
besok (mengambil tas)

YURI: (mengambil tas) aku juga tidak
ikut..

SEO: kalau kalian tak pergi aku juga tak mau pergi..

KYU: ne..kita batalkan saja malam ini.. Yoona benar-benar bisa mengacaukan
semuanya..

HAE: tenang guys..kalau malam ini batal.. kita masih bisa merayakan nya
lain waktu..

Dan pada akhirnya tak ada acara ke klub ataupun perayaan, ucapan Yoona
terdengar seperti ancaman bagi mereka.
walupun bagi yoona bukan seperti itu,
ia hanya berusaha untuk mengingatkan saja.

>>>

Pagi yang cerah ketika Yoona melangkah memasuki kantornya.
polesan bedak
tipis diwajahnya serta sapuan lipstik
dibibir tipisnya menambah kecantikan
nya. high heels yang tak pernah lepas
dari kaki jenjangnya menambah
penampilan nya semakin elegant dan
tentu saja banyak wanita lainpun
menatap iri kearahnya.

YOONA: (melangkah masuk ruangan)

KYU: Annyeong yoona ssi…pagi ini kau
terlihat berbeda.

YOONA: (menatap kyu heran) apa
maksudmu?

KYU: aniyo…(berjalan pergi)

YOONA: heii…Kyuhyun ssi..

KYU: (menoleh) wae?

YOONA: beritahu yang lain aku tunggu
diruang meeting sekarang..

KYU: Ok..Nn.Im…Oh, Yoona ssi.. kapan
kau akan berganti marga? Aku bosan
memanggilmu Nn.Im terus-terusan? Apa kau tak
berniat menikah?

YOONA: (menatap tajam kyuhyun) aku
tak berniat berganti marga ataupun
menikah.. Kau puas! Jadi berhenti
menanyakan hal semacam itu dan cepat beritahu
yang lain atau….

KYU: ne..ne..ne..aku lakukan sekarang
(melangkah pergi)

YOONA: (setengah berteriak) jangan
lupa sampaikan juga pada fotografer
baru itu,suruh dia ikut meeting hari ini

KYU: (membentuk huruf O dengan
jarinya)

>>>

Semua berada diruang meeting
sekarang dan agenda yang akan dibahas
adalah mengenai apa saja yang nantinya akan di
terbitkan majalah RAINBOW untuk edisi
berikutnya. mengingat edisi mendatang
adalah edisi ke 100 RAINBOW yang tentu
saja akan dibuat lebih special dari
sebelum nya.

YOONA: (duduk dikursinya) apa semua
tim sudah berkumpul?

SOO: ne..semua sudah hadir..

YOONA: (memperhatikan semua yang hadir. matanya berhenti menatap siwon
meremehkan)

SIWON: (mengacuhkan tatapan yoona)

YOONA: baiklah.. karna RAINBOW akan
menerbitkan edisi ke 100 aku harap
kita semua melakukan yang terbaik..

HYUK: jadi Yoona ssi.. apa saja yang harus
kita muat di edisi 100?

YOONA: kau yakin dengan pertanyaan
mu? Kau berada di tim kreatif
seharusnya kau lebih banyak
menyimpan ide, haruskah aku
memindahkan mu ke tim editing, kau
bisa mengedit bagian-bagian otak mu disana..

Jawaban yoona langsung membuat yang
lain diruangan itu terkikik menertawai enhyuk.

HYUK: (tertawa malu)

YOONA: ini tujuan kita meeting hari
ini,aku ingin mendengar ide dari kalian
semua dan berharap semua
berkontribusi dengan idenya bukan
hanya dari tim kreatif..

LUNA: Yoona ssi, aku berencana
mewawancara seorang model dari New
York yang akan berkunjung ke
Seoul, bagaimana menurupmu?

YOONA: kurasa itu bagus, kita memang
harus lebih banyan mendapat
wawancara dengan model luar,apa kau
sudah mengatur janji?

LUNA: ne..aku akan segera mengatur
jadwalnya dan kalau bisa RAINBOW
juga akan melakukan sesi foto dengan
nya..

YOONA: ne..dan pastikan kau bekerja
dengan fotografer yang tepat.

LUNA: aku meminta siwon
membantuku..

YOONA: kau yakin dengan nya?
(menatap siwon)

SIWON: hei…apa maksudmu berkata
seperti itu?

YOONA: aniyo..aku berbicara pada
Luna bukan dengan mu Choi Siwon ssi..
(memandang luna) apa kau tak
sebaiknya bersama Donghae? Dia lebih
berpengalaman..

LUNA: tapi.. Hae sudah ada projek lain.

HAE: ne Yoona ssi,aku tak bisa.. lagi pula siwon juga berpengalaman dia
juga membantuku kemarin..

Di tengah pembicaraan Yoona dengan
yang lain nya, Taeyeon masuk keruang meeting..

YOONA: annyeong haseyo Ny.Kim..

TAEYEON: annyeong (tersenyum) kalian sedang
meeting?

YOONA: ne..kami membahas untuk
edisi mendatang..

TAEYEON: kalian semua jangan terlalu
tegang, aku berencana mengajak kalian
semua pergi ke karaoke malam ini
untuk bersenang-senang sejenak (memandang
yoona) kau juga harus ikut Yoona ssi..

YOONA: tapi sajangnim…

TAEYEON: aniyo..aku tak menerima
penolakan dan aku juga tak mau
karyawanku stres karna
pekerjaan. Mereka sudah bekerja keras
selama ini, jadi bersiaplah untuk
malam ini..kau juga Siwon ikutlah
bergabung agar kau bisa lebih akrab dengan semuanya
(meninggalkan ruang meeting)

Ucapan Taeyeon sukses membuat riuh.
semuanya bersorak puas,akhirnya
mereka bisa melakukan refresing
sesaat, begitu juga siwon yang puas menatap
yoona yang terlihat kurang antusias
dengan ajakan dari atasan nya.

Namun Dengan terpaksa Yoona pun mengikuti
ajakan Taeyeon untuk pergi ketempat
karaoke bersama dengan rekan lainnya.

Rupanya Taeyeon memang sudah
menyiapkan semuanya, ia telah
memesan ruang karaoke yang sangat
besar dan nyaman untuk karyawan nya.

TAEYEON: kalian semua selamat
bersenang-senang. tapi maaf karna
saya masih ada acara jadi tak bisa
menemani kalian (memperhatikan
yoona) Yoona ssi..

YOONA: nde..sajangnim

TAEYEON: kuharap kau bisa ikut
menikmatinya (tersenyum) jangan
terlalu memforsir tubuhmu. Kau perlu
refreshing juga (menepuk bahu yoona) kau sudah bekerja terlalu keras selama ini..

YOONA: nde..(tersenyum paksa)

TAEYEON: Ok..selamat bersenang-
senang aku akan pergi (berjalan
keluar)

SUNNY: khamsahamnida sajangnim
(membungkuk)

HYUK: trimakasih Ny.Kim (tersenyum)

TAEYEON: (melambaikan tangan dan
tersenyum)

SIWON: (mengikuti Taeyeon keluar)

YOONA: (mengamati Siwon) apa yang dia
lakukan? (tersenyum sinis)

diluar ruang karaoke siwon terlihat
berbicara dengan Taeyeon.

SIWON: Taeyeon ssi..

TAEYEON: Oh Siwon wae..? Kenapa
kau mengikutiku? Masuklah…

SIWON: apa kau tak bisa bergabung?

TAEYEON: aniyo..aku ada janji makan
bersama appa dan umma, kau
masuklah agar lebih akrab dengan yang
lain..

SIWON: ne..sampaikan salam ku pada
ajjussi dan ahjumma (tersenyum)

TAEYEON: nanti kusampaikan, bye..
(berjalan pergi)

Siwon kembali masuk keruang karaoke
dan langsung disambut senyuman
meremehkan dari yoona yang terlihat
sedang duduk dan melihatnya masuk
kedalam, siwon tak memperdulikan
tatapan aneh yoona. Ia langsung saja
bergabung dengan rekan-rekan lain nya.

YOONA: (bergumam) jadi begitu
caranya masuk ke RAINBOW…
cih..benar-benar payah (mencibir)

Suara nyanyian dari semuanya begitu menggema di ruangan itu,semua tampak bersemangat dan bernyanyi
riang. Tapi tidak dengan yoona yang terlihat biasa saja, ia justru lebih memilih menikmati minuman nya..

SOO: Yoona ssi.. kajja kita
bernyanyi, cuma kau yang belum
bernyanyi disini (menarik tangan
yoona)

YOONA: ani..ani…aku tak bisa bernyanyi dan tak
berminat mencobanya.. kalian saja..

SOO: aigoo…kau minum? Aish…

YURI: apa pimpinan kita mabuk?

SOO: entahlah…

HAE: hei..kalian kajja kita berjoged lagi
(memanggil soo dan yuri)

Semua tim benar-benar menikmati
malam itu, bernyanyi dan berjoged bersama melepas segala penat yang
dirasakan selama ini.

SIWON: euh…aku harus pulang duluan..

KYU: wae? Kau tak suka disini?

SIWON: aniyo..aku hanya lelah..

KYU: Ok..apa kau minum tadi? Kau
bisa menyetir?

SIWON: gwechana..aku minum tapi tak
terlalu banyak. Tenanglah aku masih
bisa menyetir..

SUNGMIN: berhati-hatilah (menepuk
bahu siwon)

SIWON: (berjalan keluar)

Tak terasa malam semakin larut dan
sebagian tari mereka bahkan terlihat
mabuk

HYO: aigoo..ini sudah sangat malam atau sudah pagi?
(melirik jam tangan nya) Sunny.. kajja
kita pulang.

SUNNY: kajja..kajja, Aishh kau mabuk?
siapa yang akan menyetir kalau begini?

HYUK: biar aku yang mengantar kalian..

LUNA: kajja..aku juga ikut.

KYU: kalian mau pulang? Aku juga..

SEO: Oh..Yoona ssi kau mabuk? Apa
kami perlu mengantarmu?

YOONA: Aah…aniyo kalian duluan
saja. Aku akan telpon supir nanti..

HAE: kau serius? Kami semua akan
pulang sekarang..

YOONA: nde..pulanglah…

Yoona memaksa rekan-rekan lainnya untuk lebih dulu pulang dan meninggalkannya disana. kini ia hanya sendirian diruang
karaoke itu. Ketika akan beranjak, samar-samar ia melihat
seseorang kembali masuk ke dalamnya.

SIWON: (mendekati yoona) Yoona ssi..
kau masih disini? Kau mabuk?

YOONA: Aishh..bukankah kau sudah
pulang? Untuk apa kau kembali lagi?

SIWON: dompetku tertinggal, aku mau
mengambilnya, kau tak pulang?
Kajja..aku bisa mengantarmu kau tak mungkin menyetir sendiri (meraih
tangan yoona)

YOONA: (menepis tangan siwon)
pergilah..aku bisa pulang sendiri.

SIWON: aku hanya menawarkan bantuan… terserah kalau begitu
(berbalik)

YOONA: Choi Siwon..jadi begitu
caramu masuk ke RAINBOW..!!

SIWON: apa maksudmu?

YOONA: aigoo..jangan berpura-pura di
depanku,aku tahu kau bisa bekerja di
RAINBOW karna kau punya hubungan
dengan Taeyeon sajangnim (tersenyum
sinis)

Siwon terkejut mendengar ucapan
yoona. Ia mendekat dan kemudian duduk
disamping nya.

SIWON: kau sadar apa yang barusan kau
ucapkan?

YOONA: (tertawa) kau pikir aku sedang
mabuk!

SIWON: kau memang mabuk
(mendekatkan wajahnya)

YOONA: wae..?

SIWON: (mencium bibir yoona)

Yoona terkejut saat tiba-tiba siwon mendekatkan wajahnya dan sepersekian detik telah mendaratkan bibir diatas bibirnya, mencium nya.
Namun entah kenapa saat
siwon ingin melepas ciuman nya yoona seakan tak rela melepas kehangatan itu dan justru menarik kerah baju siwon dan
memperdalam ciuman diantara keduanya.
lama keduanya bergulat dalam pagutan bibir yang saling mencecap hingga menggigit. lidah yang saling berpagutan dalam ciuman yang kian memanas dan semakin
terbuai hasrat yang kian menguasai di tengah kesadarannya yang tak sepenuhnya dimiliki.
Keduanya terbuai dalam pusara gairah yang entah sejak kapan telah menyelubungi keduanya.

>>>

Siwon terbangun dari tidurnya saat
dering ponsel mengganggunya,perlahan
ia membuka mata dan mematikan
ponselnya.

merasa ada yang aneh pada
dirinya ia mengedarkan pandangan nya
kesekeliling dan sontak terkejut melihat yoona
tertidur disamping nya.

SIWON: Oh God…(teringat kejadian
semalam) kenapa aku bisa melakukan
itu dengan nya? Aishh..bodoh..

disaat siwon mulai mengutuk dirinya
sendiri, Yoona pun perlahan membuka
matanya dan terkejut berada diatas satu
ranjang dengan siwon. Namun siwon
justru berpura-pura tidur. Tak tahu harus bagaimana menghadapi yoona.

YOONA: Ouuchh..(menutup mulutnya)
apa yang kulakukan? (teringat kejadian
semalam) Ottokhae…??

Setelah tersadar dan menyadari
semuanya,yoona dengan perlahan turun
dari tempat tidur. melilitkan selimut putih pada tubuhnya, kemudian
mengambil pakaian nya yang berserakan
dilantai untuk segera  masuk kedalam
kamar mandi.

Yoona POV

Oh God…apa yang terjadi? Kenapa aku
bisa melakukan nya dengan Choi
Siwon?
Ini benar-benar gilaaa..
memalukan…

bagaimana aku bisa menghadapinya
sekarang..

“otthokae…otthokae”

Tenang Im Yoona, rileks dan atur
napasmu kau pasti bisa menghadapi
semua ini. Pasti..

“Aishh…pabo, Im Yoona tak
seharusnya kau terjebak dalam situasi
seperti ini”

Author POV

Di dalam kamar mandi Yoona terus
mondar mandir memikirkan apa dan  bagamana yang
harus ia katakan, sambil memakai
pakaian nya serta merapikan
rambutnya ia berbicara sendiri didepan
cermin. Memperhatikan beberapa tanda kemerahan ditubuhnya yang membekas di leher dan seputaran dada nya.

Astaga..
Ia benar-benar telah melakukan kegilaan semalam.
Bodoh..

Mengutukki perbuatannya namun ia juga berusaha meyakin kan dirinya sendiri
bahwa ia pasti bisa menghadapi semua
itu.

Sementara siwon yang sebenarnya sudah
bangun terlebih dulu sebelum yoona, juga
kebingungan dengan situasi seperti
itu. Tak menyangka jika ia bisa
melakukan ‘itu’ dengan Yoona,seseorang yang
tak pernah ia harapkan sebelum nya.

Perlahan Siwon turun dari tempat
tidur, menutupi tubuhnya dengan
selimut sama seperti Yoona,Siwon mulai mengumpulkan pakaiannya.
mengambil Tshirt dan juga celana
jeans nya. Ia akan memakai pakaian
nya namun segera ia urungkan saat
mendengar pintu kamar mandi terbuka.

SIWON: (bergumam) aishh..apa yang
harus kukatakan?

YOONA: (melihat kearah siwon dan
berkata dalam hati) otthokae…apa yang
harus ku katakan?

SIWON: (melihat kearah yoona berdiri)
Hmm…

YOONA: masuklah aku sudah selesai
(menunjuk ke kamar mandi) aku akan
langsung ke kantor, kau bagaimana?
Apa mau berangkat bersama? Aku akan
menunggumu, bukankah kau tak
membawa mobil?

SIWON: (gugup) hmm..aniyo…kau
duluan saja, lagipula aku ada janji
dengan luna untuk menemaninya
wawancara,jadi aku tak langsung ke
kantor..

YOONA: Owh…Ok kalau begitu aku
duluan (berjalan kearah pintu) Oh
yaa..dimana kunci mobil ku? (berbalik
kearah siwon)

SIWON: emm..semalam aku (berpikir)
aku letakkan di..hmm (merogoh
kantong celana ditangan nya) Ohh..ini
(menyerahkan kunci ke Yoona)

YOONA: (menerima kunci nya)
gomawoyo..aku akan pergi (berjalan
keluar)

Setelah Yoona keluar dari kamar, Siwon
langsung masuk ke kamar
mandi, Sambil memakai pakaian nya ia
juga terus bergumam sendiri.

Siwon POV

Aigoo…
kenapa bisa ada wanita seperti
dia?
kenapa sikapnya tadi biasa saja?

Setelah kejadian semalam dia masih
bisa bersikap santai?
Aishh…benar-benar
tak bisa dipercaya ada wanina seperti
itu.

Apa karna dia sudah terbiasa
menghadapi situasi seperti ini?
Oh God…bagaimana denganku? Ini
pertama kalinya aku ‘melakukannya’
kenapa aku tak bisa sesantai dia?

Ok..tenang Choi Siwon, kalau Yoona
bisa bersikap santai seperti tak terjadi
apa-apa, kau juga harus melakukan hal yang sama seperti
nya…

Lakukan seperti apa yang tadi Yoona
lakukan. dan lupakan kejadian
semalam. anggap tak terjadi apapun
diantara kau dan Yoona, dan
bersikaplah wajar seperti sebelum nya..

Author POV

Setelah menenangkan dirinya sendiri,
Siwon kemudian keluar dari kamar
hotel menuju meja receptionist untuk
melakukan cek out.

RECEPTIONIST: pagi Tn (tersenyum)
ada yang bisa saya bantu?

SIWON: saya dari kamar 057

RECEPTIONIST: ne..(melihat daftar
tamu) Tn.Choi Siwon ada yang bisa saya
bantu?

SIWON: hmm..apa semalam saya yang
memesan kamar?

RECEPTIONIST: (tersenyum) tentu saja,
Tn.dan istri Tn. yang memesan kamarnya.

SIWON: (bergumam) istri..?? (heran)
Oh..ne,hmm..saya akan cek out,berapa
yang harus saya bayar? (mengambil
dompet)

RECEPTIONIST: (heran) Aniyo…Tn.
Semua sudah dibayar istri anda,apa dia
tak mengatakan sebelum nya?
(tersenyum simpul)

SIWON: (tersenyum paksa) Oh..saya
sedang tidur tadi dan dia tak
mengatakan pada saya, baiklah
trimakasih..

RECEPTIONIST: (tersenyum)
ne..semoga anda dan istri anda bisa
berkunjung kembali..khamsahamnida
Tn. (membungkuk)

SIWON: (tersenyum paksa dan berjalan
keluar hotel) Istri..? Aishh…mana
mungkin Yoona jadi istriku,ani..ani..tak
akan mungkin(?) Dia bahkan telah membayar sewa kamar.. astaga.. aku bisa gila…

Siwon menyetop taksi kemudian pergi
meninggalkan hotel dan segera menuju
tempat pemotretan yang sudah
dijadwalkan bersama Luna.

>>>

Sementara Yoona sambil menyetir
mobil nya ia terus berbicara
sendiri, kembali mengutuki dirinya setelah apa
yang ia lakukannya ..

YOONA: aigoo…Im Yoona apa yang tadi
kau katakan pada Siwon?tak
seharusnya kau bersikap sesantai
itu, ini pertama kalinya kau melakukan
‘itu’, seharusnya tadi aku memukul dan
menamparnya. dia telah mengambil hal
yang paling berharga dari diriku (teringat
kejadian semalam) aishh…bodoh
kenapa aku justru menawarinya
berangkat bersama..?
Im Yoona kau pabo..!!

Yoona turun dari dalam mobil kemudian
melangkah memasuki loby kantor.

SUNNY: Oh..yoona ssi kau baru
datang? Tumben sekali (melirik jam
tangan)

YOONA: euh..ne..(tersenyum dan
berjalan meninggalkan sunny)

SUNNY: tunggu Yoona ssi..apa
semalam kau tak pulang? Kau bahkan
tak mengganti pakaian mu..

YOONA: (terkejut) nde..(berbicara
dalam hati) aigoo..apa yang harus
kukatakan (memaksa senyum)
hmm..aku…

Tentu saja Yoona merasakan kebingungan menjawab
pertanyaan sunny, ia tak habis pikir
bagaimana sunny bisa bertanya seperti
itu bahkan hafal dengan pakaian yang ia
pakai sebelumnya.

SUNNY: (mengibaskan tangan nya
didepan yoona) Yoona ssi waeyo..?

YOONA: (gugup) euh..aniyo,aku tak
apa-apa, hanya semalam aku tak
pulang karna…

SUNNY: mwo.. kau tak pulang? wae..?

YOONA: karna… (bingung) emm..karna
aku…aku tertidur ditempat karaoke
(tersenyum paksa) ne..aku tertidur
ditempat karaoke karna tak ada yang
menjemputku..

SUNNY:  benarkah? kau yakin? (curiga)

YOONA: hmm..(bingung) tentu saja, aku
tertidur disana.. aku terbangun dan
sudah pagi jadi (gugup) jadi kupikir
akan sangat terlambat kalau harus
pulang terlebih dulu.

SUNNY: aigoo…seharusnya semalam
kau mendengar ajakan kami.kami bisa
mengantarmu pulang lebih dulu
(tersenyum)

YOONA: ne gwechana..lain kali aku
pasti akan lebih mendengarkan kalian
(tersenyum) aku masuk dulu (berjalan
ke ruangan nya)

SUNNY: huuh…biasa dia lebih
mementingkan penampilan nya? Ada
apa dengan nya hari ini?

>>>

Sepanjang hari ini yoona tak bisa
berkonsentrasi dengan pekerjaan nya
ia terus mondar-mandir tak jelas
dalam ruangan nya sendiri. tak
menyadari ketika rekan-rekan nya
memandang heran dari luar.

KYU: ada yang tahu apa yang terjadi dengan
pimpinan tim kita?

HYO: aku tak tahu dan tak ingin tahu..

SOO: pasti dia sedang memikirkan apa
saja yang akan diterbitkan RAINBOW
untuk edisi spesial nanti..

HAE: ne..kurasa soo benar, kalian
seperti tak mengenal Yoona saja,dia
sangat perfectionist dalam hal apapun..

YURI: ya apalagi ini edisi spesial,pasti
Dia ingin yang terbaik..

SUNNY: aniyo…kurasa bukan karna
hal itu,ada hal lain yang mengganggu nya
dan membuatnya uring-uringan(?) Seperti itu..

KYU: MWO…apa maksudmu Sunny ah?

SUNNY: tadi pagi aku sempat bertemu
Yoona di lobby, dia terlihat
bingung, entahlah aku juga tak yakin..

SEO: sudahlah tak seharusnya kita
mencampuri urusan pribadinya…Oh ya
ada yang tahu dimana siwon?

SUNGMIN: Luna bilang dia melakukan
pemotretan dan wawancara hari ini
bersama siwon..

SEO: Yahh…padahal aku membutuhkan
bantuan siwon hari ini.

RYEW: Tenanglah Seo aku akan
membantumu (tersenyum)

SEO: gomawo..(tersenyum)

Tiba-tiba saja Yoona keluar dari ruangan
nya.

KYU: Oh..yoona ssi (terkejut)

YOONA: (menatap semuanya) Apa yang sedand
kalian lakukan disini??

HAE: kami hmm..(bingung)

SOO: kami sedang diskusi Yoona ssi..

YOONA: jangan bohong kalian?

HYO: ne..yoona ssi benar kok
(tersenyum)

YOONA: ini masih jam kerja, tak
seharusnya kalian mengobrol disini..

KYU: kami bukan mengobrol Nn.Im,
kami sedang ‘diskusi’ (tersenyum)

YOONA: (menatap tajam kyuhyun)
bukan disini tempat untuk diskusi, ada
ruang meeting disana (menunjuk
keruang meeting)

HAE: (tersenyum paksa) ne..Yoona ssi
kami mengerti. Kajja semuanya kita
lanjutkan ke ruang meeting..

YOONA: Ingat.. kita akan menerbitkan
edisi spesial, jadi ini bukan saatnya
membicarakan hal lain selain
pekerjaan. Jangan bermain-main kalian…

Semua lantas mengikuti langkah
donghae secepat mungkin karna tak
mau lagi mendengar omelan dari yoona.

>>>

Siwon berjalan enggan memasuki
kantor bersama dengan luna,setelah
seharian melakukan pemotretan dan
wawancara, mereka kembali kekantor dan masih harus menemui yoona
untuk menyerahkan laporan pada nya.

Dengan enggan Siwon masuk
keruangan Yoona, setelah terlebih dulu
Luna membuka pintu dan masuk kedalamnya.

Kini Siwon kembali
melihat Yoona. wanita yang semalam bergumul diatas tempat tidur
bersamanya kini sedang fokus menatap
layar laptop di depan nya.

LUNA: annyeong Yoona ssi..

YOONA: annyeong..(menyapa dan tetap
fokus pada laptop)

SIWON: Aishh…

YOONA: (mendongak menatap siwon) ada masalah?

LUNA: aniy..(tersenyum)

YOONA: (mengalihkan pandangan ke
Luna) bagaimana? Kalian sudah
selesai?

LUNA: ne…kami sudah melakukan
wawancara dan juga pemotretan nya
(menyerahkan hasil wawancara)

YOONA: (memeriksa hasil wawancara)
hmm…mana hasil foto nya??

LUNA: (menyerahkan hasil foto)

YOONA: (melihat hasil foto)

SIWON: (mengamati yoona)

YOONA: (menatap siwon) ini yang kau
lakukan?

SIWON: (terkejut) MWO…apa
maksudmu?

YOONA: (tersenyum sinis) kau tak lihat
ini tak sesuai dengan konsep RAINBOW
untuk edisi ini.

LUNA: tapi yoona ssi, ini sudah…

YOONA: diamlah (memotong ucapan
luna) aku terima hasil wawancaramu,
kau boleh keluar sekarang, aku ingin
bicara dengan Siwon

LUNA: ne..(menepuk bahu siwon dan
keluar ruangan)

SIWON: (menatap tajam Yoona) jadi
apa yang harus aku perbaiki?

YOONA: semuanya…

SIWON: MWO…apa maksudmu? Aku
sudah mengerjakan ini dari tadi pagi
dan kau seenaknya berkata ‘perbaiki
semuanya’ ,apa kau sudah gila (emosi)

YOONA: (tersenyum sinis) kau tak
dengar tadi, ini tak sesuai dengan
konsep kita, jadi kau harus
memperbaikinya..

SIWON: (tersenyum sinis)

YOONA: (berkata dalam hati) “come on
Im Yoona kau pasti bisa, kau memang
perlu memberinya pelajaran setelah
dia melakukan nya padamu”

SIWON: kau konyol…aku tak kan
melakukan nya (keluar ruangan)

YOONA: heii…Choi Siwon…

>>>

Hari demi hari telah berganti,sedikit
beban pikiran kini berkurang,mengingat
kerja keras selama 2 minggu ini akan
segera terbayar dengan terbitnya edisi
ke 100 RAINBOW yang menjadi edisi
spesial untuk saat ini.

Senyum kelegaan mulai terpancar dari
semua tim melihat respon pembaca yang
luar biasa antusias dan menjadikan
RAINBOW tetap berada diurutan
Teratas.

TAEYEON: thank you guys…kalian
telah bekerja keras.

YURI: ne..sajangnim (bertepuk tangan)

SOO: Sajangnim.. apa kita bisa
merayakan nya lagi?

KYU: ne Ny.Kim edisi ini lebih booming
daripada edisi sebelum nya,kita harus
merayakan nya.

TAEYEON: hmm…ide bagus (berpikir)
kalau begitu malam ini kita makan
malam dan minum bersama…kalian
setuju?

HYUK: sangat setuju (high five dengan
Hae)

semua bertepuk tangan senang
menyambut ide sang boss.

TAEYEON: hmm..dimana Yoona?
Kenapa dia tak bergabung?

SEO: pimpinan Tim berada di ruangan
nya Ny…apa perlu saya panggilkan?

TAEYEON: ne..beritahu Yoona,malam
ini kita adakan makan malam bersama
dan dia wajib ikut (tersenyum)

seohyun yang kemudian berjalan menuju ruangan
Yoona untuk menyampaikan pesan dari
Ny.Kim.

TAEYEON: Siwon ssi kau bisa
bergabung kan?

SIWON: mianhae, tapi malam ini aku
ada janji dengan seseorang..

HAE: Yahh Siwon ssi tak seru kalau
salah satu diantara kita ada yang tidak ikut..

RYEW: ne Siwon ayolah..

SIWON: Jeongmal mianhaeyo..aku tak
bisa.

TAEYEON: baiklah aku mengerti,tapi
lain kali kau tak boleh absen lagi

SIWON: (tersenyum)

>>>

Di dalam ruangan nya sedari tadi yoona
terlihat tak bersemangat ,ia duduk dan
menyandarkan kepalanya disofa yang ada
diruangan nya.

Ia memejamkan kedua mata indahnya
dan perlahan jemari lentiknya memijit-
mijit pelan dahinya yang terasa pusing
sejak tadi pagi.

SEO: (mengetuk pintu) Yoona ssi kau
didalam?

YOONA: (tak beranjak dari tempatnya)
ne..masuklah..

SEO: (masuk) Ny.Kim memintamu
untuk..(menatap yoona) Yoona ssi
waeyo?

YOONA: (membuka matanya) gwechana
seo…apa yang kau katakan tadi?

SEO: hmm..Ny.Kim memintamu ikut
makan malam bersama kami.

YOONA: hmm..(kembali memijit
dahinya)

SEO: apa kau baik-baik saja? (cemas)

YOONA: (mengangguk)
gwechana..hanya sedikit pusing
(mengambil tas) kajja..aku tak mau
sajangnim marah padaku

SEO: ne..(mengikuti yoona)

>>>

Sesuai dengan yang sudah disepakati,
bersama seluruh tim kecuali
siwon, beserta Taeyeon dan Yoona kini
berkumpul di sebuah resto yang memiliki
ruang tersendiri yang bisa mereka sewa
untuk dijadikan tempat perayaan
malam ini.

TAEYEON: kalian semua…apakah
menyukainya?

LUNA: ne sajangnim..

SOO: kajja..kajja kita makan semuanya
(antusias)

banyak hidangan kini tersaji dihadapan
mereka, membuat siapapun yang
melihatnya pasti tergiur untuk
memakan nya.
Tapi tidak untuk Yoona, ia hanya diam
melihatnya tak bernafsu dan justru
menutup rapat mulutnya ketika Yuri
menyodorkan steak yang biasanya ia
suka kehadapan yoona.

YURI: (heran) waeyo? Bukankah kau
menyukai steak?

YOONA: (menutup mulutnya dan
menggeleng) jauhkan itu dariku..

YURI: kalau begitu ini saja,makanlah?

Lagi, yuri menyodorkan makanan di
depan yoona namun kali ini yoona tak
tahan lagi ,ia merasakan mual
diperutnya dan dengan segera ia
berlari ke toilet.

YURI: OMO..apa yang terjadi dengan
nya?

KYU: wae yul?

YURI: aniyo..dia tiba-tiba berlari ke
toilet.

TAEYEON: apa dia sakit?

SEO: tadi dia bilang hanya sedikit
pusing.. pasti dia kecapekan..

Tak berapa lama yoona kembali dari
toilet.

YOONA: mianhaeyo..sepertinya aku
tak enak badan, aku pulang duluan
sajangnim..

TAEYEON: (mengangguk) ne..kau
istirahatlah, jika besok belum membaik
kau tak perlu bekerja dulu.

YOONA: (mengangguk)
Kamsahamnida..

SOO: apa perlu kuantar?

YOONA: aniyo aku bisa
sendiri, annyeong..(meninggalkan
resto)

>>>

Pagi harinya Yoona terbangun dari
tidurnya saat alarm dari ponselnya
berbunyi. perlahan ia mengambil dan
mematikan nya, kemudian bangun dan
duduk diatas tempat tidurnya dengan
enggan.
Namun tak sengaja kedua matanya
menatap kalender yang berada dimeja
samping tempat tidurnya dan melihat
tanggal yang dilingkari dengan warna
merah.
Tersadar akan sesuatu yang ganjil
padanya, ia berpikir sejenak dan
terlonjak kaget menyadari sudah 2 minggu ia terlambat datang bulan.

Segera ia menyambar handuk dan
berlari kekamar mandi.
Hanya butuh 10 menit untuk nya
bersiap, dengan terburu ia keluar dari
kamarnya dan bergegas keluar rumah.

YOONA: appa, umma.. unnie.. aku
berangkat..

Ny.Im: Yoona ya.. kau tak sarapan dulu?

YOONA: aniyo umma aku sudah telat..

SICA: Yoongie minumlah dulu susunya..

YOONA: mianhae unnie aku benar-benar harus
buru-buru..

Segera setelah keluar dari
rumah, yoona memacu mobilnya dengan
kecepatan diatas rata-rata dari biasanya. satu tempat yang
pertama kali ia tuju adalah apotik,dan
dengan ragu ia membeli beberapa test
peck untuk memastikan kecurigaan
nya sendiri.

Setelah sampai dikantor Yoona
langsung menuju toilet untuk
menggunakan alat yang tadi ia beli. Dan
Setelah beberapa saat menunggu ia
memandang lekat benda kecil ditangan
nya dan terlonjak kaget melihat
hasilnya..

YOONA: aniyo..ini tidak mungkin!
Ottokhae..?? Aku harus periksa ke
dokter sekarang.

Segera Yoona membuang test peck nya
kedalam tempat sampah, kemudian
keluar dari toilet dengan terburu-buru
hingga tak menyadari dari arah
berlawanan siwon berjalan kearah nya.

YOONA: (menabrak siwon) auhh…

SIWON: (kameranya jatuh)
hei…perhatikan jalan mu

YOONA: (mengambil dan menyerahkan
kamera pada siwon) mianhaeyo..

SIWON: aishh…kameraku (memeriksa
kamera) lain kali berhati-hati lah..

Yoona tak memperdulikan ucapan
siwon, ia bahkan tak mau
melihatnya, dan justru langsung melangkah
pergi dari hadapan siwon.

SIWON: Hei…Yoona ssi kau merusak
kameraku…Im Yoona.. kau harus
menggantinya!!

Setengah berteriak siwon memanggil
yoona tapi tak ada respon apapun
darinya, Yoona justru semakin
mempercepat langkahnya.

SIWON: aigoo…yeoja itu benar-benar
tak bisa berubah

KYU: (mendekati siwon) waeyo siwon
ssi?

SIWON: aniyo,aku hanya heran dengan
sikapnya..

KYU: Nuguya? (memperhatikan sekeliling)

SIWON: siapa lagi kalau bukan
pimpinan tim kita IM YOONA..

KYU: (tertawa) kau masih tetap
bersitegang dengan nya? Kalian belum berdamai??

SIWON: kurasa tak kan pernah bisa
(meninggalkan kyu)

KYU: hei…Siwon ssi apa maksudmu?
(mengikuti siwon)

>>>

Sesampainya dirumah sakit yoona
langsung menuju ruang dokter yang
sebelum nya telah ia hubungi.

Sang dokter menyambut ramah dan
segera melakukan pemeriksaan padanya.

DOKTER: sudah selesai Ny. mari ikut
saya…

YOONA: (mengikuti dokter) jadi
bagaimana dokter?

DOKTER: (tersenyum) positif !!

YOONA: maksudnya?

DOKTER: Selamat…Ny. Positif hamil..
kandungan nya memasuki minggu ke 4

YOONA: mana mungkin dokter?

DOKTER: apa maksud anda Ny.?

YOONA: euh…saya hanya sekali
melakukan nya, maksud saya.. saya hanya sekali bercinta.. itu pun tanpa sepenuhnya sadar.. kenapa bisa langsung
hamil?

Sang dokter terlihat mengerutkan kening dan sekaligus menahan tawa
mendengar penuturan polos dari Yoona.

DOKTER: itu bisa saja Ny. mungkin
saat itu anda dalam masa subur atau
mungkin juga bukan hanya sekali anda
melakukan nya, bercinta.. bukankah anda mengatakan tidak dalam keadaan sadar sepenuhnya. Bisa saja anda juga tak sadar berapa kali anda telah melakukannya…

YOONA: aniyo..dokter saya yakin
cuma sekali..

Yoona menjadi salah tingkah
mendengar penjelasan sang dokter, yang
ia ingat malam itu memang cuma
sekali ia melakukan itu. tapi yang jelas
sekarang bukan itu masalahnya,berapa
kali ia melakukan itu tak penting
lagi. intinya sekarang ia telah hamil dan
apa yang kemudian harus ia lakukan??

>>>

Setelah dari rumah sakit Yoona tak
kembali lagi kekantor, ia lebih memilih
menenangkan dirinya sendiri di tepi
pantai, hanya deburan ombak yang
bergulung yang kini tertangkap oleh mata dan indra
pendengaran nya.

Yoona POV

OH Tuhan…apa yang harus aku lakukan?
Kenapa kau lakukan ini padaku?
Kenapa kau tanamkan janin dirahim ku..
saat aku belum siap menerimanya?

Bagaimana jika appa,umma dan unnie
tahu?
Apa yang akan aku katakan pada mereka?

Choi Siwon.. semua ini salahmu!?
Gara-gara kau aku jadi seperti ini!?

>>>

Author POV

Menjelang malam setelah matahari
terbenam yoona memutuskan pergi dari
tempat itu, kembali mengendarai
mobilnya membelah keramaian jalan
raya.

sambil menyetir ia mengambil
ponsel nya dan menghubungi
seseorang.

YOONA: aku ingin bicara dengan mu,
tunggu aku dikantor (menutup ponsel)

Segera setelah mengakhiri panggilan
dari ponselnya yang hanya berlangsung
tak kurang dari satu menit, yoona
langsung menambah kecepatan mobil
yang dikendarai nya tak perduli beberapa
kendaraan lain membunyikan klakson
untuk mengingatkan nya.

>>>

Siwon berjalan mondar-mandir di lobby
kantor,menunggu yoona yang tiba-tiba
saja menghubunginya tadi

SIWON: Aishh…kenapa wanita itu lama
sekali? Apa lagi yang akan dia katakan?

Seharusnya siwon memang sudah pulang
bersama rekan lainnya andai yoona tak
menelpon nya tadi.
Cukup lama ia menunggu sampai
akhirnya yoona datang.

YOONA: (turun dari mobil dan langsung
masuk kekantor)

SIWON: (menatap yoona)

YOONA: ikut aku! (melewati siwon)

Tanpa melihat kearah siwon, Yoona berjalan
mendahului siwon dan memintanya
untuk mengikuti dirinya, dan tanpa
berkata apapun siwon mengikuti
langkah yoona yang sekali lagi
menunjukan keangkuhan nya dihadapan
siwon.

Kini keduanya sudah berada dilantai paling
atas gedung kantornya. Udara dingin
cukup menusuk tulang
mereka, membuat keduanya sama-
sama menyilangkan tangan didada guna menghalau hawa dingin itu.

Cukup lama mereka terdiam dan tak
membuka suara, hingga karna merasa
di permainkan siwon pun mengeluarkan
pertanyaan nya.

SIWON: jadi apa yang mau kau
bicarakan?
Katakanlah sekarang sebelum kita
membeku disini..

YOONA: aku akan langsung saja
mengatakan ini padamu, karna begitu
aku mengetahui ini, aku berpikir orang
pertama yang harus aku beritahu adalah
dirimu (terdiam)

SIWONG: Apa maksudmu? (bingung)

YOONA: (menatap siwon) Aku…Aku
Hamil…

SIWON: MWO…kau bercanda??

YOONA: Ck! sudah kukatakan aku akan
langsung pada intinya!
Apa menurutmu sekarang aku masih
perlu mengingatkan mu apa yang kita
lakukan malam itu?? Kau yang waktu itu tidur denganku.. sekarang
aku memang hamil dan aku sudah
periksa ke dokter tadi, saat ini hanya
itu yang bisa kukatakan padamu, untuk
selanjutnya aku sama sekali belum
memikirkan nya..

Yoona melangkah pergi begitu saja meninggalkan
Siwon yang masih diam ditempatnya. ucapan
yoona sungguh diluar dugaan nya.

hawa dingin yang tadi sempat ia rasakan
sudah tak diperdulikan lagi olehnya.

pikiran nya kembali kesaat peristiwa
malam itu terjadi…

andai ia tak kembali lagi malam itu?
Andai ia tak bertemu yoona yang sedang
mabuk disana?
Dan andai saja malam itu ia bisa
mengontrol dirinya sendiri?

Berbagai penyesalan memang selalu
datang terlambat, kini ia tak tahu harus
berbuat apa.
tak mungkin dirinya
membiarkan yoona menanggung
semuanya sendirian.

ia yang memulainya malam itu,
ia yang dengan tiba-tiba mencium yoona, meski saat itu ciumannya hanya sekedar untuk menghentikan ucapan bernada tuduhan yang ditujukan yoona padanya.

tapi jika mengingat sikap yoona
padanya rasanya tak mungkin jika
keduanya bersama, terlebih tak ada
cinta diantara mereka dan siwon juga
masih mengharapkan mantan
kekasihnya, walaupun mereka sudah
berpisah namun ia masih berharap
suatu saat ia bisa kembali bersama.

SIWON: (membatin) Tuhan kenapa
semua jadi seperti ini? Apa yang harus
aku lakukan? Bukankah kau tahu aku
masih mencintainya(?) aku masih
mengharapkan nya kembali padaku.

>>>

Yoona masih terlelap dalam tidurnya
saat tiba-tiba jessica mengetuk-etuk pintu
kamarnya, mencoba untuk
membangunkan nya.
perlahan ia
mengerjapkan kedua matanya
kemudian berjalan kearah pintu kamarnya.

YOONA: (membuka pintu)

SICA: aishh…kau baru bangun? kukira
kau sudah bersiap..

YOONA: Oahhh…jam berapa ini unnie?

SICA: sudah jam 8, kau tak bekerja?
(masuk kekamar yoona)

YOONA: (mengikuti sica) aku ingin
bekerja tapi hari ini rasanya malas
sekali..

SICA: tumben sekali..biasa kau selalu
bersemangat, waeyo?apa kau sakit?
ayo
kutemani ke dokter?

YOONA: (gugup) ani..ani..tak usah
kedokter, aku tak apa-apa unnie, aku
mau mandi dan bersiap kekantor..

Yoona langsung mengambil handuk dan
masuk ke kamar mandi. ia tak mau jika
sampai dibawa ke dokter semua akan
mengetahui keadaan nya saat ini.

Jessica memandang bingung sikap
yoona, ia duduk diatas tempat tidur
yoona sebelum akhirnya membereskan
tempat tidur adik tercintanya.

Disana ia menemukan sebuah kertas dibawah
bantal yang dipakai yoona kemudian
mengambilnya.

SICA: apa ini? (membaca kertas yang ia
temukan) OMO…Hamil?? (terkejut dan
menutup mulutnya) Yoona!! Oh Tuhan..

Sica membaca surat keterangan dari
dokter yang menyatakan yoona positif
hamil. sungguh tak dapat dipercaya, yang
ia tahu yoona tak dekat dengan seorang pria. Tak juga sedang memiliki
kekasih saat ini.

Tak berapa lama yoona keluar dari
kamar mandi dan terkejut melihat
jessica menatapnya penuh tanya dan
memegang kertas yang semalam ia
letakkan dibawah bantal tidurnya.

YOONA: Unnie..(terkejut)

SICA: apa ini?

YOONA: aku bisa jelaskan semuanya
unnie..

SICA: ya kau memang harus
menjelaskan nya, Oh Tuhan yoona..
kenapa ini bisa terjadi? bagaimana jika
appa dan umma tahu apa yang akan kau
katakan?

YOONA: kumohon unnie.. jangan katakan
dulu pada appa dan umma,aku akan
selesaikan semuanya.. jebal…

SICA: apa maksudmu? Kau hamil yoong!!
dengan cara apa kau akan
menyelesaikan nya?

YOONA: (bingung) aku…

SICA: dengan siapa kau melakukan
nya? Siapa pria itu yoong? Siapa yang sudah menghamili mu..? Jawab aku..!!

YOONA: unnie…

SICA: katakan yoong, biar aku yang akan
menemuinya..

YOONA: dia rekan kerjaku (menunduk)

SICA: kau sudah memberitahunya?

YOONA: ne..aku sudah mengatakan
padanya..

SICA: lalu apa yang dia katakan? Dia
akan bertanggung jawab atas
kehamilan mu kan?

YOONA: dia…(menutup mulutnya)

belum sempat yoona menyelesaikan
kalimatnya ia sudah merasakan mual
pada perutnya dan segera berlari
kembali kekamar mandi.

Jessica menjadi panik dibuatnya dan
segera mengikuti yoona masuk
kekamar mandi.

SICA: kau mual?

YOONA: ne..gwechana unnie..

SICA: apa sering seperti ini?

YOONA: baru beberapa hari ini, kata
dokter ini wajar terjadi diawal
kehamilan..

Sica menuntun Yoona keluar dari kamar
mandi, namun langkah keduanya
terhenti dan terkejut saat melihat Ny.Im
berdiri didepan mereka.

YOONA: umma…

NY.IM: apa benar yang umma dengar
tadi? Kau hamil? Kau hamil yoong? Hamil?? Ya Tuhan…

YOONA: (menunduk)

NY.IM: katakan pada umma Yoong!!
(membentak)

SICA: umma tenanglah biar Yoona
menjelaskan nya (menghampiri Ny.Im)

YOONA: mianhae umma..jeongmal
mianhaeyo.. aku mengecewakan kalian
semua (menunduk dan menangis)

NY.IM: Aigoo..aigoo..ini tak mungkin!?
Yeobo..yeobo (memanggil Tn.Im)
kau harus mengatakan semuanya
didepan appa mu..

>>>

Kini diruang keluarga Yoona hanya bisa
menunduk pasrah. Ia tak mau menangis
didepan appa nya, ia akan berusaha
mengatasi semuanya tanpa
mengeluarkan airmata karna tak ada
gunanya lagi sekarang jika ia menangis.

TN.IM: jadi siapa pria itu?

YOONA: dia rekan kerjaku appa?

TN.IM: sudah berapa lama kalian
berhubungan?

YOONA: emm.. belum lama appa.

NY.IM: belum lama.. dan kau sudah
hamil? Apa yang ada dalam pikiran mu
yoong? Keterlaluan..

TN.IM: Yeobo tenanglah…apa kau
mencintainya?

YOONA: (menunduk bingung) ne..appa
kami saling mencintai (berbohong)

TN.IM: kalau begitu suruh dia
kemari, appa ingin bicara dengan nya
dan kalian berdua harus segera
menikah.

YOONA: MWO…menikah? Tapi appa…

TN.IM: tak ada kata tapi, kau harus
segera menikah sebelum berita ini
tersebar kemana-mana…

NY.IM: ne..umma juga setuju.. itu satu-satu nya jalan terbaik untuk mu dan untuk keluarga kita…

YOONA: ne…(menghela napas)

>>>

Setelah keluarganya tahu dan
memintanya segera menikah, Yoona
menjadi tak tenang dirumah. Ia
mengambil kunci mobil dan tas
kerjanya. Awalnya ia tak berniat pergi,
tapi pikirannya justru semakin kacau
jika ia terus berdiam diri dan berada dirumah.

SICA: kau mau kemana yoong?

YOONA: aku akan menemuinya unnie..

SICA: menemui pria itu?

YOONA: ne..aku akan menyelesaikan
semuanya. Aku yang salah unnie jadi aku
juga yang harus mengatasinya..

SICA: aku percaya padamu (menepuk
bahu yoona)

YOONA: gomawoyo unnie (tersenyum)

Jessica menatap nanar kepergian
yoona. meskipun saat ini yoona terlihat
tegar dan baik-baik saja tapi ia tahu dalam
hatinya pasti yoona sangat sedih atas
semua yang dialaminya.
Tapi tak ada yang bisa
sica lakukan selain mengutkan hati
yoona.

>>>

Di dalam sebuah cafe tak jauh dari
kantor majalah RAINBOW, siwon
menunggu kedatangan yoona.

5 menit yang lalu yoona menelpon dan
meminta bertemu, ia tahu pasti yoona
akan membahas mengenai kehamilan
nya yang sampai saat ini pun siwon masih tak
tahu langkah apa yang akan ia ambil.

Tak berapa lama, dengan langkah pasti
yoona memasuki cafe. Tubuhnya masihlah
terlihat sama. belum mengalami
perubahan layaknya wanita hamil pada
umumnya karna memang kehamilan
nya baru memasuki minggu ke 4.

Begitu sampai dihadapan siwon,yoona
melepas kacamata yang tadi dipakainya
untuk menutupi paras cantik
nya. mencegah kemungkinan rekan-
rekan kantor akan melihatnya, ia
kemudian menarik kursi dan duduk di
hadapan siwon.

SIWON: bagaimana keadaan mu?

YOONA: kau tak lihat aku baik-baik
saja, bahkan kurasa lebih baik..

SIWON: lalu apa lagi yang mau kau
katakan?

YOONA: aku menginginkan janin ini..

SIWON: aku tak mengerti maksudmu?

YOONA: (menatap siwon) aku mau kita
menikah..

SIWON: (terkejut) MWO..! Kau jangan
bercanda?

YOONA: apa aku terlihat sedang
bercanda? Kau juga tau kan aku bukan
orang yang suka bercanda, aku mau kau
menikahi ku..

SIWON: kau sadar apa yang kau
ucapkan? Pernikahan bukan hal main-
main Yoona ssi !!

YOONA: aku tahu..karena itu aku ingin
kita bicarakan sekarang..

SIWON: kita tak bisa menikah (berdiri)
aku tak mencintaimu!

YOONA: (berdiri) kau pikir aku
mencintaimu? Ini kulakukan demi
orangtua ku. Karna mereka sudah tahu
aku hamil dan aku tak mau mencoreng
nama baik keluarga ku dan mempermalukan mereka.. (kembali duduk)

SIWON: mereka tahu kau hamil?
(kembali duduk)

YOONA: ne…dan aku hanya butuh
status untuk menyelamatkan nama baik
mereka..

SIWON: aku tak mengerti maksudmu?
(bingung)

YOONA: aku butuh status pernikahan
denganmu, hanya 1 tahun setelah aku
melahirkan kita bisa bercerai..

SIWON: 1 tahun? Bercerai??

YOONA: bukankah kau bilang tak
mencintaiku? Aku hanya butuh status
pernikahan ini sampai aku melahirkan
dan kau tak perlu khawatir terikat
dengan pernikahan kita.. karna kau
masih bisa berkencan dengan wanita manapun, aku tak masalah dengan hal itu…

Siwon terdiam berpikir,ini bukanlah
pernikahan yang ia inginkan selama ini.

karna yang diinginkannya adalah menikah hanya untuk
sekali seumur hidup, bukan seperti ini.

YOONA: (memandang siwon) kenapa
kau diam? Kau setuju kan?

SIWON: Kau yakin dengan ini?
(menatap yoona)

YOONA: emm..kurasa ini yang terbaik
untuk kita, dan aku juga ingin kita
merahasiakan pernikahan ini dari
semua orang di kantor..

SIWON: baiklah aku setuju? Tapi aku
juga punya 1 syarat..

YOONA: syarat? Apa maksudmu?

SIWON: Aishh…begitu banyak
permintaan yang kau ajukan dan aku
hanya perlu satu… setelah menikah aku
mau kita tinggal di apartemen ku..

YOONA: MWO…tinggal diapartemen
mu?

SIWON: itu karna aku tak mau tinggal
dan membohongi orang tuamu terus
menurus jika kita tinggal bersama mereka..
kau tak perlu khawatir karna aku
tinggal sendiri disana..

YOONA: (berfikir) Okey..deal!!
(mengulurkan tangan)

SIWON: ya..(menjabat tangan yoona)

YOONA: nanti malam kau harus ikut denganku bertemu dengan orangtua ku
(berdiri)

SIWON: MWORAGO…kenapa secepat
ini? (berdiri)

YOONA: kecilkan suaramu (menatap
tajam siwon) kau tak lihat semua orang
memperhatikan kita, apa kau sedang
berniat menjadikan ku tontonan gratis
pengunjung cafe ini… aku tak mau tahu
nanti malam aku tunggu didepan kantor
(berjalan pergi)

dengan kembali memakai kacamata
nya,Yoona pergi begitu saja setelah
mengatakan semuanya pada siwon.
Ini adalah rencana yang menurut yoona
terbaik untuk dirinya maupun siwon.

Sementara siwon kembali duduk
terdiam mencoba meyakinkah dirinya
bahwa keputusan yang baru saja ia dan
yoona sepakati adalah keputusan yang
terbaik walaupun jauh dalam lubuk
hatinya ia merasa ragu untuk
melakukan nya. Karna otomatis dia juga
akan berbohong pada kedua orangtua
nya dengan pernikahan palsu ini.

SIWON: (bergumam) aishh…kau
benar-benar wanita mengesalkan yoona, apa
mungkin aku bisa bertahan selama 1
tahun dengan mu..??
Aniyo..aku tak yakin bisa melakukan
nya (mengacak rambutnya) Sial…(?)

_

_

_

_

_

_

_

_

_

To Be Continued~

Yuhuuu….
Trimakasih untuk kalian yang sudah meluangkan waktunya untuk baca^^
#kecupsatusatu

And then let’s meet in chapter 2… hihihihiiii… #waiting

107 thoughts on “♡ MY LOVE is FOR YOU ♡ Chapter 1

  1. Seruuuu tapi kaya penulis baruuuu bahasanyaa masih yaaaa gituuu ga kayaa yg di post akhir akhir ini yg bahasnayaaa kereeeen bgtt

  2. Yoona hamil dan mereka membuat perjanjian pernikahan selama 1tahun,akankan waktu satu tahun mampu menyatukan perasaan mereka?. Siapa yeoja yang masih siwon sukai? Apakah geu yeoja yg akan menjadi orang ketiga dalan RT yoonwon?

  3. Baru pertama kenal yoona udah sebel aja sama siwon.. trus mereka beru kenal udah ngelakuin kayak gitu bahkan sampe sekarang yoona hamil..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s